Tidak hanya melawan teori waktu dengan kondisi skuad berisi para pemain veteran, Stephen Curry dan rekan-rekan juga menentang tren terbaru tim-tim juara NBA.
03 Okt 2025 06:34 WIB · Olahraga
Golden State Warriors tidak ingin menyia-nyiakan waktu Stephen Curry lagi. Menyadari sang megabintang sudah berusia 37 tahun, mereka menyambut musim baru NBA dengan sangat serius dalam perekrutan pemain. Salah satu buktinya lewat kedatangan pemain veteran dari Boston Celtics, Al Horford.
Horford, peraih juara NBA musim 2023-2024, menandatangani kontrak dua tahun bersama Warriors. ”Saya senang bisa bertanding dengannya (Curry). Tidak perlu lagi mengejarnya dan melawannya. Berada satu tim dengannya adalah sesuatu yang istimewa,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).
Bersama Celtics, center asal Republik Dominika itu sempat kalah dari Curry dan rekan-rekan pada final 2022. Dua musim berselang, Horford kembali ke final untuk meraih cincin juara pertama dalam kariernya. Dia memutuskan bergabung ke Warriors jelang musim baru seusai habis kontrak di Celtics.
Horford sudah 39 tahun. Usia itu sebenarnya sudah memasuki fase pensiun untuk pemain NBA. Meskipun begitu, sang veteran sudah membuktikan masih berada di level tertinggi dan bisa bersaing di musim lalu. Bersama Celtics, dia masih bisa tampil dalam 60 laga di musim reguler 2024-2025.
Dia pintar, bisa bertahan, dan juga pengumpan yang baik.
Pengaruhnya juga signifikan. Dia menjadi starter sebanyak 42 kali dan bermain rerata 27,7 menit. Horford masih berstatus pemain dengan jumlah menit ke-7 terbanyak di Celtics, bersaing dengan pemain muda lain. Adapun dia mampu menyumbang rerata 9 poin dan 6,2 rebound.
Profil seperti Horford sudah dinanti Warriors dalam beberapa tahun terakhir. Tim asuhan Pelatih Steve Kerr itu selalu kekurangan pemain andal di posisi center. Horford menawarkan banyak hal, mulai dari pengalaman segudang, kemampuan turun di lebih dari satu posisi, sampai kecocokan tipe bermain.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/10/03/71b1f81099e7071858b5b67d26f9cb20-Warriors_Basketball_1_.jpg)
Kerr berkata, usaha Warriors untuk membuka ruang lebih di pertahanan lawan bisa semakin mudah dengan kehadiran Horford. Horford memiliki kemampuan tembakan tiga angka di atas standar para pemain besar NBA. Rerata akurasi tembakan jauh di sepanjang kariernya mencapai 37,7 persen.
Warriors yang dikenal sebagai tim spesialis tembakan tiga angka, berkat Curry, akan semakin berbahaya. ”Itu sangat penting bukan hanya karena kami punya center yang bisa memperlebar ruang, melainkan dia adalah Al Horford. Dia pintar, bisa bertahan, dan juga pengumpan yang baik,” ujar Kerr.
Masalahnya, Horford bukan satu-satunya pemain andalan Warriors yang sudah berada di atas 35 tahun. Trio pemain andalan tim asal San Francisco tersebut juga sudah melewati fase usia emas, yaitu Curry (37), Jimmy Butler (36), dan Draymond Green (35).
Jika empat pemain itu ditampilkan sebagai starter dalam pertandingan pertama nanti, Warriors akan menciptakan sejarah baru. Mereka akan menjadi tim NBA pertama yang memulai dengan empat pemain berusia 35 tahun atau lebih dalam laga pembuka.
Curry sangat optimistis bisa melangkah jauh di musim ini dengan kombinasi kuartet veteran tersebut. ”Kami tahu ketika semua pemain sehat, kami bisa bersaing dengan tim mana pun di Wilayah Barat. Kami merasa punya peluang yang bagus untuk bersaing (juara),” kata sang point guard.
Pertanyaannya, apakah keempat pemain itu bisa terus sehat dari musim reguler sampai playoff? Seperti diketahui, Warriors kalah di semifinal wilayah musim lalu dari Minnesota Timberwolves akibat problem cedera. Sempat unggul 1-0, Warriors menyerah 1-4 setelah Curry cedera.
Di putaran pertama versus Houston Rockets, Warriors juga mengalami momen harap-harap cemas ketika Butler terjatuh dengan keras pada gim kedua. Beruntung, Butler bisa pulih tepat waktu dan kembali terlibat pada akhir seri. Warriors selamat dari sergapan skuad muda Rockets lewat tujuh gim.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2022/06/11/4469ef1f-2e5f-4b26-8467-b3b8e8a3acd6_jpg.jpg)
Akibat masalah cedera, ketersediaan Butler (70,2 persen) dan Green (74 persen) cukup rendah dalam pertandingan musim reguler lima musim terakhir. Khusus Butler, sang forward belum pernah melebih jumlah 65 penampilan di musim reguler sejak terakhir kali pada 2016-2017.
Menurut Manajer Umum Warriors Mike Dunleavy Jr, staf medis tim akan sangat berhati-hati dengan manajemen menit bermain veteran. ”Itulah gunanya memiliki skuad yang dalam. Pastinya kami akan melewatkan laga tanpa para pemain veteran, tetapi kami akan menunjukkan rotasi yang bagus,” tuturnya.
Skuad Warriors terbilang cukup dalam untuk musim baru. Mereka berhasil mendatangkan beberapa tambahan di posisi guard, seperti De’Anthony Melton dan adik kandung Curry, Seth. Mereka juga berhasil memperpanjang kontrak bintang muda Jonathan Kuminga dan guard veteran Gary Payton II.
Terlepas dari kualitas dan kedalaman skuad, Warriors sebenarnya sedang melawan arus tren tim-tim juara belakangan ini. Tiga musim terakhir, rerata usia tim juara selalu tidak lebih dari 27 tahun. Oklahoma City Thunder bahkan menjuarai musim lalu sebagai tim termuda kedua, rerata 25,6 tahun.
Thunder diperkuat oleh trio bintang muda, yaitu Shai Gilgeous-Alexander (26), Jalen Williams (24), dan Chet Holmgren (23). Bandingkan trio itu dengan kuartet Warriors, rentang usia mereka sangat jauh. Bersama realitas itu, bayangan cincin juara kelima untuk seorang Curry agaknya mulai memudar. (AP)
Penulis:
Kelvin HianusaEditor:
Wisnu Aji DewabrataPenyelaras Bahasa:
Hibar Himawan