Detik-detik Penenggelaman Kapal oleh Houthi

Serangan terhadap kapal-kapal yang dinilai berafiliasi kepada Israel yang melewati Laut Merah dilakukan oleh pemberontak Houthi.

10 Jul 2025 11:59 WIB · Internasional

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Rangkaian foto yang dirilis Pusat Media Ansarullah Yaman pada 8 Juli 2025 tentang pembajakan dan penenggelaman kapal pengangkut barang Magic Seas dan Eternity C di Laut Merah bisa dibilang cukup lengkap dan detail.

Beberapa pria bersenjata laras panjang dengan seragam hitam, lengkap dengan penutup kepala dan rompi berwarna coklat, memasuki ruang kendali kapal. Mereka juga dilengkapi sarung tangan, pelindung siku dan lutut, serta sepatu lapangan yang seragam, berwarna coklat. Beberapa di antara mereka menyandang ransel di bahunya.

Kapal pengangkut berbendera Liberia, Eternity C, terlihat di dekat Cathlamet, Oregon, 23 Juli 2019.
Kapal berbendera Liberia, Eternity C, terlihat di Split, Kroasia, 30 Januari 2023.
Kapal pengangkut berbendera Liberia, Eternity C, terlihat di dekat Cathlamet, Oregon, 23 Juli 2019.
Kerusakan pada kapal berbendera Liberia, Eternity C, setelah diserang oleh Houthi di Laut Merah.
Pria bersenjata yang berafiliasi dengan Houthi menyerang kapal berbendera Liberia, Magic Seas, di Laut Merah. Serangan Houthi telah mendorong banyak perusahaan barang untuk memutar di sekitar Afrika selatan untuk menghindari Laut Merah.
Foto yang dirilis oleh Pusat Media Houthi, Ansarullah Yaman, pada 8 Juli 2025 menunjukkan pejuang yang berafiliasi dengan Houthi menyerang kapal berbendera Liberia, Magic Seas, di Laut Merah. Houthi dari Yaman merilis sebuah video propaganda yang menunjukkan orang-orang bertopeng bersenjata menyerbu kapal pengiriman Magic Seas dan ledakan simultan yang menenggelamkan kapal.
Foto yang dirilis oleh Pusat Media Houthi, Ansarullah Yaman, pada 8 Juli 2025 menunjukkan pejuang yang berafiliasi dengan Houthi menyerang kapal berbendera Liberia, Magic Seas, di Laut Merah.
Kerusakan setelah serangan udara Israel menargetkan pelabuhan di Hodeida, Yaman, 8 Juli 2025.

Ada pula foto seorang anggota Houthi yang berjaga di buritan kapal dan dua anggota yang berlari di koridor kapal berukuran raksasa tersebut. Foto ledakan besar yang menimbulkan asap hitam di buritan kapal terlihat dalam salah satu foto yang dirilis. Ada juga foto lain yang memperlihatkan setidaknya enam ledakan berbarengan di sekeliling kapal. 

Di seri foto lain yang dibagikan memperlihatkan proses tenggelamnya kapal kargo. Dimulai dengan air yang mulai menggenangi geladak, kapal yang mulai oleng, lalu kapal yang mulai tenggelam dari bagian haluan terlebih dulu, dan ditutup dengan foto buih putih besar saat kapal  terggelam sepenuhnya.

Detik-detik tenggelamnya kapal Eternity C di Laut Merah yang dirilis Pusat Media Ansarullah Yaman pada 8 Juli 2025

Dari 25 awak kapal Eternity C, tiga awak dilaporkan tewas saat serangan, enam awak diselamatkan kapal lain, dan beberapa awak yang lain masih hilang. Serangan ini juga dinilai sebagai seangan paling serius dan mematikan yang pernah dilakukan Houthi dalam tahun ini.

Dari November 2023 hingga Desember 2024, Houthi menargetkan lebih dari 100 kapal dengan rudal dan drone sebagai dukungan bagi warga Palestina di Jalur Gaza selama perang Hamas-Israel. Houthi yang didukung Iran juga menjadi sasaran serangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama berminggu-minggu.

Foto yang dirilis oleh Pusat Media Houthi Ansarullah Yaman pada 8 Juli 2025 menunjukkan ledakan pada kapal berbendera Liberia, Magic Seas, yang diserang oleh pejuang yang berafiliasi dengan Houthi di Laut Merah.
Tenggelamnya kapal berbendera Liberia, Magic Seas, setelah diserang oleh pejuang yang berafiliasi dengan Houthi di Laut Merah.
Kapal induk berbendera Liberia, Eternity C, tenggelam setelah diserang oleh Houthi di Laut Merah. Houthi mengaku bertanggung jawab pada 9 Juli atas serangan mematikan yang menenggelamkan kapal ini.
Kapal kargo berbendera Liberia, Eternity C, setelah diserang oleh Houthi di Laut Merah. Kapal itu rusak parah dalam serangan yang dimulai pada 7 Juli dan berlanjut hingga hari berikutnya sebelum kapal tenggelam.
Detik-detik tenggelamnya kapal Eternity C di Laut Merah yang dirilis Pusat Media Ansarullah Yaman pada 8 Juli 2025.
Pemandangan tenggelamnya kapal berbendera Liberia, Magic Seas, setelah diserang oleh pejuang yang berafiliasi dengan Houthi di Laut Merah. Houthi dari Yaman merilis sebuah video propaganda yang menunjukkan orang-orang bertopeng dan bersenjata menyerbu kapal pengiriman Magic Seas dan ledakan simultan yang menenggelamkan kapal.
Sekoci dari kapal komersial Magic Seas milik Yunani dan berbendera Liberia, sesaat sebelum krunya diselamatkan oleh Safeen Prism, setelah serangan oleh Houthi di Laut Merah pada 6 Juli 2025. Pemberontak yang didukung Iran mengatakan mereka menyerang dengan rudal, drone, dan kapal tanpa awak karena sebelumnya telah berlabuh di Israel.
Awak kapal Magic Seas menaiki kapal Safeen Prism setelah diselamatkan seusai serangan yang memaksa mereka untuk meninggalkan kapal, di Laut Merah, pada 6 Juli 2025. Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab pada 7 Juli atas serangan yang merusak kapal komersial di Laut Merah dan memaksa krunya untuk meninggalkan kapal.
Awak kapal Magic Seas milik Yunani dan berbendera Liberia naik ke atas kapal Safeen Prism setelah diselamatkan seusai serangan yang memaksa mereka untuk meninggalkan kapal, di Laut Merah, pada 6 Juli 2025.

Para pemberontak bersenjata telah menyerang kapal Eternity C dengan granat berpeluncur roket dan senjata laras panjang. Mereka kemudian menggunakan dua pesawat nirawak dan dua kapal nirawak pengangkut bom untuk menyerang kapal tersebut. Kapal Eternity C tenggelam pada pukul 07.50 hari Rabu.

Kapal tersebut, yang berbendera Liberia, tetapi dimiliki sebuah perusahaan Yunani, kemungkinan besar telah menjadi sasaran Houthi, seperti kapal Magic Seas karena perusahaannya berbisnis dengan Israel. 

Ledakan pada kapal induk berbendera Liberia Magic Seas, yang diserang oleh pejuang yang berafiliasi dengan Houthi di laut Merah.

Brigjen Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, mengklaim serangan tersebut dalam pesan rekaman pada Rabu malam. Houthi kemudian merilis rekaman saat mereka meluncurkan rudal ke Eternity C. Houthi juga merilis video serupa saat menyerang kapal tanker Sounion pada Agustus 2024.

Serangan dan penenggelaman kapal Eternity C dan kapal Magic Seas ini membuat ratusan kapal lain menghindari jalur Laut Merah.


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Iwan Setiyawan
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji