Harga tiket Piala Dunia 2026 yang sangat tinggi mengundang protes kelompok suporter. Mereka mendesak FIFA menghentikan sementara penjualan tiket.
13 Des 2025 17:00 WIB · Olahraga
AP
Kelompok suporter sepak bola menuduh FIFA telah melakukan ”pengkhianatan” terkait harga tiket Piala Dunia 2026 yang tidak masuk akal. Federasi sepak bola internasional ini mengalokasikan 8 persen tiket bagi asosiasi sepak bola tim yang lolos untuk dijual kepada para pendukung paling militan tim masing-masing.
Akan tetapi, daftar harga yang yang dirilis federasi sepak bola Jerman mengungkap fakta harga tiket selangit untuk ajang yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu. Harga untuk babak penyisihan grup bervariasi, mulai dari 180 dollar AS (Rp 2,99 juta) hingga 700 dollar AS (Rp 11,6 juta).
Sementara harga terendah untuk partai final adalah 4.185 dollar AS (Rp 69,6 juta), sedangkan yang tertinggi 8.680 dollar AS (144,4 juta). Di pasaran sekunder, tiket final yang akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, 19 Juli 2026, itu telah ditawarkan seharga 11.000 dollar AS (Rp 183 juta).
Selain harga yang dinilai di luar kewajaran, yang dipermasalahkan adalah perbedaan pernyataan FIFA terkait harga tiket. Sebelumnya, FIFA menyebut bahwa harga tiket yang tersedia untuk babak penyisihan grup hanya 60 dollar AS (Rp 998.000), sedangkan AS saat melakukan penawaran (bidding) tuan rumah tujuh tahun lalu menawarkan ratusan ribu tiket seharga 21 dollar AS (Rp 349.000) saja.
Organisasi suporter Eropa, Football Supporters Europe (FSE), menggambarkan harga saat ini ”sangat mahal”. ”Ini adalah pengkhianatan besar terhadap tradisi Piala Dunia, mengabaikan kontribusi para pendukung terhadap ajang itu,” demikian bunyi pernyataan FSE, Kamis (11/12/2025).
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/06/9e748eb617781ed3d1f79493f98493ca-WCup_Draw_Soccer_134545347.jpg)
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) juga telah membagikan informasi harga kepada kelompok pendukung tim ”Tiga Singa”, England Supporters Travel Club (ESTC). Dari harga yang ditawarkan itu, seorang suporter harus merogoh kocek hingga 7.000 dollar AS (Rp 116 juta) untuk membeli tiket mulai dari penyisihan grup hingga partai final.
Pada September lalu, FIFA menyatakan bahwa harga tiket yang tersedia di laman mereka akar berkisar 60 dollar AS untuk laga-laga penyisihan grup hingga 6.730 dollar AS untuk partai final. Meski demikian, FIFA menyatakan bahwa harga tersebut bisa berubah setelah pertama kalinya mereka mengadopsi kebijakan harga tiket dinamis untuk Piala Dunia.
Harga tiket Piala Dunia 2026 berlipat-lipat lebih tinggi dibandingkan tiket untuk Piala Dunia Qatar 2022. Empat tahun lalu, harga tiket bervariasi, berkisar 70 dollar AS hingga 1.600 dollar AS. Adapun terakhir kali AS menggelar Piala Dunia pada 1994, harga tiket bervariasi mulai dari 25 dollar AS hingga 475 dollar AS.
”Dengan harga yang ditetapkan FIFA, kami terkejut. Ini ulah segelintir orang yang mencoba menghasilkan uang sebanyak mungkin dari turnamen ini. Dan, kami percaya pendekatan ini membahayakan esensi turnamen itu sendiri,” kata Direktur Eksekutif FSE Ronan Evain kepada Reuters.
Tiket tersedia dalam empat kategori, dengan kursi terbaik di kategori 1. Sementara dalam daftar harga yang dirilis federasi sepak bola Jerman, hanya ada tiga kategori.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/12/06/57d469cc80045ae4dc2922fd473faadf-cropped_image.jpg)
Harga tiket terendah untuk pertandingan babak penyisihan grup Jerman adalah 180 dollar AS, ketika melawan Curacao di Houston. Adapun harga termurah jika Jerman mencapai semifinal adalah 920 dollar AS dan bisa naik hingga 1.125 dollar AS.
”Untuk pertandingan final, harga tiket akan naik hingga sekitar 4.000 dollar AS. Anda membutuhkan penggemar, Anda membutuhkan semangat di tribune, Anda membutuhkan warna, Anda membutuhkan atmosfer. Dengan harga seperti ini, semua itu tidak akan terjadi,” tutur Evain.
FSE mendesak FIFA untuk menghentikan sementara penjualan tiket melalui asosiasi sepak bola negara peserta hingga ditemukan solusi bersama. ”Hingga solusi yang menghormati tradisi, universalitas, dan signifikansi budaya Piala Dunia ditemukan,” demikian FSE.
FIFA meluncurkan fase ketiga penjualan tiket secara luas pada Kamis (11/12/2025). Para penggemar kini dapat mendaftar untuk pertandingan tertentu untuk pertama kalinya melalui ”Undian Seleksi Acak”. Setelah undian fase grup pekan lalu, jadwal yang diperbarui telah diterbitkan.
Itu berarti para penggemar mengetahui kapan dan di mana pemain seperti Lionel Messi dan Argentina akan bermain. Undian tiket sebelumnya bersifat tertutup karena periode kualifikasi bahkan belum selesai dan undian belum dilakukan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/11/21/1ca01eb716ec83e85e4be9558818807d-AFP_84M94ZQ.jpg)
Negara-negara peserta kini telah mengetahui grup mereka, begitu pun jalur perjalanan sepanjang turnamen. Messi dan Cristiano Ronaldo, misalnya, dapat bertemu dalam perempat final di Kansas City jika Argentina dan Portugal sama-sama memuncaki grup masing-masing.
Hanya, tidak semua penggemar dijamin mendapatkan tiket untuk pertandingan yang mereka ajukan. Pengundian dibuka pada 11 Desember dan ditutup pada 13 Januari 2026.
FIFA menyatakan bahwa permohonan tiket dapat diajukan kapan saja selama periode ini dan waktu pengajuan tidak akan memengaruhi peluang keberhasilan. Penggemar dapat mengajukan permohonan melalui situs web FIFA untuk maksimal empat tiket per rumah tangga per pertandingan dan maksimal 40 tiket selama turnamen.
Evain mengatakan, kebijakan harga FIFA tersebut akan mendorong banyak pendukung biasa melampaui kemampuan finansial mereka. Menurut dia, banyak penggemar harus mengambil risiko finansial untuk bepergian ke AS menonton sepak bola, terutama jika mereka berkeluarga.
”Biayanya sekitar 30.000 dollar AS untuk keluarga berempat. Sebagian besar penggemar sepak bola tidak mampu membayar ini. Bahkan di Eropa,” kata Evain. (AP/REUTERS)
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Antonius Tomy TrinugrohoPenyelaras Bahasa:
Nanik Dwiastuti