Dalam debutnya, McFarlane sudah mencapai hal yang tidak bisa dilakukan Maresca di Chelsea, yaitu menahan City. Sang pelatih interim menginspirasi kejutan Chelsea.
05 Jan 2026 07:01 WIB · Olahraga
AP/DAVE THOMPSON
MANCHESTER, MINGGU — Meski datang tanpa pelatih tetap, Chelsea ternyata masih mampu mengejutkan Manchester City. Mereka sukses mencuri poin dari Stadion Etihad di tengah gejolak pemecatan Enzo Maresca. Poin itu dipersembahkan oleh pelatih sementara Calum McFarlane.
City, sempat unggul 1-0, nyaris menyegel kemenangan setelah penampilan dominan selama 90 menit lebih di Stadion Etihad, Manchester, Senin (5/1/2026) WIB. Namun, semua itu buyar akibat gol gelandang tim tamu Enzo Fernandez saat laga masuk injury time, menit ke-90+3.
”Pastinya, itu sulit, tetapi kami harus bertarung untuk satu sama lain. Kami berjuang keras dan akhirnya mendapatkan poin,” kata kapten Chelsea, Reece James, soal kehilangan Maresca. ”Kredit kepada tim pelatih yang mengambil alih tugas dengan baik. Untuk bertandang ke City di laga pertama adalah hal yang sulit,” lanjutnya.
Dia satu-satunya manajer terbaik yang pernah ada. Laga ini sepertinya dijadikan narasi (terhadap pengaruh saya), tetapi saya pikir bukan. Ini adalah tentang pemain, tentang betapa baik performa mereka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/6d05fb6bd582e53fd249c19944e4b7e4-wires_photo_2026_01_05T034931.714.jpg)
Chelsea dipimpin oleh McFarlane, pelatih tim U-21 yang dipromosikan sementara untuk tugas darurat mengisi kepergian Maresca. Itu adalah debutnya melatih tim senior. Menariknya, McFarlane pernah bekerja di City sebagai pelatih tim U-18. Dia bekerja di bawah Manajer City Pep Guardiola.
Pengalaman pelatih kedua tim bagai bumi dan langit. Saat McFarlane menjalani debut, Guardiola sudah memimpin lebih dari 1.000 laga sepanjang kariernya. Pada akhirnya, mereka setara saat peluit panjang. Masing-masing tim membawa pulang satu poin, poin yang serasa kemenangan bagi Chelsea.
McFarlane mengatakan, rasanya seperti mimpi bisa menjalani debut di Liga Inggris, apalagi berhadapan dengan Guardiola. ”Dia satu-satunya manajer terbaik yang pernah ada. Laga ini sepertinya dijadikan narasi (terhadap pengaruh saya), tetapi saya pikir bukan. Ini adalah tentang pemain, tentang betapa baik performa mereka,” ujarnya.
McFarlane kalah pengalaman, tetapi tidak kalah dalam pengetahuan dan keberanian. Kebangkitan Chelsea di paruh kedua, setelah tertinggal lebih dulu lewat gol gelandang Tijjani Reijnders sebelum turun minum, diinspirasi oleh pergantian pemain dan strategi sang pelatih.
Tepat seusai turun minum, penyerang sayap Estevao diganti dengan gelandang Andrey Santos. McFarlane ingin menambah gelandang untuk menghadapi sergapan Rodri dan rekan-rekan. Chelsea tidak bisa keluar tekanan di paruh pertama dan hanya mampu menghasilkan satu tembakan.
Gelandang serang Cole Palmer diberikan peran bebas, termasuk mengisi peran Estevao di sisi kanan. Fernandez ditugaskan lebih naik membantu serangan. Hasilnya, permainan Chelsea lebih hidup. Santos, yang berduet dengan James sebagai jangkar, bisa menyeimbangkan lini tengah.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/19b8f9dea70851198767e382b8087105-wires_photo_2026_01_05T035037.840.jpg)
Guardiola tidak menampik, tim tamu bermain lebih baik di paruh kedua. Chelsea langsung mendapatkan dua peluang lewat transisi serangan balik selepas turun minum. ”Pastinya mereka membuat kemajuan dan lebih intens dalam menekan. Akan tetapi, kami sebenarnya tidak kehilangan kontrol. Kami banyak melewatkan peluang,” kata Guardiola.
McFarlane mengambil keputusan terbaik setelah laga berlangsung tepat 1 jam. Dia memasukkan penyerang Liam Delap dan bek sayap Jorrel Hato. Dengan pergantian itu, bek sayap Malo Gusto bisa kembali ke posisi aslinya di sisi kanan. Sisi kiri diambil oleh Hato. Delap memberikan presensi striker murni yang sebelumnya tidak ditunjukkan Joao Pedro.
Ketangguhan fisik Delap sangat merepotkan City. Dia berkali-kali memecah garis pertahanan tinggi tuan rumah dengan sprint pendek. Bersamanya, setiap serangan Chelsea terlihat lebih berbahaya. Delap juga sempat mendapatkan peluang emas, tetapi masih bisa ditepis kiper Gianluigi Donnarumma.
Sampai akhirnya, gol penyeimbang tercipta. Semua pergantian pemain dan strategi dari McFarlane berpengaruh. Umpan silang yang mengawali gol itu berasal dari Gusto. Fernandez berada di tiang jauh karena ditugaskan lebih aktif masuk kotak penalti. Presensi Delap juga memengaruhi para pemain bertahan City sehingga tidak bisa memotong umpan.
Menurut McFarlane, hasil mengejutkan itu murni karena peran para pemain. ”Kredit kepada para pemain. Bayangkan perasaan mereka saat jeda. City jauh lebih baik di paruh pertama saat mereka hanya punya pelatih sementara. Belum lagi dengan segala cedera yang kami punya,” kata pelatih berusia 41 tahun itu.
McFarlane turut memuji kelompok pemimpin dalam tim, antara lain James, Fernandez, dan Tosin Adarabioyo. Mereka membantu menyatukan semua pemain seusai pemecatan Maresca tepat di momen Tahun Baru. Adapun McFarlane akan tetap menangani Chelsea sampai pengumuman pelatih baru.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/2d09324757047f31a3622a5962a15624-Britain_Premier_League_Soccer_16_.jpg)
Maresca, di Chelesa, sudah dua kali menghadapi City sebelumnya. Dua laga itu berlangsung di liga pada musim lalu. Chelsea takluk dari City dalam laga kandang dan tandang tersebut. McFarlane sudah melampaui pencapaian Maresca hanya dalam debutnya.
City patut menyesal kehilangan poin. Mereka sebenarnya bisa menang mudah jika mampu lebih klinis di paruh kedua. Erling Haaland dan rekan-rekan sempat mendapatkan empat sampai lima kali peluang dari transisi, tetapi gagal memanfaatkan itu. City pun mencatat hasil imbang dua kali beruntun.
Buruknya lagi, City kehilangan dua bek inti, yakni Ruben Dias dan Josko Gvardiol, karena cedera. Mereka diganti di pertengahan paruh kedua. Pergantian itu turut memengaruhi stabilitas pertahanan di momen-momen krusial. Adapun City kini tertinggal enam poin dengan pemuncak klasemen sementara Arsenal. (AP/REUTERS)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto