Tuah Hamden Park membantu Skotlandia lolos ke Piala dunia 2026. Sebanyak 12 tim Eropa sudah lolos, tersisa empat tiket yang diperebutkan oleh 16 tim di ”playoff”.
19 Nov 2025 06:06 WIB · Olahraga
AP
GLASGOW, RABU — Skotlandia memanfaatkan dengan optimal keuntungan memainkan laga pamungkas Grup C pra-Piala Dunia 2026 kontra pesaing utama, Denmark, di Stadion Hamden Park, Glasgow, Rabu (19/11/2025) WIB. Kemenangan 4-2 diraih Skotlandia sehingga memastikan tempat di Piala Dunia 2026.
Skotlandia akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang berlaga di pentas sepak bola terakbar yang sudah berlangsung 27 tahun. Gol dari dua pemain pengganti, yakni Kieran Tierney dan Kenny McLean, pada masa tambahan waktu babak kedua mengunci tiga poin bagi Skotlandia.
Tierney mencetak gol melalui sepakan kaki kiri terarah di menit 90+3. Kemudian, McLean memanfaatkan posisi kiper veteran Denmark, Kasper Schmeichel, yang terlalu maju untuk menghasilkan gol indah dari tengah lapangan pada menit 90+8.
Dwigol pada masa-masa pengujung laga itu tidak lepas dari performa anak asuhan Steve Clarke yang penuh semangat sejak sepak mula. Mereka memanfaatkan dengan apik dukungan konsisten selama lebih dari 90 menit lebih dari 45.000 ”The Tartan Army”, sebutan pendukung Skotlandia, yang memadati tribune Hamden Park.
Padahal, Denmark memberikan tekanan intens sejak sepak mula. Tim tamu mengoleksi 70 persen penguasaan bola dan 18 tembakan. Skotlandia hanya menghasilkan 10 tembakan.
Sepakan gelandang Napoli, Scott McTominay, menghadirkan gemuruh di awal pertandingan tepatnya di menit ketiga. Keunggulan itu bertahan dalam paruh pertama gim.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/19/743b9d7c32f7d205807911ba8d579993-1000031919.jpg)
Alur laga berbeda setelah turun minum. Bermula dari eksekusi penalti sempurna pemain Napoli lainnya, Rasmus Hojlund, di menit ke-57. Tim ”Dinamit”, julukan Denmark, bermain dengan 10 orang sejak menit ke-61 akibat kartu kuning kedua yang diterima bek sayap kanan Rasmus Kristensen.
Lawrence Shankland membawa Skotlandia kembali unggul di menit ke-78. Ia memanfaatkan situasi sepak pojok yang dieksekusi Lewis Ferguson. Tetapi, tiga menit berselang, penyerang sayap Denmark, Patrick Dorgu, menyamakan skor.
Andy Robertson, bek sayap kiri dan kapten Skotlandia, menyebut perjuangan di laga terakhir kontra Denmark menunjukkan kualitas skuad Skotlandia. Semua pemain, kata dia, tidak pernah menyerah sampai detik-detik terakhir laga.
”Kami terus berusaha sampai akhir. (Ini) salah satu gim tergila. Kami membawa bangsa melaju, saya yakin kami pantas. Kami menuju ke Piala Dunia,” ujar Robertson kepada BBC Skotlandia.
Robertson mengungkapkan, Piala Dunia 2026 adalah kesempatan terakhir bermain di pentas dunia itu sehingga ia sangat bangga bisa mencapai pentas dunia. Secara khusus, ia mempersembahkan prestasi itu untuk sahabatnya, mendiang Diogo Jota. Tak ketinggalan, Robertson berterima kasih kepada sang pelatih, Steve Clarke.
”Setelah bermain di Piala Eropa (2024), dia berkata, ’Mari kita buat capaian bersejarah lain’. Kami sangat emosional. Kami melakukan untuk dia (Clarke), staf pelatih, dan seluruh keluarga kami. Ini akan kekal menjadi salah satu malam terbaik dalam hidup saya,” ucap Robertson, yang telah menjalani cap ke-90 bersama Skotlandia.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/19/b33f923b58789d9eded261e9b7006a1b-1000031924.jpg)
Dengan hasil gim terakhir, Skotlandia mengudeta posisi puncak dari Denmark yang menguasai klasemen Grup C sejak gim pertama. Skotlandia menutup persaingan dengan 13 gol dari enam laga. Capaian itu mengunci tiket ke Amerika Utara tahun depan.
Menutup babak kualifiaksi di peringkat pertama adalah prestasi kelima yang diraih Skotlandia. Capaian itu pernah dikemas Skotlandia untuk lolos ke Swedia 1958, Jerman 1974, Argentina 1978, dan Spanyol 1982.
Gelandang Skotlandia, John McGinn, sempat kecewa karena gagal menghalau sepakan Dorgu di muka gawang timnya. Kata dia, bayangan kegagalan menembus Piala Dunia sempat terbayang hingga Tierney mencetak gol ketiga.
”Instruksi pelatih luar biasa. Sebuah kehormatan setiap bertemu dan bekerja dengannya. Dia adalah sosok rendah hati yang selalu ingin melakukan hal terbaik untuk negaranya sehingga kami mampu mengerahkan segalanya di lapangan,” tutur McGinn.
Sementara itu, Denmark harus menempuh babak playoff untuk melanjutkan tradisi selalu lolos ke babak utama Piala Dunia sejak Rusia 2018. Di babak playoff yang digelar, Maret 2026, Denmark menjadi salah satu dari 16 tim tersisa yang bakal memperebutkan empat jatah terakhir tiket Piala Dunia 2026 jatah Eropa.
Denmark bersama Italia, Turki, dan Ukraina berada di dalam pot pertama undian playoff yang akan digelar pada Kamis (20/11/2025) besok. Skuad Dinamit akan menghadapi salah satu dari empat tim di pot keempat yang diisi Romania, Swedia, Makedonia Utara, dan Irlandia Utara.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/19/36add3d66f9df416193bd36819478b1f-1000031923.jpg)
Joachim Andersen, bek tengah Denmark, mengungkapkan, kekecewaan menyelimuti timnya. Dua hasil nirmenang dalam sepekan terakhir melenyapkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Denmark ditahan 2-2 oleh Belarusia di kandang.
”Saya hanya kecewa. Saya merasa kami bermain baik dan menciptakan peluang-peluang bagus. Kesalahan bodoh yang berujung skor 2-3. Seharusnya itu tidak terjadi,” kata Andersen dilansir media sepak bola Denmark, Tipsbladet.
Selain Skotlandia, empat tim terakhir duta Eropa yang lolos ke Piala Dunia 2026 ialah Swiss (Grup B), Spanyol (Grup E), Austria (Grup H), dan Belgia (Grup J). Laga dramatis lain tercipta di Stadion Ernst Happel, Vienna, ketika Austria mampu menahan Bosnia-Herzegovina 1-1 untuk menjaga posisi puncak.
Bosnia unggul lebih dulu melalui Haris Tabakovic di menit ke-12. Jika Bosnia menang, mereka yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Tetapi, pemain pelapis Austria, Michael Gregoritsch, menyamakan skor di menit ke-77.
Satu poin dari gim pamungkas Grup H membantu Austria berada di posisi pertama dengan 19 poin. Mereka unggul dua poin atas Bosnia.
Sementara itu, Spanyol gagal mengikuti jejak Norwegia dan Inggris yang tampil sempurna di pra-Piala Dunia 2026. ”La Roja” ditahan Turki 2-2. Itu sekalian menjadi gim pertama dan satu-satunya Spanyol kemasukan di babak kualifikasi. (AP/AFP)
1. Inggris (partisipasi ke-17)
2. Perancis (17)
3. Kroasia (7)
4. Portugal (9)
5. Norwegia (4)
6. Jerman (21)
7. Belanda (12)
8. Belgia (15)
9. Spanyol (17)
10. Swiss (13)
11. Austria (8)
12. Skotlandia (9)
1. Italia
2. Denmark
3. Turki
4. Ukraina
1. Polandia
2. Wales
3. Ceko
4. Slovakia
1. Irlandia
2. Albania
3. Bosnia-Herzegovina
4. Kosovo
1. Romania
2. Swedia
3. Makedonia Utara
4. Irlandia Utara
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto