Di Tengah Kerinduan Arsenal, Tottenham Datang

Apakah kerinduan Arsenal terhadap Gabriel bisa diisi oleh para pelapis, Hincapie dan Mosquera? Tottenham berkesempatan mencuri kemenangan langka di Stadion Emirates.

22 Nov 2025 15:14 WIB · Olahraga

AFP

Oleh Kelvin Hianusa

LONDON, SABTU — Arsenal akan sangat merindukan ketidakhadiran bek tengah andalan Gabriel Magalhaes. Gabriel mengalami cedera di waktu yang sungguh tidak tepat sebab ”Si Meriam” akan kedatangan tim rival abadi, Tottenham Hotspur. Tim tamu datang dengan rekor cemerlang saat tampil di kandang lawan. 

Arsenal akan menjamu sang musuh bebuyutan, Tottenham, di Stadion Emirates, London, Inggris, Minggu (23/11/2025) pukul 23.30 WIB. Tim tuan rumah menyambut derbi London Utara itu tanpa pemain terbaik mereka, yaitu Gabriel Magalhaes, yang mengalami cedera otot paha saat tampil untuk tim nasional Brasil di jeda internasional pekan lalu.

”Dia akan menepi beberapa pekan,” kata Manajer Arsenal Mikel Arteta tentang cedera Gabriel. ”Dia adalah pemimpin lini belakang kami. Jadi, cedera itu sama sekali bukan hal positif. Setiap pemain membawa kualitas tersendiri. Gabriel membawa jiwa kepemimpinan dan kecintaan dalam bertahan,” lanjutnya. 

Gabriel merupakan satu-satunya pemain belakang Si Meriam yang selalu terlibat dalam seluruh laga di semua kompetisi sejak awal musim, 17 kali. Berkat dia pula, pertahanan Arsenal digadang-gadang sebagai yang terbaik di Eropa saat ini. Tim asuhan Arteta baru kemasukan lima gol pada musim ini. 

Quote

Cedera adalah bagian dari sepak bola, apalagi dengan tuntutan yang semakin tinggi dan jadwal seperti sekarang. Kami harus hidup dengan kenyataan itu.

Arsenal sudah menghasilkan 12 gol dari bola mati, terbanyak di Liga Inggris. Semua itu tidak lepas dari peran Gabriel yang sangat andal dalam duel udara. Bek 27 tahun itu selalu menjadi sasaran utama umpan dalam skema bola mati, khususnya tendangan sudut. Pengaruhnya sangat nyata di dua sisi kotak penalti. 

Meskipun begitu, seperti berulang kali disebutkan Arteta, kehilangan terbesar Arsenal adalah sosok kepemimpinan Gabriel. Sang bek nyaris selalu bersinar dalam laga-laga besar, terutama versus Tottenham. Sejak datang pada 2020, Gabriel sudah terpilih tiga kali sebagai penerima penghargaan pemain terbaik di laga derbi London Utara.

Pemain Tottenham Hotspur Dominic Solanke (kiri) berebut bola dengan pemain Arsenal Gabriel (tengah) pada laga Liga Inggris di London, Sabtu (15/9/2024). Arsenal memenangi laga dengan skor 1-0.

Adapun Gabriel menyumbang satu gol dan satu asis dalam dua laga terakhir versus Tottenham. ”Cedera adalah bagian dari sepak bola, apalagi dengan tuntutan yang semakin tinggi dan jadwal seperti sekarang. Kami harus hidup dengan kenyataan itu. Kami tahu itu akan datang dan sudah bersiap untuk menghadapinya,” ujar Arteta. 

Arsenal belajar banyak dari musim lalu, saat ambisi juara mereka hancur berantakan akibat badai cedera. Mereka pun melakukan investasi besar di musim panas, termasuk mendatangkan dua bek tangguh, yaitu Cristhian Mosquera dan Piero Hincapie. Kedua pemain itu yang akan mengisi kekosongan Gabriel di laga derbi.

Di bawah asuhan Arteta, Arsenal boleh saja memiliki rekor cemerlang saat bertemu tim tetangga. Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga kandang, di antaranya menang empat kali. Meskipun begitu, mereka patut mewaspadai Tottenham yang datang dengan status tim tandang terbaik pada musim ini. 

Tottenham, di bawah kepemimpinan Pelatih Thomas Frank, tampil lebih berhati-hati dan pragmatis. Pendekatan itu tidak efektif ketika bermain di kandang. Namun, saat bertandang, Micky van de Ven dan rekan-rekan justru bersinar. ”Si Lili Putih” menghasilkan 13 poin dan belum terkalahkan dari lima laga tandang. 

Tottenham hanya kemasukan tiga gol ketika bertamu, paling sedikit di liga. Menariknya, mereka juga menjadi tim tersubur lewat 12 gol, setara dengan Chelsea. Mereka selalu bermain sabar, lalu menunggu kesempatan untuk menghukum lewat serangan balik. Salah satu korban mereka adalah tim raksasa Manchester City.

Frank berkata, laga bisa berujung dengan dua kisah yang berbanding terbalik. Derbi bisa berakhir dengan hujan gol atau justru imbang tanpa gol. Semua itu dipengaruhi kesamaan pendekatan antara dirinya dan Arteta yang cenderung berhati-hati. ”Saya dan Mikel sama-sama suka permainan yang lebih terkontrol,” ucapnya. 

Bek Arsenal Gabriel Magalhaes dan kawan-kawan merayakan kemenangan timnya setelah pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotpur dan Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (28/4/2024). **Arsenal's Brazilian defender #06 Gabriel Magalhaes (C) celebrates with teammates at the end of during the English Premier League football match between Tottenham Hotspur and Arsenal at the Tottenham Hotspur Stadium in London, on April 28, 2024. Arsenal wins 3 - 2 against Tottenham Hotspur. (Photo by Ben Stansall / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No video emulation. Social media in-match use limited to 120 images. An additional 40 images may be used in extra time. No use in betting publications, games or single club/league/player publications. /

”Tetapi, laga itu pada akhirnya bisa menjadi sangat kacau. Saya memperkirakan laga itu akan sulit untuk kami, tetapi hasilnya bisa mengarah ke mana saja. Semua bisa terjadi. Apalagi dengan atmosfer di stadion, tidak peduli bermain di kandang atau tandang, itu akan sangat intens. Kami menantikan pertarungan itu,” lanjut Frank. 

Duel derbi di Stadion Emirates selalu diramaikan banyak gol dalam lima musim terakhir, reratanya adalah 3,6 gol. Biasanya tempo laga akan langsung meningkat drastis setelah gol pembuka hadir. Seperti musim lalu, Arsenal langsung mencetak dua gol di pengujung paruh pertama seusai tertinggal lebih dulu di paruh babak.

Laga nanti akan menjadi pertemuan pertama kedua pelatih setelah Frank pindah ke Tottenham. Sebelumnya, saat masih di Brentford, Frank sudah bertemu sembilan kali dengan Arteta. Hasilnya, Frank hanya sekali menang. Itu pun di pertemuan pertama mereka pada pertengahan 2021. Setelah itu, Arteta mendominasi. 

Selain Gabriel, Si Meriam juga masih menunggu beberapa pemain kunci lain untuk kembali dari cedera. Mulai dari Gabriel Jesus, Kai Havertz, Noni Madueke, Martin Odegaard, Riccardo Calafiori, hingga Viktor Gyokeres. Menurut Arteta, beberapa pemain mungkin kembali. Semua tergantung kondisi pada latihan terakhir sehari sebelum laga. 

Tottenham tidak kalah dalam urusan cedera. Sebelas pemain mereka kemungkinan akan absen dalam derbi, antara lain Dominic Solanke, Randal Kolo Muani, Mohammed Kudus, dan Lucas Bergvall. Frank berkata, beberapa pemain mungkin pulih tepat waktu sebelum berangkat ke markas tim rival. (AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti