Gyokeres Menangkan Hati Arsenal, Misi Balas Dendam Dimulai

Pengorbanan besar Gyokeres bersama sang agen berbuah manis. Dia bisa kembali lagi ke Liga Inggris, kali ini bersama Arsenal, untuk menjalankan misi balas dendam.

14 Jul 2025 19:26 WIB · Olahraga

Oleh Kelvin Hianusa

Saat musim panas sebelumnya hingga Juni lalu, Arsenal masih memprioritaskan penyerang RB Leipzig, Benjamin Sesko, sebagai target utama transfer. Namun, striker Sporting CP, Viktor Gyokeres, menyalip di tikungan terakhir. Usaha dan pengorbanan Gyokeres bersama sang agen sukses menggerakkan Arsenal.

Saga transfer Gyokeres menemukan titik terang. Menurut The Athletic, Arsenal dan Sporting telah menyetujui paket transfer sebesar 73,5 juta euro (Rp 1,39 triliun) pada Minggu (13/7/2025) WIB. Drama negosiasi selama beberapa pekan ke belakang, termasuk penolakan Gyokeres kembali berlatih bersama Sporting, berakhir manis.

Agen Gyokeres, Hasan Cetinkaya, menjadi pemecah kebuntuan negosiasi di detik-detik akhir. Dia merelakan komisinya agar transfer itu terjadi. Besaran komisi itu mencapai jutaan euro. Adapun terdapat perbedaan valuasi 5-10 juta euro antara Arsenal dan Sporting yang membuat negosiasi mandek.

Cetinkaya meneruskan pengorbanan besar yang telah dilakukan sang pemain. Saat negosiasi awal, menurut media Portugal Record, Gyokeres sepakat memangkas 2 juta euro dari kesepakatan total gajinya selama lima tahun di Arsenal. Uang itu digunakan untuk mengompensasi nilai transfernya.

Gyokeres juga mengultimatum Sporting. Dia menagih kata-kata presiden klub, Frederico Varandas, yang berjanji akan melepasnya pada musim panas ini. Penyerang 27 tahun itu menegaskan tidak akan kembali ke Sporting. Ucapan itu dibuktikan pada Sabtu lalu, batas terakhir liburnya, dia mangkir dari latihan pramusim.

Tindakan Gyokeres sangat berisiko. Dia mempertaruhkan kariernya di Sporting. Jika transfer batal, sang penyerang akan dipaksa bermain atau justru ditepikan. ”Jika mereka tidak mau membayar nilai yang adil untuk Viktor, kami akan sangat nyaman dengan situasi ini untuk tiga tahun ke depan (sampai kontrak habis),” ujar Varandas.

Viktor Gyokeres, penyerang Sporting Lisbon, merayakan gol pertamanya ke gawang Manchester City pada gim Liga Champions, Rabu (6/11/2024), di Stadion Jose Alvalade. Ia memborong tiga gol dari keunggulan 4-1 Sporting.

Menariknya, sejak awal rumor berkembang, Gyokeres hanya menginginkan Arsenal. Berdasarkan laporan jurnalis spesialis transfer Fabrizio Romano, pemain tim nasional Swedia itu menolak banyak tawaran, termasuk dari klub-klub Arab Saudi yang menawarkan gaji jauh lebih besar dibandingkan Arsenal.

Pada akhirnya, upaya dan pengorbanan itu yang membuat Arsenal berubah pikiran. Manajer Arsenal Mikel Arteta sebenarnya lebih memprioritaskan Sesko. Penyerang 22 tahun tersebut sudah didekati sejak musim panas lalu. Namun, ”Si Meriam” tidak berhasil menemukan titik tengah harga dengan Leipzig.

Leipzig mematok harga 80-100 juta euro untuk Sesko. Sementara itu, Sesko dan agennya juga sangat pasif untuk mengakselerasi transfer. Berbeda dengan Gyokeres yang justru menjemput bola. Adapun berkat kegigihan Gyokeres, Arsenal membayar jauh lebih murah dari klausul pelepasan senilai 100 juta euro.

Pencarian Arsenal terhadap sosok mesin gol pun berakhir. Gyokeres merupakan salah satu pemain terbaik di posisinya saat ini. Dia sudah mencetak 68 gol dari 66 penampilan di Liga Portugal dalam dua musim terakhir. Jumlah itu merupakan yang terbanyak dari seluruh pemain di sepuluh liga terbesar Eropa sejak musim 2023-24.

Balas dendam

Gyokeres kembali ke Liga Inggris dengan membawa dendam masa lalu. Dia pernah bermain untuk klub Inggris Brighton and Hove Albion selama 2018-2021, tetapi tidak pernah tampil satu detik pun di liga paling kompetitif sedunia tersebut. Rekam jejak itu pula yang kemudian menjadi tanda tanya terbesar untuk sang striker.

Gyokeres hanya bermain delapan kali untuk Brighton di Piala FA dan Piala Liga, serta menyumbang satu gol dan satu asis. ”Saya menghabiskan beberapa tahun di sana tanpa bisa bermain satu laga pun. Jadi, tentu saja, itu sesuatu yang ingin saya lakukan. Itu akan menjadi balas dendam yang luar biasa,” katanya kepada L’Equipe, Sabtu lalu.

Leipzig's Benjamin Sesko misses to score against Real Madrid's goalkeeper Andriy Lunin during the Champions League round of 16 first leg soccer match between RB Leipzig and Real Madrid at the Red Bull arena stadium in Leipzig, Germany, Tuesday, Feb. 13, 2024. (AP Photo/Matthias Schrader)

Penampilan terbanyak Gyokeres di Inggris diciptakan bersama tim divisi kedua Conventry City. Dia menghasilkan 38 gol dan 15 asis dalam dua musim di Liga Championship (2021-22 dan 2022-23). Adapun setelah penampilan apik di Conventry, pemain setinggi 189 sentimeter itu pindah ke Sporting.

Rekor gol Gyokeres di Portugal sangat mengesankan. Dia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Portugal dalam dua musim terakhir. Masalahnya, kualitas kompetisi tersebut sering diragukan. Berdasarkan analisis performa Opta, level kompetitif Liga Portugal bahkan masih di bawah divisi kedua Liga Inggris.

Sejarah membuktikan itu. Para penyerang hebat di Liga Portugal nyaris selalu kesulitan saat pindah ke klub lain. Sebelum Gyokeres, penyerang Iran, Mehdi Taremi, merupakan peraih Sepatu Emas Liga Portugal musim 2022-23 (22 gol). Setelah pindah ke Inter Milan pada musim panas lalu, Taremi hanya menyumbang satu gol dari 26 penampilan di Liga Italia.

Penyerang Liverpool Darwin Nunez menjadi contoh paling relevan. Dia datang ke Liga Inggris tepat setelah menjadi pencetak gol terbanyak Liga Portugal musim 2021-2022 (26 gol). Nunez masih sulit mencari ritme terbaik bersama Liverpool hingga saat ini, baru mencetak 25 gol di liga selama tiga musim terakhir.

Terlepas dari sejarah yang tidak berpihak, Gyokeres tetap percaya diri. Jumlah gol tersebut membuktikan insting tajamnya. Dia meyakini berada di satu level dengan penyerang kelas dunia lain, seperti Harry Kane (Bayern Muenchen) dan Erling Haaland (Manchester City).

”Saya jelas salah satu dari mereka. Sulit untuk menentukan peringkat saya, tetapi ya saya sekarang berada di level yang sama dengan mereka. Apa yang saya capai di Sporting, saya yakin bisa mencapai itu di mana pun. Anda belum melihat performa terbaik dari Gyokeres,” tuturnya. (AP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Kelvin Hianusa
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Teguh Candra