Piala Dunia Antarklub, Dilema antara Perlindungan Pemain dan Hadiah Uang Terbesar

Piala Dunia Antarklub 2025 berpotensi menjadi ”kuburan” karier bagi para pemain. Bintang lapangan hijau belum dapat masa istirahat ideal sebelum bertarung di AS.

13 Jun 2025 19:01 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Pepatah terkenal ”tidak ada uang seharga nyawa” tampaknya sudah tidak lagi diacuhkan FIFA, federasi sepak bola dunia. Format baru Piala Dunia Antarklub benar-benar menepikan keselamatan pemain, terutama bayang-bayang cedera parah. Demi membujuk klub dan pemain, FIFA menyediakan bonus dengan nilai akumulasi 1 miliar dollar AS.

Piala Dunia Antarklub 2025 hanya berjarak dua pekan dari partai puncak pentas terakbar di Eropa, Liga Champions Eropa. Paris Saint-Germain hanya berpisah sekitar 10 hari sejak menggelar pesta perayaan gelar Eropa perdana di Paris.

Adapun Inter Milan belum sepenuhnya sembuh dari trauma kegagalan nirgelar musim ini. Kemudian, mereka juga belum melakukan perpisahan dengan Simone Inzaghi yang pergi dan menerima pinangan klub Arab Saudi, Al-Hilal. ”I Nerazzurri” sudah harus berjuang kembali pada turnamen resmi di Amerika Serikat.

Mayoritas pemain yang menghuni 32 tim peserta juga tersebar di tim-tim nasional mereka untuk dua gim laga internasional, 3-11 Juni ini. Tentu, pemain-pemain yang bermain untuk negara mereka belum menikmati masa liburan ideal setelah menjalani musim kompetisi yang panjang.

Para pemain belum sempat berjemur dan berpesta di Ibiza (Spanyol) atau Mykonos (Yunani) yang menjadi lokasi favorit berlibur pemain-pemain Eropa. Setelah merampungkan kompetisi bersama klub, mereka bergabung dengan timnas.

Para pemain Paris Saint-Germain dan Pelatih Luis Enrique menuruni tangga pesawat di Los Angeles untuk tampil di turnamen Piala Dunia Antarklub, 10 Juni 2025. Ajang ini akan dimulai pada 15 Juni.

Para bintang PSG dan Portugal, seperti Nuno Mendes, Vitinha, dan Joao Neves, belum juga menikmati gelar juara Liga Champions dan Liga Nasional Eropa. Ketiganya sudah bergabung lagi dengan Pelatih Luis Enrique untuk mengejar trofi Piala Dunia Antarklub.

Kondisi yang dialami mayoritas pemain milik 12 duta Eropa di Piala Dunia Antarklub sudah melanggar ketentuan keselamatan mereka. Dalam laporan Federasi Internasional Pesepak Bola Profesional (Fifpro) yang bertajuk ”Perlindungan Beban Kerja Minimum Pemain” yang dirilis Juni ini, terdapat 12 rekomendasi yang dikeluarkan berdasarkan penilaian dari 70 pakar medis dan performa pemain di seluruh dunia.

Pada poin pertama, Fifpro merekomendasikan bahwa pemain harus mendapat garansi minimal waktu istirahat antarmusim kompetisi sebanyak empat pekan tanpa perjalanan klub atau timnas, latihan, atau komitmen urusan media. Kedua, dalam durasi empat pekan itu, pemain harus mendapat masa black-out alias tanpa kontak dengan klub dan timnas selama dua pekan.

Selanjutnya, Fifpro juga merekomendasikan pemain berlatih kembali minimal empat pekan sebelum memulai kembali kompetisi resmi. Bahkan, dalam jeda tengah musim, Fifpro meminta ada jeda selama satu pekan untuk pemain tanpa keterlibatan dengan klub atau timnas.

FORT LAUDERDALE, FLORIDA - JUNE 12: Erling Haaland #9 of Manchester City arrives at Fort Lauderdale-Hollywood International Airport prior to the 2025 FIFA Club World Cup on June 12, 2025 in Fort Lauderdale, Florida.   Leonardo Fernandez/Getty Images/AFP (Photo by Leonardo Fernandez / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Jika memperhatikan empat rekomendasi terkait masa jeda kompetisi itu, Piala Dunia Antarklub sudah menabrak rekomendasi dari pakar kesehatan yang membantu pemain di klub dan timnas. Dengan begitu, situasi pemain-pemain asal klub Eropa berisiko tinggi menderita cedera selama turnamen di AS.

Real Madrid, misalnya, masih mendaftarkan dua bek yang masih menderita cedera, yaitu David Alaba dan Antonio Ruediger, dalam susunan pemain di Piala Dunia Antarklub. Begitu pun dengan Bayern Muenchen, yang belum mendapat jaminan bisa memainkan sejumlah pemain andalan, yakni Dayot Upamecano, Hiroki Ito, Jamal Musiala, dan Kim Min-jae, akibat cedera pada paruh akhir musim 2024-2025.

Jangan dilupakan pula, pemain Manchester City dan Chelsea hanya akan memiliki waktu istirahat sekitar dua pekan setelah menjalani Piala Dunia Antarklub sebelum bersiap menghadapi Liga Inggris 2025-2026. Pasalnya, jarak sepak mula perdana Liga Inggris musim baru dengan Piala Dunia Antarklub 2025 hanya empat pekan.

Direktur Kesehatan Fifpro Vincent Gouttebarge berharap ada tindakan nyata untuk menjamin keselamatan pemain lebih baik di masa mendatang. Menurut dia, tidak perlu lagi ada negosiasi untuk membenahi beban kerja pemain yang sudah berada dalam industri yang berisiko tinggi mengalami cedera.

ORLANDO, FLORIDA - JUNE 10: Head coach Vincent Kompany of FC Bayern Munchen arrives at Orlando International Airport prior to the 2025 FIFA Club World Cup on June 10, 2025 in Orlando, Florida.   Julio Aguilar/Getty Images/AFP (Photo by Julio Aguilar / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

”Studi ini berdasarkan pendapat yang matang dan independen dari para ahli di bidang sepak bola profesional yang memahami tekanan mental dan fisik para pemain. Jika kita semua sepakat bahwa kesehatan yang utama, kita harus mengambil langkah-langkah untuk menerapkan perlindungan sesuai studi ini,” ucap Gouttebarge dalam keterangan yang dirilis pada Kamis (12/6/2025).

Bonus melimpah

Di tengah ancaman cedera serius yang menyelimuti pemain selama turnamen di AS, klub-klub tentu amat berambisi meraih gelar juara. FIFA menyiapkan bonus kepada semua tim peserta sebesar 1 miliar dollar AS. Angka itu adalah jumlah nominal hadiah terbesar untuk turnamen klub sepak bola.

Nilai bonus itu dibagi ke dalam tiga kategori. Sebelum tim-tim bertarung di Piala Dunia Antarklub 2025, mereka sudah mendapat bonus partisipasi dan pembayaran solidaritas yang didapatkan oleh semua peserta.

Kemudian, ada pula bonus performa berdasarkan hasil dalam turnamen. Jika dihitung, sebuah tim juara asal Eropa berpeluang membawa pulang trofi ikonik berbalut emas 24 karat dan uang hadiah sebesar 125 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,04 triliun.

The FIFA Club World Cup soccer trophy is set up for public viewing Friday, May 16, 2025, in Nashville, Tenn. The soccer trophy was displayed in Nashville as part of a tour before this summer's soccer tournament kicks off, with Nashville hosting three matches. (AP Photo/Mark Humphrey)

Sebagai gambaran, Real Madrid menerima hadiah uang 154 juta dollar AS (Rp 2,51 triliun) ketika menjadi juara Liga Champions 2023-2024. Meskipun terlihat lebih besar dibandingkan Piala Dunia Antarklub, bonus di Liga Champions itu didapatkan dengan durasi kompetisi dan jumlah pertandingan yang lebih banyak.

”Model distribusi (hadiah uang) Piala Dunia Antarklub mencerminkan puncak sepak bola antarklub dan mewakili hadiah uang terbesar untuk turnamen sepak bola. Kami juga memberikan investasi solidaritas yang tak diragukan lagi akan memberikan peningkatan signifikan dalam upaya membuat sepak bola semakin mengglobal,” tutur Presiden FIFA Gianni Infantino dalam keterangan di laman FIFA.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti