Masih Tersedia 1,5 Juta Kursi Kereta Lebaran Jarak Jauh

KAI akan menawarkan program jual kilat atau "flash sale" dan promosi reguler untuk mudik Lebaran 2025. Kapan program tersebut dapat diperebutkan para pelanggan?

14 Mar 2025 14:47 WIB · Ekonomi

Oleh Yosepha Debrina Ratih Pusparisa

JAKARTA, KOMPAS — Tiket PT Kereta Api Indonesia (Persero) di periode arus mudik-balik Lebaran 2025 baru terjual 42,7 persen. Periode yang dimaksud adalah 21 Maret-11 April 2025. Khusus kereta jarak jauh masih tersedia 1,5 juta kursi.

”Penjualan tiket KA lokal masih tergolong rendah karena tiket baru dapat dipesan mulai H-30 sebelum keberangkatan, bahkan sebagian besar hanya tersedia mulai H-7,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjual 4,6 juta tiket selama periode 21 Maret-11 April 2025. Ini mencakup 3,44 juta tiket jarak jauh dan 1,15 juta tiket lokal.

Hingga Jumat (14/3/2025) pukul 07.00 WIB, tiket KA untuk jarak jauh dan lokal baru terjual 42,7 persen. Tiket KA jarak jauh terjual 1,9 juta tiket atau 55,7 persen. Artinya, masih tersedia sekitar 1,5 juta kursi.

Sementara, tiket KA lokal baru terjual 42.806 tiket atau 3,7 persen. Sebagian tiket belum dapat dipesan.

Serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, menurut Anne, pola pemesanan Lebaran 2025 relatif konsisten. Rute-rute favorit masih didominasi perjalanan dari dan ke kota-kota besar. Beberapa di antaranya Gambir-Yogyakarta (pergi pulang/PP), Gambir-Semarang Tawang PP, serta Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi PP.

Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Anne Purba saat menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Rabu (12/2/2025.

Program diskon

Anne mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan tiket sesuai harapan mempertimbangkan opsi alternatif. Caranya dengan memilih tanggal keberangkatan berbeda atau memanfaatkan jadwal perjalanan di luar waktu favorit guna meningkatkan peluang mengantongi tiket.

Agar masyarakat bisa mengantongi tiket dengan harga lebih terjangkau, KAI mengadakan program promosi spesial bertajuk ”Ramadan Festive”. Program ini menawarkan dua jenis promosi bagi pelanggan, yakni promosi reguler dengan diskon hingga 20 persen serta penjualan kilat atau flash sale dengan klaim harga tiket sangat rendah.

”Kami memahami fokus masyarakat lebih banyak pada perjalanan mudik dari Jakarta ke (Jawa) bagian timur. Oleh karena itu, melalui ”Ramadan Festive”, kami memberikan promosi menarik bagi pelanggan yang ingin kembali ke Jakarta dengan harga lebih ekonomis,” kata Anne.

Pada promosi reguler, masyarakat bisa mengantongi tiket dengan potongan harga hingga 20 persen dari tarif normal untuk pemesanan tiket pada 18-19 Maret 2025. Penawaran ini berlaku untuk keberangkatan 21 Maret 2025 sampai 11 April 2025, dengan total 38.000 kursi atau sesuai dengan jumlah kursi tersedia.

Infografik Perjalanan KA Penumpang Harian

Jual cepat

Selain penawaran reguler, pelanggan bisa mendapatkan harga tiket terjangkau melalui flash sale. Penawaran ini hanya dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI untuk 2.000 tiket.

Flash sale berlangsung pada 18 Maret 2025 pukul 12.00-13.00 WIB. Tiket dalam program ini berlaku untuk keberangkatan 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025.

Terdapat tiga harga khusus yang ditawarkan dalam program jual kilat berdasarkan kelas KA. Tarif kelas eksekutif dibanderol Rp 300.000. Kelas bisnis senilai Rp 200.000 dan kelas ekonomi senilai Rp 100.000.

Quote

Selain penawaran reguler, pelanggan bisa mendapatkan harga tiket terjangkau melalui flash sale.

Pemerintah memperkirakan puncak perjalanan mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau Jumat (28/3/2025). Sekitar 16,9 juta orang akan melakukan perjalanan.

Dari sejumlah moda transportasi dalam hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), KA berada pada posisi keempat yang diandalkan masyarakat dengan mengangkut 2,7 juta penumpang. Sementara di peringkat 1-3 adalah mobil pribadi, pesawat, dan bus.

”Pada prasarana stasiun, Pasar Senen (Jakarta) merupakan stasiun asal dengan prediksi jumlah penumpang terbesar sebanyak 4,08 juta penumpang. Sementara stasiun tujuan dengan prediksi penumpang terbanyak adalah Yogyakarta Tugu dengan 2,02 juta penumpang,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Penumpang mengantre keluar dari kereta api bandara Minangkabau Ekspres di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (21/11/2023). Minangkabau Ekspres melayani rute Stasiun Pulau Aie di Kota Padang hingga Stasiun Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman.

Pengadaan baru

Dalam Lebaran 2025, KAI berupaya meningkatkan kualitas layanannya. Badan usaha milik negara ini akan mendatangkan 612 unit kereta baja tahan karat yang disebut stainless steel new generation secara bertahap, termasuk kelas ekonomi.

KAI juga memodifikasi rangkaian kereta yang ada. Melalui Balai Yasa Manggarai, KAI menargetkan modifikasi 52 kereta generasi baru dan empat kereta kompartemen pada 2025. Upaya ini dilakukan agar KA ekonomi tetap dapat bersaing dalam aspek kenyamanan dan fasilitas.

”KA ekonomi hadir dengan tarif terjangkau bagi masyarakat,” kata Anne.

Di Sumatera Barat, misalnya, KA Pariaman Ekspres dengan rute Pauh Lima (Padang) ke Naras (Pariaman) PP di Sumatera Barat dikenai tarif Rp 5.000. Ada pula KA Minangkabau Ekspres dengan rute Pulau Aie (Padang) ke Bandara Internasional Minangkabau (Padang Pariaman) PP bertarif Rp 10.000. Harga lebih rendah masih tersedia untuk KA Lembah Anai (Padang Pariaman) ke Duku (Palembang) senilai Rp 3.000.

KA lain juga tersedia di Sumatera Selatan. Dua di antaranya KA Kuala Stabas dari Baturaja (Ogan Komering Ulu) ke Tanjungkarang (Bandar Lampung) PP dengan tarif Rp 10.000 hingga Rp 30.000. Selain itu, KA Rajabasa melayani rute Kertapati (Palembang) ke Tanjungkarang (Bandar Lampung) PP dengan rute terpanjang di Sumatera mencapai 388 kilometer dengan tarif Rp 29.000-Rp 32.000.


Kerabat Kerja

Penulis:

Yosepha Debrina Ratih Pusparisa
 | 

Editor:

FX Laksana Agung Saputra
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari