Leo/Bagas memenangi perempat final All England, mengikuti Sabar/Reza. Semifinal di antara mereka memastikan salah satu pasangan tampil di final.
15 Mar 2025 07:34 WIB · Olahraga
BIRMINGHAM, JUMAT—Indonesia akan memiliki satu wakil pada final turnamen bulu tangkis All England. Salah satu ganda putra akan bermain dalam laga puncak ajang bergengsi itu untuk pertama kalinya.
Hal itu akan terjadi setelah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana memenangi perempat final di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Jumat (14/3/2025) waktu setempat atau Sabtu dini hari waktu Indonesia. Leo/Bagas menang atas wakil Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, dengan skor 21-11, 20-22, 22-20.
Pada perempat final sesi pertama, tiket semifinal didapat Sabar Karyaman Gutama/Muhamma Reza Pahlevi Isfahani yang juga mengalahkan pemain Taiwan, Liu Kuang Heng/Yang Po Han, 21-11, 21-17. Pasangan yang berlatih di luar pelatnas ini mencapai tahap tersebut pada penampilan pertama mereka di All England.
Kemenangan dua dari empat wakil Indonesia yang bersaing di perempat final itu memastikan skuad “Merah Putih” akan memiliki pemain yang bermain di final. Ini karena Leo/Bagas dan Sabar/Reza akan bertemu di semifinal, Minggu dini hari waktu Indonesia.
Sementara, langkah dua perempat finalis lainnya dihentikan lawan. Harapan Gregoria Mariska Tunjung lolos ke semifinal All England pertama kalinya tak terwujud karena kalah dari unggulan keempat asal China, Han Yue, 15-21, 17-21. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, juga, dikalahkan ganda campuran China, Feng Yan Zhe/Wei Ya Xin (5), 10-21, 14-21.
Senang bisa menang, tapi tegang luar biasa. Kami sempat tertikung setelah unggul jauh di gim penentuan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/15/7a7fdf3ccb3061e7891cc22e238c1479-LeoBagas9_QF_AllEngland2025_PBSI_20250314.jpg)
Kemenangan Leo/Bagas didapat setelah menggagalkan match point lawan pada gim ketiga, yaitu saat Lee/Yang unggul 20-19. Placing, berupa pukulan halus dari Bagas ke wilayah kosong lapangan lawan, lalu placing dari Leo, dan servis dari Leo yang tidak bisa dikembalikan lawan dengan baik membuat ganda Indonesia ranking ke-18 dunia itu memperoleh tiga poin beruntun, menyalip lawan dan menang.
“Senang bisa menang, tapi tegang luar biasa. Kami sempat tertikung setelah unggul jauh di gim penentuan. Beruntung, kami bisa membalikkan keadaan dan memastikan Indonesia punya wakil di final. Kami akan melakukan yang terbaik di semifinal,” komentar Leo.
“Tikungan” seperti yang dikatakan Leo terjadi menjelang akhir gim ketiga, saat lawan membalikkan keadaan dari tertinggal 17-19 menjadi 20-19. Padahal, sebelumnya, Leo/Bagas unggul hingga selisih terjauh enam poin, pada skor 13-7.
Bagas menuturkan, situasi tersebut terjadi karena lawan mengubah pola pemainan dengan cepat. Lee/Yang mencegat pukulan-pukulan Leo/Bagas dari bagian depan lapangan.
“Kami kesulitan mengantisipasinya. Setelah poin 19-20, kami sudah pasrah, jadi tidak mau berspekulasi. Kami mencoba masuk saja dulu pengembaliannya. Ternyata lawan yang banyak melakukan spekulasi dan akhirnya melakukan kesalahan,” kata Bagas, juara All England 2022 besama Muhammad Shohibul Fikri.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/15/9104a6eb03361899d9d6a37872c27b0c-SabarReza10_QF_AllEngland2025_PBSI_20250314.jpg)
Persaingan Leo/Bagas dan Sabar/Reza akan menjadi yang ketiga kali setelah mereka bertemu pada 2024. Leo/Bagas memenangi pertemuan pertama pada babak kedua Jepang Terbuka, Agustus 2024, lalu dibalas Sabar/Reza pada semifinal Hong Kong Terbuka, sebulan kemudian. Masing-masing kemenangan didapat dalam dua gim.
“Semifinal akan menjadi pertandingan seru. Kami akan mempelajari lagi permainan Sabar/Reza,” kata Bagas.
Pemenang dari semifinal sesama pemain Indonesia itu akan berhadapan dengan He Ji Ting/Ren Xiang Yu (China) atau Seo Seung-jae/Kim Won-ho (Korea Selatan) dalam perebutan gelar juara.
Selain Indonesia, China juga telah memastikan perwakilan di final dengan terjadinya semifinal di antara rekan senegara pada nomor ganda campuran, tunggal putra, dan tunggal putri. China juga memiliki dua semifinalis pada ganda putri yang akan bersaing dengan pemain-pemain Jepang.
Tak hanya di All England, Indonesia memiliki semifinalis pada turnamen Ruichang Masters Super 100 di China. Satu-satunya wakil pada perempat final yang bertanding Jumat, yaitu Ester Nurumi Tri Wardoyo, melanjutkan langkah ke semifinal.
Unggulan kedua turnamen itu akan melawan atlet China, Han Qian Xi, setelah mengalahkan wakil tuan rumah lainnya, Wu Luo Yu (7) 21-18,21-19. “Lawan cukup ulet, jadi saya harus bisa menahannya. Itu yang menjadi kunci kemenangan saya pada hari ini. Kalau saya tidak bisa mengimbangi, dia akan mengontrol permainan. Saya senang akhirnya menang, meski belum tampil seratus persen,” kata Ester.
Setelah sering bersaing ketat dalam delapan pertemuan sebelumnya, kali ini, Gregoria kesulitan mengimbangi Han Yue. Pada delapan pertemuan lain, dengan statisktik menang-kalah 4-4 bagi keduanya, lima pertandingan diantaranya berakhir dalam tiga gim.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/15/2f77aaf201ebef8f3273436bce6316b0-Gregoria2_QF_AllEngland2025_PBSI_20250314.jpg)
“Kali ini, saya tidak bisa mengimbangi lawan. Tidak hanya Han Yue, siapapun pemain China yang melawan, saya tipenya selalu sama dan itu menjadi pekerjaan rumah saya. Keluar dari pola mereka tidak mudah. Itu membuat kesal atau bingung sendiri yang jadinya berbuah kesalahan,” tutur Gregoria yang gagal mewujudkan harapan lolos ke semifinal All England untuk pertama kalinya.
Berdasarkan performa yang tak diharapkan itu, tunggal putri ranking kelima dunia tersebut bertekad memperbaiki kondisi fisiknya. Dia akan menurunkan berat badan dan menambah masa otot. “Tujuannya agar pergerakan kaki saya lebih ringan. Jadi, saya bisa lebih cepat dan lincah,” katanya.
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari