Juventus berambisi menjaga tren kemenangan di awal musim ini ketika bertandang ke kandang Genoa, Minggu. Kenan Yildiz kunci kreasi gol ”Si Nyonya Tua”.
30 Agt 2025 16:48 WIB · Olahraga
GENOA, SABTU — Juventus menyambut musim 2025-2026 dengan skuad yang belum paripurna menurut pelatih Igor Tudor. Meski begitu, ”Si Nyonya Besar” memiliki Kenan Yildiz yang telah memupus keraguan menjadi optimisme untuk bersaing di papan atas Liga Italia.
Tuttosport menyebut Tudor telah melakukan pertemuan dengan petinggi Juve, salah satunya Direktur Umum Juve Damie Comolli, pada awal pekan ini untuk membahas transfer pemain di sisa jendela transfer musim panas yang rampung Senin (1/9/2025). Tudor menuntut penguatan kedalaman skuad untuk bersaing di tiga kompetisi musim ini, seperti Liga Italia, Liga Champions, dan Coppa Italia.
Tudor menginginkan penguatan di sektor penyerang tengah, bek/gelandang sayap, serta gelandang tengah. Khusus untuk penyerang, Juve sudah semakin dekat mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain untuk merekrut Randal Kolo Muani.
Skema peminjaman dengan obligasi pembelian musim depan menjadi strategi transfer Juve untuk Muani. Striker asal Perancis itu telah mengumpulkan 10 gol dari 22 gim bersama Juve pada paruh kedua musim 2024-2025.
Di pos bek/gelandang sayap, Juve tengah merampungkan finalisasi transfer bek sayap kanan Lille, yakni Edon Zhegrova. Adapun untuk gelandang tengah, target utama Juve adalah pemain Brighton & Hove Albion, yakni Matt O’Riley.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/00c24191b1b2ec3e031df5e7ce454cb3-wires_photo_2025_08_30T163853.769.jpg)
Terlepas dari kondisi skuad yang masih perlu penambahan personel, Juve bersama Tudor mampu memulai persaingan musim dengan baik berkat menaklukkan Parma 2-0, pekan lalu. Kemenangan perdana itu didorong berkat performa apik permata sekaligus ikon baru, Kenan Yildiz.
Pemain tim nasional Turki itu menjadi arsitek bagi gol Jonathan David dan Dusan Vlahovic. Dua asis menjadi penanda peran Yildiz akan semakin penting untuk Si Nyonya Besar di musim ini. Ia terlihat kian nyaman mengenakan seragam nomor 10 di Juve nan ikonik.
Penampilan Yildiz bakal menjadi kunci bagi Juve untuk menjalani gim tandang perdana di kampanye kompetisi 2025-2026. Juve datang ke markas Genoa, Stadion Luigi Ferraris, untuk menjalani gim pekan kedua Liga Italia, Minggu (31/8/2025) pukul 23.30 WIB.
Yildiz mengaku mulai nyetel dengan David di lini serang Juve. Ia berharap koneksi dengan rekan barunya itu bisa membantu Juve menjalani konsistensi di musim ini.
”Kami harus memiliki mentalitas untuk meraih hasil positif laga demi laga. Kami tidak perlu melihat terlalu jauh untuk membahas target tertentu karena kompetisi baru dimulai,” tutur Yildiz, dilansir laman klub, Sabtu (30/8/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/18b084f2bc2659f3605dc3ae395536a8-wires_photo_2025_08_30T163858.938.jpg)
Dalam skema 3-4-2-1 arahan Tudor, Yildiz memiliki keleluasaan bermain di belakang penyerang tunggal yang ditempati David. Ia saling mengisi untuk bergerak bebas mengkreasi serangan bersama Francisco Conceicao. Kepandaian Yildiz dan Conceicao mengelabui lawan dalam duel satu lawan satu adalah kunci Juve membuka ruang rapat pertahanan lawan.
Tudor menyebut peran pemain di sisi tepi zona permainan amat penting untuk menyajikan gol bagi timnya. Ia menyatakan ketika menghadapi Parma permainan membaik di babak kedua setelah ada perubahan permainan dari sisi sayap.
”Kami mendistribusikan bola lebih cepat di sayap yang membantu tim meraih kemenangan. Gim-gim awal wajar berjalan sulit. Namun, saya yakin kami akan bertumbuh di setiap pertandingan,” ucap Tudor, seperti dikutip Tuttosport.
Selain lini depan, Tudor juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam bertahan. Kehadiran kembali bek tengah, Gleison Bremer, dari cedera parah pada awal musim lalu menjadi suntikan penguatan pertahanan bagi Si Nyonya Besar.
Bremer tidak sekadar tampil taktis dan tanpa kompromi. Ia juga piawai memimpin komando di jantung pertahanan untuk membantu dua tandemnya, yakni Federico Gatti dan Lloyd Kelly. Bahkan, ketika bermain dengan 10 pemain menghadapi Parma akibat kartu merah Andrea Cambiasso, pada menit ke-83, kualitas pertahanan Juve tidak goyah.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/30/ee87c8de540e00f0ed3aaffc42312a4c-wires_photo_2025_08_30T164123.900.jpg)
”Tugas saya adalah memastikan tim tidak kemasukan. Saya merasakan kesulitan menjaga intenisitas permainan karena sudah lama tidak menjalani gim ofisial. Akan tetapi, bertambahnya menit bermain, menumbuhkan kembali kepercayaan diri saya,” ucap Bremer.
Pertahanan yang baik menjadi kunci bagi Juve menjaga tren kemenangan di awal musim ini. Meskipun memegang rekor baik kontra Genoa berkat dua kemenangan pada duel musim lalu, Juve pernah merasakan kekalahan 1-2 dari ”Si Merah Biru”, julukan Genoa, pada 6 Mei 2022 di Luigi Ferraris.
Sementara itu, Genoa memulai musim ini dengan hasil remis di kandang kontra Lecce. Tampil lebih dominan menyerang, Si Merah Biru gagal membongkar pertahanan kokoh Lecce. Pekerjaan rumah bagi Pelatih Genoa Patrick Vieira untuk membenahi kreativitas dan efektivitas serangan timnya.
Gelandang serang asal Romania, Nicolae Stanciu, akan tetap menjadi andalan Vieira untuk mengejutkan Juve. Penyerang muda pinjaman dari AC Milan, yakni Lorenzo Colombo, berpeluang menjadi andalan utama Genoa di lini serang.
”Saya tidak berpikir kami diremehkan merujuk siapa pun lawannya. Kami adalah tim yang bekerja dengan kerendahan Hati. Kami masih tumbuh untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kombinasi antarlini yang tepat,” kata Vieira dilansir Genova24. (AFP)
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto