Persiapan Kualifikasi Piala Dunia, Indonesia Menjamu Taiwan dan Lebanon

Tim nasional Indonesia siap menghadapi Taiwan dan Lebanon dalam laga persahabatan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.

04 Sep 2025 20:27 WIB · Olahraga

Oleh Ambrosius Harto

SURABAYA, KOMPAS — Tim nasional Indonesia akan menjalani laga persahabatan internasional atau FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. Indonesia melawan Taiwan pada Jumat (5/9/2025) dan Lebanon pada Senin (8/9/2025).

Bagi tim ”Garuda”, kedua laga itu cukup penting sebagai persiapan ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia Amerika Serikat-Meksiko-Kanada 2026. Indonesia berada di Grup B putaran keempat kualifikasi dengan jadwal melawan tuan rumah Arab Saudi (ranking ke-59) pada 8 Oktober 2025 dan Irak (ranking ke-58) pada 11 Oktober 2025.

Untuk match day di Surabaya, Indonesia dijadwalkan melawan Kuwait. Namun, dua pekan lalu, Kuwait (ranking ke-138) menyatakan mundur. Dalam waktu singkat, Indonesia gagal mendapat pengganti. Kuwait dipandang lawan ideal untuk mengetahui pola permainan tim-tim Timur Tengah, yakni Arab Saudi dan Irak.

Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda yang kini pelatih kepala Indonesia, mengatakan sebenarnya kecewa dengan mundurnya Kuwait. Namun, saat ini Indonesia telah siap untuk melawan Taiwan dan Lebanon.

Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, saat melawan timnas Bahrain dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0. KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA) 26-03-2025

”Kami siap, semangat tim amat bagus, dan menginginkan kemenangan,” kata Kluivert dalam jumpa pers sebelum latihan di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (4/9/2025) petang. Legenda didikan Ajax Amsterdam ini menganggap kedua laga di Surabaya bukan sekadar uji coba, melainkan kesiapan serius untuk kualifikasi.

Kluivert melanjutkan, kedalaman skuad Garuda hampir lengkap. Kedatangan sejumlah pemain masih dinanti, terutama bek Calvin Verdonk (28) dari Lille. Selain itu trio serang yang baru dinaturalisasi, yakni Adrian Wibowo (19) dari Los Angeles, Mauro Zijlstra (20) dari Volendam, dan Miliano Jonathans (21) dari Utrecht.

Bek Rizky Ridho (23) dari Persija Jakarta menambahkan, suasana tim juga baik. Indonesia dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk menjamu Taiwan dan Lebanon. Indonesia ingin menang sehingga memantapkan persiapan menuju Arab Saudi.

Dalam temu sapa penggemar dan pelanggan IM3 dan 3, kiper Emil Audero Mulyadi (28) dari Cremonese mengatakan, laga persahabatan internasional penting untuk dijalani. Melawan Taiwan jangan dilihat sebagai uji coba, tetapi kesungguhan untuk persiapan.

Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, merayakan kemenangan bersama suporter setelah mengalahkan China dalam laga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). Indonesia mengalahkan China dengan skor 1-0.

KOMPAS/ADRYAN YOGA PARAMADWYA (YGA)
05-06-2025

Mengutip laman 11v11, Indonesia dan Taiwan tercatat tiga kali berhadapan. Hasilnya, Indonesia menang 2-0 dalam laga kandang persahabatan internasional pada 24 November 2010. Selain itu, menang 2-1 pada 7 Oktober 2011 dan 3-0 pada 11 Oktober 2021 di playoff Piala Asia.

Secara statistik, Indonesia amat superior daripada Taiwan. Namun, Kluivert mengingatkan tim asuhannya untuk tidak jemawa. Laga persahabatan internasional harus dijalani dengan baik, berakhir dengan kemenangan, dan meningkatkan persiapan untuk kualifikasi Piala Dunia.

Bek Dean James (25) dari Go Ahead Eagles menyatakan, perjalanan menuju Piala Dunia sangat perlu diperjuangkan. Menembus putaran final turnamen sepak bola terakbar sejagat ini adalah impian semua pemain.

Indonesia belum pernah lolos meskipun tercatat masuk edisi ke-3 Piala Dunia Perancis 1938 sebagai Hindia Belanda atau sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.


Kerabat Kerja

Penulis:

Ambrosius Harto
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nanik Dwiastuti