Diplomasi Makan Siang Prabowo Pikat Investor Jepang

Presiden mengatakan, Jepang merupakan salah satu mitra lama, besar, dan sahabat karib Indonesia. Tak berlebihan jika penyambutan digelar dua hari berturut-turut.

06 Des 2024 18:27 WIB · Politik & Hukum

Oleh Iqbal Basyari

Beberapa meja bundar tertata rapi di Aula Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/12/2024) siang. Meja-meja itu diisi para delegasi dari Indonesia dan Jepang yang duduk berselang-seling. Tak terkecuali Presiden Prabowo Subianto yang berada di meja bundar dengan diameter terbesar yang berada di paling depan. Inilah desain meja bulat besar pertama yang muncul di jamuan kenegaraan di Istana Kepresidenan selama ini, mungkin sejak era Presiden Soekarno.

Satu per satu makanan khas Indonesia pun disajikan. Lidah dari orang-orang Jepang yang tergabung dalam Japan-Indonesia Association (Japinda) dimanjakan oleh beragam rasa makanan dari setiap penjuru Nusantara. Mulai dari nasi daun jeruk yang dipadukan dengan asparagus jamur, ayam panggang nusantara, sapi kemangi, hingga udang merah putih.

Selama jamuan makan siang, para delagasi juga disuguhkan pertunjukan seni musik yang memadukan alunan piano dengan Sasando, alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Delegasi dari ”Negeri Matahari Terbit” itu juga disuguhkan instrumen musik dari kedua negara, seperti instrumen lagu daerah Indonesia serta sejumlah lagu populer dari Jepang. Pembawa acaranya pun khusus karena disewa oleh protokol Istana dari luar Istana, yaitu Valerina Daniel didampingi petugas protokol Istana.

Quote

Ini merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menyambut Anda di Istana Negara di Indonesia.

”Ini merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menyambut Anda di Istana Negara di Indonesia,” ucap Presiden Prabowo kepada para pemgusaha Jepang tersebut.

Presiden Prabowo Subianto menyalami delegasi pengusaha Jepang yang tergabung dalam Japan-Indonesia Association (JAPINDA) saat perjamuan makan siang di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/12/2024)

Tingkatkan investasi

Kehadiran para investor Jepang ke Istana Negara itu atas undangan makan siang oleh Presiden Prabowo. Jamuan makan siang itu merupakan bagian dari diplomasi Presiden Prabowo untuk mengajak investor Jepang meningkatkan investasi di Tanah Air.

Tak kurang dari 50 pengusaha Jepang hadir dalam jamuan makan siang itu. Mereka merupakan petinggi dari perusahaan-perusahaan ternama Jepang, seperti Sumitomo Forestry, Toyota Tsusho Corporation, Nippon Airways, dan Mitsubishi Corporation.

Sementara Prabowo juga memperkenalkan beberapa delegasi yang ikut dalam jamuan tersebut. Selain beberapa anggota Kabinet Merah Putih, Prabowo juga memperkenalkan Ketua Kadin Arsjad Rasjid, Ketua Kadin versi Munaslub Anindya Bakrie, dan pengusaha asal Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal Haji Isam.

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat perjamuan makan siang antara Indonesia dengan Japan-Indonesia Association (JAPINDA) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/12/2024)

Prabowo menuturkan, Jepang merupakan salah satu mitra lama dan sahabat karib Indonesia. Pemerintah Jepang dan investor swasta dari Jepang sangat aktif menanamkan investasi di Indonesia sejak puluhan tahun. Indonesia pun sangat menghargai partisipasi dari Jepang dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di sejumlah bidang.

Quote

Selain beberapa anggota Kabinet Merah Putih, Prabowo juga memperkenalkan Ketua Kadin Arsjad Rasjid, Ketua Kadin versi Munaslub Anindya Bakrie, dan pengusaha asal Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad atau dikenal Haji Isam.

”Oleh karena itu, kehadiran investor Jepang, korporasi Jepang kami sambut baik. Kami berharap Anda juga akan merasa makin tertarik untuk lebih berpartisipasi dalam pengembangan kami,” ucap Presiden.

Investor besar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Jepang merupakan salah satu investor besar di Indonesia. Nilai investasi yang ditanam ke Indonesia sudah sangat banyak dan ada di berbagai sektor.

Indonesia pun berharap para investor Jepang itu menambah nilai investasi di Indonesia. Sebab, ada beberapa proyek yang dapat dikerjasamakan dengan Jepang. Proyek-proyek di era pemerintahan Presiden Prabowo itu sudah dipaparkan kepada para pengusaha Jepang.

Suasana perjamuan makan siang Presiden Prabowo Subianto bersama Japan-Indonesia Association (JAPINDA) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/12/2024)
Quote

Pertemuan Presiden dengan pengusaha Jepang dua hari bertutut-turut sejak kemarin. Hal itu lantaran baru 20 delegasi yang dapat menghadiri pertemuan dengan Presiden, Kamis siang. Maka, jamuan makan siang pun kembali digelar untuk mengakomodasi yang belum datang sehingga semuanya 50 pengusaha Jepang.

Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah menerima kunjungan sekitar 20 delegasi Japinda di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (5/12/2024). Pertemuan membahas berbagai inisiatif kerja sama, termasuk investasi, irigasi, pengelolaan lahan, dan proyek energi strategis, di antaranya kelanjutan proyek ”Great Giant Sea Wall” dan Blok Masela.

Terkait hal itu, Airlangga membenarkan, pertemuan antara Presiden Prabowo dan pengusaha Jepang dilakukan selama dua hari bertutut-turut sejak kemarin. Hal itu lantaran baru 20 delegasi yang dapat menghadiri pertemuan dengan Presiden pada Kamis siang. Maka, jamuan makan siang pun kembali digelar untuk mengakomodasi yang belum datang sehingga semuanya tercatat 50 pengusaha Jepang yang hadir dapat bertemu dengan Presiden Prabowo.

Seusai jamuan, Anindya menambahkan, Indonesia memiliki keunggulan karena punya penduduk yang sangat banyak. Hal itu menjadi pasar yang sangat menarik bagi para investor Jepang. Apalagi, hubungan Indonesia-Jepang sudah terjalin sangat baik sejak puluhan tahun lalu.

”Saya melihat banyak sekali investasi dari Jepang yang bisa diteruskan, baik dari bidang manufaktur, idustrialisasi, energi transisi, health care, sekolah, dan masih banyak lagi,” ujarnya.


Kerabat Kerja

Penulis:

Iqbal Basyari
 | 

Editor:

Suhartono .