BerandaNusantaraDiskon Tarif dan Durasi L...

Diskon Tarif dan Durasi Libur Lebaran Lebih Lama Picu Kenaikan Penumpang di Bandara Juanda

Animo masyarakat menggunakan angkutan udara sebagai moda transportasi saat mudik dan balik pada Lebaran 1446 Hijriah diprediksi meningkat signifikan.

21 Mar 2025 16:10 WIB · Nusantara

Oleh Runik Sri Astuti

Calon penumpang dengan barang bawaannya di loket check-in Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (21/3/2025). Puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 71.284 penumpang dengan 459 pergerakan pesawat. Sedangkan arus balik diperkirakan pada H+6 sebanyak 73.698 penumpang dengan 475 pesawat Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

SIDOARJO,KOMPAS – Diskon tarif dan masa liburan Lebaran yang lebih lama membuat minat warga menggunakan transportasi udara di Bandara Juanda pada tahun ini meningkat signifikan. Saat ini, permohonan penerbangan tambahan bahkan sudah menembus 652 penerbangan dan berpotensi terus bertambah.

General Manager Bandara Juanda Muhammad Tohir mengatakan, peningkatan mobilitas masyarakat mulai terasa sejak H-10 Lebaran atau Jumat (21/3/2025). Sekolah mulai libur sehingga sebagian masyarakat sudah melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

“Puncak arus mudik diprediksi H-3 Lebaran atau 28 Maret 2025. Diprediksi sedikitnya 72.000 penumpang melakukan perjalanan mudik dari dan menuju Bandara Juanda Surabaya,” ujar Tohir, Jumat.

Sedangkan, kata Tohir, puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6. Penumpangnya mencapai 73.698 orang. Daerah tujuan terbanyak menuju Jakarta, Makassar dan sejumlah daerah di Kalimantan.

Petugas membantu calon penumpang mengarahkan tempat loket check-in di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (21/3/2025). Puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 71.284 penumpang dengan 459 pergerakan pesawat. Sedangkan arus balik diperkirakan pada H+6 sebanyak 73.698 penumpang dengan 475 pesawat Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Tahun ini, kata Tohir, tercatat ada kenaikan penumpang. Kenaikannya diprediksi mencapai 12 persen dibandingkan tahun 2024 . Salah satu pemicunya penurunan harga tiket pesawat sebagai dampak dari penurunan tarif jasa kebandarudaraan.

Pemicu lainnya adalah waktu libur yang lebih panjang, dari 12 hari menjadi 16 hari. Ada tambahan libur karena pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara.

Sejalan itu, pergerakan pesawat diprediksi mencapai 459 pesawat saat puncak arus mudik dan 475 pesawat saat puncak arus balik. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai sudah mengajukan permohonan penambahan penerbangan.

Berdasarkan data manajemen Bandara Juanda, jumlah permohonan penerbangan tambahan mencapai 652 penerbangan, yang didominasi penerbangan rute domestik sebesar 628 penerbangan. Sedangkan penerbangan rute internasional ada pengajuan penambahan sebanyak 24 penerbangan.

Sejauh ini penerbangan tambahan diajukan Lion Air dengan 315 penerbangan, Super Airjet (313), Jetstar (10), Airasia (6), Singapore Airlines (4), dan Malaysia Airlines (4).

Selain itu, untuk melayani pemudik, Tohir mengatakan, sudah mengoperasikan posko angkutan udara di Terminal 1 dan Terminal 2 Bandara Juanda.

Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas di posko yang beroperasi selama 22 hari, sejak 21 Maret-11 April 2025. Posko ini menyediakan layanan lintas instansi termasuk informasi cuaca, jadwal penerbangan dan jaminan keamanan.

Undangan dan karyawan mengikuti apel pembukaan Posko Angkutan Udara Libur Lebaran 2025 di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (21/3/2025). Posko guna membantu petugas bandara dalam memantau arus mudik dan balik dari tanggal 21 Maret hingga 11 April. Puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 71.284 penumpang dengan 459 pergerakan pesawat. Sedangkan arus balik diperkirakan pada H+6 sebanyak 73.698 penumpang dengan 475 pesawat Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Sebelumnya, Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, PT Angkasa Pura Indonesia telah menurunkan tarif jasa kebandarudaraan untuk mendukung penurunan harga tiket pesawat periode angkutan Lebaran 2025. Penurunan tarif berlaku di seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports.

Adapun besaran penurunannya mencapai 50 persen untuk Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dan tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).

“Penurunan dua tarif jasa kebandarudaraan menjadi kontribusi nyata InJourney Airports dalam menurunkan harga tiket pesawat,” kata Fahmi.

Siluet calon penumpang tibadi loket check-in Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jumat (21/3/2025). Puncak arus mudik penumpang diperkirakan pada H-3 sebanyak 71.284 penumpang dengan 459 pergerakan pesawat. Sedangkan arus balik diperkirakan pada H+6 sebanyak 73.698 penumpang dengan 475 pesawat Kompas/Bahana Patria Gupta (BAH)

Lebih murah

Sementara itu, penumpang pesawat di Bandara Juanda, Aini (35) mengatakan, harga tiket pesawat Surabaya-Jakarta kini berkisar Rp 700.000-Rp 800.000 per penumpang. Harga tiket ini lebih rendah dibandingkan Lebaran tahun lalu, diatas Rp 1 juta per orang.

“Ya sudah turun sekarang. Tahun lalu harga tiket mahal, kami beli tiket berempat dengan anak-anak tidak ada diskon. Setiap mudik, pulang pergi biaya tiket saja Rp 10 juta,” ucap Aini.

Menurut karyawan swasta yang bekerja di Surabaya itu, harga tiket pesawat Surabaya-Jakarta idealnya berada di kisaran Rp 700.000. Dengan harga itu, penumpang akan memilih pesawat dibandingkan kereta api karena selisih harganya tidak terlalu besar.

Rata-rata tiket kereta api eksekutif Surabaya-Jakarta mencapai Rp 600.000-Rp 800.000 per penumpang dengan jarak tempuh 6-8 jam. Sedangkan perjalanan dengan pesawat hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam.


Kerabat Kerja

Penulis:

Runik Sri Astuti
 | 

Editor:

Cornelius Helmy Herlambang
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari