Ditahan Monaco, City Setahun Tanpa Kemenangan Tandang di Liga Champions

Manchester City harus puas meraih satu poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh tuan rumah Monaco pada laga fase liga Liga Champions.

02 Okt 2025 12:18 WIB · Olahraga

Oleh Prasetyo Eko Prihananto

MONACO, KAMIS — Erling Haaland mencetak dua gol, tetapi Monaco menggagalkan kemenangan Manchester City melalui penalti menit akhir Eric Dier. Hasil imbang 2-2 di Stade Louis II, Monaco, Kamis (2/10/2025), membuat City sudah setahun tidak memenangi pertandingan tandang di kompetisi Eropa.

Kemenangan terakhir yang diraih tim asuhan Pep Guardiola di kandang lawan adalah ketika mengalahkan Slovan Bratislava, 4-0, di Liga Champions, 1 Oktober 2024 lalu. Sepanjang waktu itu, mereka lima kali bertanding di kandang lawan.

City sepertinya bisa menang mudah setelah Haaland membuktikan predikatnya sebagai striker terbaik di dunia lewat gol pada menit ke-15. Akan tetapi, hanya tiga menit kemudian tim tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat gol Jordan Teze.

Haaland kembali menunjukkan ketajamannya lewat gol kedua pada menit ke-44. Dengan brace tersebut, striker asal Norwegia itu tercatat sudah 11 kali membobol gawang lawan di awal musim ini.

Manchester City's Norwegian striker #09 Erling Haaland (L) and Monaco's German defender #05 Thilo Kehrer react as Spanish referee Jesus Gil Manzano gestures indicating a penalty during the UEFA Champions League, league phase day 2, football match between Monaco and Manchester City at Stade Louis II, in Monaco on October 1, 2025. (Photo by FREDERIC DIDES / AFP)

Kemenangan City untuk pertama kalinya dalam lima gim tandang Eropa hanya tinggal hitungan menit. Hingga kemudian, wasit Jesus Gil Manzano memutuskan memberikan penalti kepada tuan rumah.

Keputusan penalti diberikan setelah tinjauan video karena gelandang City, Nico Gonzalez, melanggar Dier di kotak penalti.

Dier sukses mengeksekusi penalti menaklukkan Gianluigi Donnarumma pada menit ke-90. Ini adalah poin pertama Monaco, sedangkan City mendapatkan empat poin setelah kemenangan 2-0 atas Napoli pada laga pertama.

”Itu adalah laga yang bagus. Kami menciptakan banyak peluang. Saya tidak tahu apakah itu penalti, tetapi itu diberikan. Jadi begitulah. Nico menyentuh bola lebih dulu, tidak ada niat. Tapi begitulah adanya,” kata Guardiola.

Monaco's English defender #03 Eric Dier (L) shoots a penalty and scores his team's second goal past Manchester City's Italian goalkeeper #25 Gianluigi Donnarumma (R) during the UEFA Champions League, league phase day 2, football match between Monaco and Manchester City at Stade Louis II, in Monaco on October 1, 2025. (Photo by FREDERIC DIDES / AFP)

Rekor Haaland

Haaland mencatatkan perolehan 50 gol di Liga Champions ketika mencetak satu gol saat mengalahkan Napoli dua pekan lalu. Itu menjadikannya sebagai pemain tercepat yang mencetak 50 gol di kompetisi ini. Torehan 50 golnya diraih dalam penampilan ke-49, memecahkan rekor Ruud van Nistelrooy yang mencetak 50 gol dalam 62 pertandingan.

Kini, rekor Lionel Messi menjadi incarannya dan kemungkinan akan bisa tercapai. Messi adalah pemain tercepat yang mencetak 60 gol di kompetisi tertinggi antarklub Eropa. Pemain Argentina itu berhasil mencapainya dalam 80 penampilan.

Dua gol Haaland ke gawang Monaco membuatnya telah mencetak 52 gol setelah hanya 50 pertandingan. Meski demikian, Haaland mengaku kecewa karena baginya, kemenangan tim lebih penting dibanding rekornya.

Ia tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya karena Citu gagal menang setelah kebobolan pada menit-menit akhir. ”Itu tidak cukup bagus. Kami harus berusaha memenangi laga berikutnya. Hanya itu yang bisa kami lakukan,” ujar Haaland.

Monaco Soccer Champions League

Laga City lawan Monaco kali ini merupakan pertemuan pertama kedua tim setelah pertandingan babak 16 besar Liga Champions pada 2017 yang dimenangi Monaco lewat gol tandang setelah agregat imbang 6-6. Monaco saat itu masih diperkuat Kylian Mbappe dan juga Bernardo Silva, yang kini mengenakan ban kapten untuk City.

Mantan pemain Manchester United, Paul Pogba, yang kini memperkuat Monaco setelah menyelesaikan sanksi larangan bermain karena doping, menyaksikan pertandingan dari tribune. Ia belum bisa tampil karena masih harus memulihkan kebugarannya karena lama tidak bermain.

Tanpa Pogba, dan sejumlah pemain yang cedera, Monaco kesulitan mengimbangi permainan City. Namun, mereka berhasil mencuri dua gol untuk mencuri poin dari lawan yang lebih diunggulkan.

”Kami tidak diperkuat enam atau tujuh pemain top karena cedera, tetapi kami tidak pernah menyerah. Para pemain mengerahkan segalanya di lapangan. Saya sangat bangga. Kami layak mendapatkan hasil imbang,” kata Pelatih Monaco Adi Huetter. (AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Editor:

Antonius Tomy Trinugroho
 | 

Penyelaras Bahasa:

Galih Rudanto