Dengan adanya diskon, harga tiket pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Medan yang pada periode mudik Lebaran mencapai Rp 2,3 juta bisa menjadi Rp 2 juta.
06 Mar 2025 18:38 WIB · Ekonomi
JAKARTA, KOMPAS — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menurunkan semua harga tiket penerbangan maskapai mereka hingga 19 persen selama periode mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini sejalan dengan keputusan pemerintah menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik dan memangkas harga avtur pada 37 bandara.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Ade R Susardi dalam konferensi pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/3/2025), mengatakan, adanya ruang diskon harga tiket berasal dari penurunan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge). Selain itu, terdapat juga insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah sebesar 6 persen.
Maskapai juga mendapatkan pemotongan biaya pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U), layanan jasa pendaratan pesawat, layanan jasa penempatan pesawat, dan layanan jasa penyimpanan pesawat (PJP4U). Tiap komponen dipotong 50 persen.
”Sesuai dengan program pemerintah yang diterapkan dengan dukungan dari para stakeholders, (terbentuk) penurunan harga tiket paling sedikit di 14 persen, sampai (paling tinggi) 18-19 persen untuk rute-rute tertentu,” ujarnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/17/43382f0a-a9c6-4c21-8600-28451736948c_jpg.jpg)
Ade mencontohkan, dengan adanya penurunan harga, tiket pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Medan di periode mudik Lebaran yang mestinya seharga Rp 2,3 juta turun menjadi Rp 2,01 juta. Harga untuk rute penerbangan Jakarta-Jayapura di periode sama juga turun, dari mestinya Rp 5,8 juta menjadi Rp 5 juta.
Diskon ini juga berlaku untuk harga tiket penerbangan Citilink Indonesia, maskapai segmen tarif rendah (low cost carrier/LCC) yang merupakan anak usaha Garuda Indonesia. Ade mengatakan, periode diskon tiket pesawat hanya berlaku selama dua pekan, mulai 24 Maret hingga 7 April 2025.
Periode diskon tiket pesawat hanya berlaku selama dua pekan, mulai 24 Maret hingga 7 April 2025.
Untuk menopang meningkatnya permintaan tiket pesawat pada periode mudik Lebaran 2025, Garuda Indonesia dan Citilink secara total menyediakan 1,9 juta kursi penumpang. Jumlah ini meningkat dari periode mudik Lebaran 2024 sebanyak 1,78 juta kursi penumpang.
Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine, dalam keterangan resminya, menyatakan, Indonesia AirAsia mengikuti kebijakan pemerintah dengan menurunkan harga tiket hingga 14 persen pada periode Lebaran 2025.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/06/86a3fd1f05dbd05e93e0600df583ec04-IMG_20250306_WA0013.jpg)
”Maskapai berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan memberikan harga tiket lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Kebijakan diskon harga tiket tersebut berlaku untuk semua rute domestik yang dilayani Indonesia AirAsia. Hal ini antara lain Jakarta-Bali, Jakarta-Silangit, Jakarta-Labuan Bajo, Jakarta-Lampung, Bali-Labuan Bajo, Balikpapan-Bali, dan Banjarmasin-Bali.
Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, pemerintah menurunkan harga tiket pesawat ekonomi domestik pada rentang 13-14 persen.
Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempersiapkan diri pulang ke kampung halaman masing-masing saat Lebaran.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/06/0a215cc1f9ee4103ce4fa4e3deb185d8-Screenshot_20250306_175812_Drive.jpg)
Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono mengatakan, sebanyak 37 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports akan beroperasi 24 jam selama 19 hari, mulai 24 Maret hingga 11 April 2025. Pengecualian adalah untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai yang akan tutup pada 29 Maret karena perayan Nyepi.
”Kami berharap semua bandara bisa memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan nyaman. Kami berharap keseluruhan proses mudik Lebaran 2025 ini bisa berlangsung dengan baik,” kata Maya.
InJourney melalui InJourney Airports sebagai anak perusahaan yang bergerak pada bidang pengelolaan kebandarudaraan memberikan dukungan pada kebijakan penurunan harga tiket domestik dengan memberikan potongan tarif kebandarudaraan sebesar 50 persen.
Diskon tarif ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 1 Maret hingga 7 April 2025, serta untuk tiket perjalanan antara 24 Maret dan 7 April 2025.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/15/1e512aa9-f2b6-40e1-a369-62441fa4314b_jpg.jpg)
InJourney Airports, Maya melanjutkan, juga telah melakukan persiapan secara cermat untuk mengantisipasi lonjakan trafik penumpang dan pesawat di bandara. Pada musim mudik Lebaran 2025, diperkirakan ada total pergerakan penumpang mencapai 10,8 juta penumpang atau tumbuh 9,3 persen dibandingkan pada 2024.
”Pergerakan penumpang domestik diperkirakan naik 9,24 persen dan internasional naik 9,5 persen dibandingkan denan tahun sebelumnya,” kata Maya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang ini, InJourney Airports dan IAS mempersiapkan pelayanan optimal untuk ground handling dan baggage handling serta optimalisasi petugas dan facility care. Persiapan mulai dari jumlah personel yang terdiri dari 11.912 petugas internal dan 5.293 petugas eksternal.
Berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan dengan sebaik-baiknya, seperti 1.632 unit counter check in, 222 unit self check-in, 17.508 unit trolley, 1.181 unit toilet, 246 mushala, 185 unit conveyor belt, dan 40 unit golf cart.
Penulis:
Dimas Waraditya NugrahaEditor:
FX Laksana Agung Saputra