Performa impresif Garcia membantu Real menang 5-1 atas Real Betis. Untuk kesekian kali, Garcia membuktikan bahwa lini serang Real tak hanya soal Mbappe.
05 Jan 2026 01:45 WIB · Olahraga
AFP
MADRID, SENIN — Tanpa pencetak gol utama mereka, Kylian Mbappe, Real Madrid justru tampil memukau saat mengatasi Real Betis, 5-1, di Stadion Bernabeu, Madrid, Minggu (4/1/2026). Gonzalo Garcia yang ditugaskan mengisi posisi Mbappe menjawabnya dengan hattrick. Pemain lulusan akademi Real itu menegaskan performa gemilangnya di Piala Dunia Antarklub bukanlah kebetulan.
Suatu kejadian bisa disebut kebetulan jika hanya terjadi sekali dan dalam momen yang langka. Beberapa pihak menyebut performa Garcia di Piala Dunia Antarklub yang mencetak empat gol dan satu asis dalam enam laga hanyalah sebuah kebetulan belaka. Absennya Mbappe karena sakit saat Piala Dunia Antarklub memberi berkah bagi Garcia yang mendapatkan menit bermain cukup banyak.
Setelah Mbappe kembali, pesona Garcia perlahan memudar. Pelatih Real Xabi Alonso cenderung lebih memercayai Mbappe sebagai pemimpin lini serang. Dalam situasi ini, Garcia praktis tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain. Prediksi pengamat sepak bola Spanyol yang menganggap Garcia adalah keajaiban sesaat seakan terbukti.
Namun, Garcia menepis mentah-mentah anggapan itu. Momentumnya terjadi saat Mbappe mengalami cedera keseleo lutut kiri menjelang menjamu Betis. Kehilangan Mbappe memunculkan kekhawatiran terhadap produktivitas gol Real. Mbappe adalah pencetak gol utama Real musim ini. Pemain asal Perancis itu telah mengoleksi 29 gol dalam 24 laga di semua kompetisi.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/c5b88f9a1188322de4f7ae1afa0732c2-1000048949.jpg)
Alonso tanpa ragu memercayakan pos penyerang tengah kepada Garcia, sebuah pilihan yang tidak akan pernah ia sesali kemudian. Garcia tampil menggila dengan menjadi pahlawan kemenangan Real. Ia memecah kebuntuan timnya pada menit ke-20 dengan menyambut umpan tendangan bebas Rodrygo. Pergerakan Garcia yang berupaya melepaskan diri dari penjagaan bek Betis menunjukkan kematangannya.
”Gonzalo sangat cerdik. Dia tahu bagaimana cara berlari, dia mencetak gol, sangat penting. Dia meningkatkan level tim,” kata Alonso dalam konferensi pers seusai laga, Senin (5/1/2026) dini hari WIB.
Seakan tidak cukup mencetak satu gol, Garcia kembali mengulanginya pada babak kedua. Gol keduanya jauh lebih memikat. Menerima umpan silang dari Federico Valverde, kontrol dada Garcia begitu sempurna. Ia lalu memutuskan menembak meski posisinya masih di luar kotak penalti Betis. Dengan teknik tendangan voli, Garcia mengarahkan bola ke sudut kiri bawah yang sulit dijangkau kiper Alvaro Valles.
Teknik pada gol ketiga Garcia lebih hebat lagi. Kali ini, ia melakukan tendangan backheel dengan sangat tenang dan akurat. Franco Mastantuono turut mendapat pujian karena berkontribusi memberikan umpan mendatar yang memanjakan Garcia.
”Selamat kepada Gonzalo, hari ini adalah harinya. Dia pantas mendapatkannya. Dia selalu bekerja sangat keras. Dia pantas mendapatkan hasil sebaik ini, hari ini,” kata kapten Real, Valverde.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/7c90bb5578a2c667576d3911c0e3e7f6-1000048953.jpg)
Tidak hanya Valverde, Mbappe yang menyaksikan jalannya laga dari tribune VIP pun terlihat berdiri dan bertepuk tangan setiap kali Garcia mencetak gol. Satu-satunya momen perusak kebahagiaan Real hanyalah gol balasan Betis yang dicetak Cucho Hernandez pada menit ke-66. Gol Hernandez bermula dari transisi bertahan Real yang sangat lamban.
Selain tiga poin, Real turut mendapatkan hadiah besar lainnya dari laga kontra Betis. Dari sini terbukti bahwa ”Los Blancos” tidak hanya soal Mbappe seorang. Kritik yang menyebutkan Real terlalu bergantung pada ketajaman Mbappe tidak sepenuhnya benar. Di saat Mbappe absen, banyak pemain lain yang bisa menggantikan.
Mampu produktif tanpa Mbappe adalah hal menarik dalam kemenangan telak Real. Fakta unik lainnya ialah kelima gol Real di laga ini semuanya dicetak oleh produk akademi klub ”La Fabrica”.
Selain Garcia, ada Raul Asencio yang melesakkan gol ketiga Real, memanfaatkan umpan sepak pojok. Fran Garcia yang masuk sebagai pemain pengganti menutup pesta kemenangan Real melalui sontekannya beberapa detik menjelang laga usai.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/01/05/15271a62f68531279486203ae745e32f-1000048952.jpg)
Produktivitas para jebolan La Fabrica bak menampar jajaran petinggi Real yang masih mempertahankan DNA merekrut pemain bintang. Garcia, Fran, dan Asencio menegaskan, lulusan akademi Real pun sanggup tampil impresif saat dibutuhkan.
Kemenangan telak atas Betis ini bisa dikatakan salah satu penampilan terbaik Real musim ini. Fakta ini cukup ironis lantaran Real justru mampu tampil baik saat mengandalkan pemain-pemain lulusan akademi.
Berkat kemenangan ini, Real kembali menipiskan jarak dengan Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Selisih kedua tim yang sebelumnya tujuh poin kini terpangkas jadi empat poin. Barca masih memimpin dengan 49 poin, sedangkan Real menguntit di posisi kedua dengan 45 poin. (REUTERS)
Penulis:
I Gusti Agung Bagus Angga PutraEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto