Indonesia Terpuruk di Perempat Final Kejuaraan Asia Bulu Tangkis

Indonesia memiliki tujuh wakil yang tampil dalam perempat final Kejuaraan Asia Bulu Tangkis. Lima di antara mereka tersingkir.

11 Apr 2025 23:26 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

NINGBO, JUMAT — Tampilnya tujuh wakil dalam perempat final Kejuaraan Asia Bulu Tangkis, termasuk tiga ganda putra, menjadi kabar baik bagi Tim Indonesia. Situasi berubah seusai berlangsungnya pertandingan dengan hanya dua wakil yang menang.

Dari tujuh wakil yang bersaing di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Jumat (11/4/2025), hanya Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang menang. Selebihnya, pemain Indonesia kalah dari pemain-pemain China, Jepang, dan Malaysia.

Sebanyak tujuh wakil itu—sama seperti Jepang—menjadi jumlah terbanyak kedua setelah China yang memiliki 14 perempatfinalis. Dominasi skuad tuan rumah ini berlanjut dengan lolosnya 11 wakil ke semifinal yang akan berlangsung Sabtu.

Setelah Jafar/Felisha menyingkirkan ganda campuran ranking ketiga dunia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia) 21-15, 21-11 pada perempat final Sesi I, ”Merah Putih” menaruh harap pada empat wakil yang bermain pada Sesi II. Tiga di antara empat wakil itu adalah pemain-pemain ganda putra.

Leo/Bagas mengawali performa skuad Indonesia dengan baik setelah mengalahkan Liu Kuang Heng/Yang Po Han (Taiwan) 21-16, 21-17. Seperti Jafar/Felisha, Leo/Bagas dipastikan mendapat medali perunggu dengan lolos ke semifinal.

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana mengalahkan Takuchi Nomura/Yuichi Shimogami (Jepang) 22-20, 21-17 pada babak pertama Kejuaraan Asia Bulu Tangkis. Pertandingan berlangsung di Ningbo, China, Rabu (9/4/2025).

Seusai mengalahkan Liu/Yang, Leo mengungkapkan harapan agar rekan-rekannya turut melaju ke semifinal. Jika harapan itu tercapai, ganda putra Indonesia pun dipastikan memiliki setidaknya satu wakil di final karena Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berada di paruh undian yang sama, yaitu di paruh bawah. Sementara itu, Leo/Bagas akan berhadapan dengan Chen Bo Yang/Liu Yi (China) yang menyingkirkan unggulan teratas, Goh Sze Fei/Nur Izuddin (Malaysia).

Pernyataan Leo akhirnya hanya menjadi harapan belaka karena dia dan Bagas justru menjadi satu-satunya ganda putra Indonesia tersisa. Fikri/Daniel gagal mengulang kemenangan atas andalan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang, di hadapan publik mereka seperti yang terjadi pada babak kedua China Terbuka 2024. Kali ini, Fikri/Daniel kalah 19-21, 19-21.

”Lawan bermain sangat baik. Sebenarnya, kami bisa mengimbangi dan sempat unggul, tetapi ada kesalahan-kesalahan kecil yang membuat hasil pertandingan jadi berbeda. Kami harus bisa lebih konsisten. Jangan hari ini menang, besoknya kalah,” tutur Daniel.

Kekalahan Fikri/Daniel menghilangkan peluang terjadinya semifinal sesama ganda putra Indonesia meski masih ada harapan menambah semifinalis dari Fajar/Rian yang tampil pada partai terakhir di Lapangan II. Akan tetapi, Fajar/Rian pun turut tersingkir saat melawan Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Setelah kehilangan gim pertama, Fajar/Rian benar-benar tak dapat mengimbangi permainan Chia/Soh hingga akhirnya kalah 16-21, 11-21.

Juara bertahan All England, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, tersingkir pada babak kedua. Mereka kalah dari Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju di Birmingham, Kamis (13/3/2025)

Pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertama ganda putra Indonesia dengan pemain Malaysia yang dilatih Herry Iman Pierngadi. Mantan pelatih ganda putra dan campuran pelatnas bulu tangkis Indonesia itu melatih tim nasional Malaysia sejak Februari 2025 dan Kejuaraan Asia menjadi momen pertama tugas Herry dalam turnamen.

”Agak aneh melihat koh Herry di sisi seberang karena sudah banyak tahun kami lewati bersama beliau sebagai pelatih. Tapi, tadi kami mencoba bermain profesional saja,” komentar Fajar.

Rian menilai, tentu ada keuntungan saat ganda putra Malaysia bertemu Indonesia dengan adanya Herry. ”Tetapi, tinggal bagaimana kami mengantisipasi permainan Malaysia saat di lapangan. Pada pertandingan tadi, kami banyak melakukan kesalahan dan hasilnya di luar ekspektasi,” ujarnya.

Hasil perempat final Indonesia

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu-Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia/3) 21-15, 21-11

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari-Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China/1) 4-21, 15-21

Jonatan Christie (2)-Lu Guang Zu (China) 13-21, 13-21

Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi-Nami Matsuyama/Chiharu Shida (Jepang/3) 16-21, 16-21

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana-Liu Kuang Heng/Yang Po Han (Taiwan) 21-16, 21-17

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin-Liang Wei Keng/Wang Chang (China/2) 19-21, 19-21

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (3)-Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia/6) 16-21, 11-21


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto