Inginkan Manchester United, Hasrat Janggal Benjamin Sesko

Keinginan Sesko bergabung dengan Manchester United menyibak kembali peran merek dalam sepak bola. MU masih jadi preferensi meski tidak tampil di Eropa musim depan.

07 Agt 2025 11:15 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

MANCHESTER, KAMIS — Upaya Newcastle United mendatangkan Benjamin Sesko terancam kandas setelah sang pemain disebut lebih tertarik bergabung dengan Manchester United. Hasrat Sesko itu cukup janggal mengingat Newcastle menawarkan kesempatan tampil di Liga Champions Eropa musim depan. Peran merek MU yang telanjur kuat di sepak bola Inggris sedikit banyak diperkirakan akan memengaruhi keputusan Sesko.

Selain menit bermain, kesempatan tampil di turnamen bergengsi biasanya menjadi faktor penarik seorang pesepak bola dalam memutuskan tujuan bersama klub baru. Hal ini tidak berlaku bagi Sesko yang belakangan kerap dikaitkan dengan Newcastle dan MU.

Menurut laporan The Athletic, Sesko disebut lebih tertarik menjadi bagian dari MU alih-alih mendapatkan kesempatan tampil di Liga Champions Eropa bersama Newcastle. 

”Manchester United hampir mencapai kesepakatan untuk merekrut Benjamin Sesko dari RB Leipzig. MU telah bersaing dengan Newcastle untuk mendapatkan penyerang berusia 22 tahun itu,” tulis David Ornstein dari The Athletic, Kamis (7/8/2025) dini hari WIB.

”Namun, Sesko ingin bergabung dengan MU dan semua pihak kini telah mengetahui hal itu, seiring dengan kemajuan negosiasi untuk memenuhi harapan Leipzig. Meskipun belum ada kesepakatan antarklub, situasinya sedang bergerak ke arah itu,” lanjut Ornstein.

Leipzig's Benjamin Sesko misses to score against Real Madrid's goalkeeper Andriy Lunin during the Champions League round of 16 first leg soccer match between RB Leipzig and Real Madrid at the Red Bull arena stadium in Leipzig, Germany, Tuesday, Feb. 13, 2024. (AP Photo/Matthias Schrader)

Sesko telah menjadi komoditas panas pada bursa transfer musim panas ini. Penyerang timnas Slovenia itu tampil menjanjikan dengan mencetak 21 gol di semua kompetisi untuk Leipzig musim lalu. 

Newcastle yang membutuhkan penyerang tengah baru, sebagai antisipasi untuk kepergian Alexander Isak, sebelumnya menjadi pihak terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Sesko. ”The Magpies” awalnya mengajukan tawaran sebesar 75 juta euro ditambah 5 juta euro sebagai add ons (tambahan) sebelum menambahnya menjadi 80 juta euro.

Dalam waktu 24 jam, MU bergerak mendahului Newcastle dengan tawaran 75 juta euro ditambah 10 juta euro add ons. Melihat manuver MU, Newcastle terus berupaya meningkatkan tawaran. Terakhir, Newcastle menawar sebesar 82,5 juta euro ditambah 2,5 juta euro. Tawaran itu lalu diterima oleh Leipzig. 

Meski Leipzig sepakat dengan angka yang ditawarkan Newcastle, teka-teki pelabuhan mana yang akan dituju Sesko tetap bergantung pada keputusan sang pemain. Berdasarkan rumor terbaru, Sesko sepertinya lebih condong memilih MU yang tidak tampil di kompetisi antarklub Eropa musim depan dibandingkan dengan Newcastle. 

Jika transfer Sesko ke MU benar-benar terwujud, ini akan menjadi pukulan telak bagi Newcastle. Klub arahan Manajer Eddie Howe itu sebelumnya selalu gagal mendapatkan target pemain incaran.

Liverpool's French striker #22 Hugo Ekitike kicks the ball in the air as he celebrates the team's second goal during the second of two pre season friendly football matches between Liverpool and Athletic Bilbao at Anfield in Liverpool, north west England on August 4, 2025. (Photo by Darren Staples / AFP)

Klub yang bermarkas di St James Park itu berulang kali ditelikung oleh rival-rivalnya. Hugo Ekitike, Bryan Mbeumo, James Trafford, Joao Pedro, dan Liam Delap merupakan para pemain incaran Newcastle. Namun, mereka lebih memilih bergabung dengan klub-klub ”big six” Inggris.

Peran merek

Sukses menjuarai Piala Carabao dan lolos ke Liga Champions musim depan tidak menjadi jaminan Newcastle cukup menarik bagi para pemain untuk bergabung. Pada titik inilah merek (brand) klub memainkan peranan penting.

Terkadang, pengaruh brand melampaui kesempatan tampil di kompetisi bergengsi. Hal ini pula yang pada akhirnya memengaruhi preferensi Sesko untuk lebih memilih MU. 

Dibandingkan dengan Newcastle, brand MU jauh lebih dikenal. Bersama Liverpool, MU merupakan klub tersukses di Inggris dengan koleksi 20 gelar juara liga. Era kejayaan MU semasa dilatih Sir Alex Ferguson pada era 1992 hingga 2013 menginspirasi banyak pesepak bola muda yang kala itu masih dalam masa kanak-kanak. 

Sesko bukan tidak mungkin termasuk banyak pesepak bola anak-anak yang terpengaruh kejayaan MU di masa lalu. Ingatan tentang itu terbawa hingga masa kini. Bermain untuk klub sebesar MU, meski sedang melalui masa sulit tanpa memenangi banyak trofi bergengsi kiwari, menjadi kebanggaan tersendiri baginya. 

ATLANTA, GEORGIA - AUGUST 03: Ruben Amorim, Head Coach of Manchester United, looks on after the Premier League Summer Series match between Manchester United and Everton FC at Mercedes-Benz Stadium on August 03, 2025 in Atlanta, Georgia.   AJ Reynolds/Getty Images/AFP (Photo by AJ Reynolds / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Pengaruh kuat brand MU juga diakui oleh Matheus Cunha yang telah lebih dulu bergabung. Meski finis di papan bawah, tidak memenangi trofi sama sekali, dan gagal tampil di Eropa musim depan, MU masih menjadi nama besar yang sulit diabaikan. 

”Tentu saja, saya tahu ini musim yang sulit bagi semua orang. Saya pikir, keputusan saya menunjukkan betapa berharganya klub ini bagi saya, dan apa yang saya yakini tentang klub ini,” kata Cunha. 

Keberadaan Sesko berpotensi mempertajam lini serang MU musim depan. Penyelesaian akhir yang kuat, kemampuan duel bola udara, dan piawai dalam menjembatani serangan (link-up) jadi atribut andalan Sesko. Dia akan membentuk trisula maut bersama Mbeumo dan Cunha dalam formasi 3-4-2-1 andalan Ruben Amorim.

(Reuters)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Priskilia Bintang Cornelia Sitompul