Paus Fransiskus dan Paus Leo XIV menaruh perhatian yang besar kepada Gaza, Palestina. Keduanya meminta agar serangan Israel ke Gaza dihentikan.
22 Mei 2025 09:29 WIB · Foto
Masih lekat dalam ingatan kita, penampilan terakhir Paus Fransiskus saat memberkati Urbi et Orbi pada 20 April 2025. Dari balkon Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus menyampaikan rasa prihatin terhadap perang di Timur Tengah.
Ia menyebut Gaza sebagai tempat konflik yang mengerikan, menyebabkan kematian dan kehancuran, serta menciptakan situasi kemanusiaan yang dramatis dan menyedihkan.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/22/b7cfc4c9-bea7-40a4-9777-6b02466e59b9_jpg.jpg)
”Saya mohon sekali lagi agar segera dilakukan gencatan senjata di Jalur Gaza, pembebasan para sandera, dan akses terhadap bantuan kemanusiaan,” kata Paus Fransiskus dalam pesan Paskah. Ia juga mendesak masyarakat internasional bertindak dan memberikan bantuan kepada orang-orang yang kelaparan yang mendambakan masa depan yang damai.
Seruan tentang perdamaian dan imbauan untuk meletakkan senjata dan beralih ke dialog kembali diucapkan Paus Fransiskus di akhir hayatnya. Paus Fransikus wafat pada usia 88 tahun tanggal 21 April 2025.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/22/52bf8740-0dd0-4d59-8868-0f7ba4741ed3_jpg.jpg)
Senada dengan pendahulunya Paus Fransiskus, Paus Leo XIV dalam audiensi umum pertamanya di Lapangan Santo Petrus, 21 Mei 2025, kembali menekankan situasi di Gaza. Di hadapan sekitar 40.000 orang yang hadir, Paus menyerukan bantuan kemanusiaan untuk mencapai Jalur Gaza dan mengakhiri ”kepedihan hati” rakyatnya.
Mantan Kardinal Robert Prevost dari Chicago tersebut memulai audiensi dengan tur keliling piazza dengan mobil paus dan berhenti untuk memberkati beberapa bayi.
Ia memberikan salam khusus kepada beberapa kelompok peziarah. Leo berbicara dalam bahasa Inggris, Spanyol yang fasih, serta bahasa Italia.
”Saya kembali menyampaikan permohonan tulus untuk mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan yang bermartabat ke Gaza. Saya juga meminta untuk mengakhiri permusuhan yang harganya sangat mahal, dibayar oleh anak-anak, orang tua, dan orang sakit,” katanya.
Puluhan ribu warga Palestina di Gaza tewas dalam serangan yang dilancarkan Israel sejak Oktober 2023. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan. Desakan Paus Leo XIV ini diserukan sehari setelah Inggris dan sejumlah negara Eropa mengambil sikap lebih tegas terhadap Israel.
Audiensi umum mingguan merupakan Audiensi Kepausan yang diadakan setiap Rabu di Lapangan Santo Petrus atau di Aula Paulus VI. Audiensi ini menjadi kesempatan bagi umat Katolik mendengarkan pesan dari Paus, berdoa bersama, dan berinteraksi dengan komunitas Katolik lainnya. Paus biasanya menyampaikan pesan dan berkat kepada umat yang hadir. Audiensi ini merupakan salah satu tradisi penting dalam kehidupan Gereja Katolik.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/22/e321b59e-bd49-407c-b7f3-41a756f4c640_jpg.jpg)
Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Palestina, terutama di Gaza. Selama 18 bulan sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Israel melakukan serangan udara, penggerebekan, dan pengepungan di Gaza.
Serangan 7 Oktober 2023 ke Israel yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 orang yang dilakukan Hamas masih menjadi alasan Israel untuk terus menyerang wikayah Palestina hingga kini. Sebagian besar sandera telah dibebaskan dalam jeda gencatan senjata, tetapi Israel berkeyakinan bahwa Hamas masih menahan 58 sandera dan 23 di antaranya dikatakan masih hidup.
Sedikitnya 2.749 orang tewas sejak Israel melanjutkan operasinya. Jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak perang pecah menjadi 52.862 orang.
Situasi ini diperparah dengan blokade Israel terhadap semua bantuan untuk Palestina. Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 20 Mei 2025 mengeluarkan salah satu peringatan paling mendesak tentang krisis kemanusiaan dan kelaparan di wilayah Palestina. Sejak diberlakukan blokade pada 2 Maret 2025, tercatat hanya 9 truk bantuan dari 500 truk yang diizinkan melewati perbatasan untuk didistribusikan kepada warga di Gaza.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/05/22/f00bb79a-3769-4375-be8a-267053f504b2_jpg.jpg)
Semoga, kalimat pembuka audiensi Leo XIV Leo ”Damai sejahtera bagimu” segera terwujud di Gaza dan daerah-daerah lain yang masih dilanda konflik.
Penulis:
Ignatius Danu KusworoEditor:
Heru Sri KumoroPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari