Merampingkan skuad jadi target Pep Guardiola di sisa bursa transfer musim panas ini. Ada 11 pemain yang siap dilepas Manchester City.
03 Agt 2025 12:04 WIB · Olahraga
MANCHESTER, MINGGU — Sejak bursa transfer Januari 2025 lalu, Manchester City sudah mendatangkan 10 pemain baru. Jelang kampanye kompetisi 2025-2026, Manajer City Pep Guardiola diburu waktu untuk merampingkan kuantitas skuad.
City memiliki 33 pemain dalam skuad utama mereka. Mustahil bagi Guardiola bekerja dengan jumlah pemain itu. Pada turnamen penutup musim 2024-2025 di Piala Dunia Antarklub, Guardiola hanya memasukkan 27 pemain.
Dalam tiga musim terakhir, tercatat pemain City yang mendapatkan kesempatan tampil lebih dari 10 pertandingan konsisten sebanyak 22 pemain. Namun, jika menghitung kuantitas pertandingan City yang saban musim lebih dari 50 gim, jumlah pemain tampil reguler lebih sedikit lagi.
Sejak meraih treble winner pada musim 2022-2023, Guardiola konsisten hanya menggunakan maksimal 14 pemain yang diberi kesempatan bermain lebih dari 40 pertandingan atau mencatatkan lebih dari 2.000 menit tampil. Angka itu membuat kekuatan 33 pemain bakal mubazir.
Di sela Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, Juli lalu, Guardiola juga sudah menyatakan kepada publik permintaan kepada manajemen untuk merampingkan skuad. Tetapi, bulan sudah berganti dan Liga Inggris bakal dimulai dua pekan lagi, City belum mengeluarkan satu pun pemain dari skuad saat ini.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/29/b47c9c33ff21796c1c21717e7c7170f5-wires_photo_2025_06_29T132504.720.jpg)
Guardiola justru sudah menambah gemuk timnya dengan merekrut James Trafford untuk mempertebal komposisi penjaga gawang. Kini, City memiliki Ederson, Trafford, Stefan Ortega, dan Marcus Bettinelli untuk masuk dalam daftar skuad di kompetisi musim ini.
”Saya senang memiliki lebih banyak pilihan, tetapi saya juga tidak suka ada enam, tujuh, pemain yang tidak cedera harus berada di rumah di hari pertandingan,” ucap Guardiola dilansir ESPN beberapa waktu lalu.
”Masalahnya, mereka akan tidak bahagia selama musim berlangsung. Mereka akan sedih dan kecewa. Saya tidak ingin itu,” tambahnya.
Menurut The Athletic dan Manchester Evening News, secara akumulasi Guardiola telah mempersilakan klub untuk melepas 11 pemain. Jumlah itu disusun berdasarkan menit bermain musim lalu serta kualitas para pemain yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan sang manajer.
Jack Grealish dan Kalvin Phillips adalah dua pemain senior yang harus pergi dari Stadion Etihad untuk dapat menit bermain reguler di musim 2025-2026. Selain itu, mereka juga harus keluar City jika ingin membuka harapan tampil di Piala Dunia 2026.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/11/c4c068eb74f0bec8a0e3475f5ecaa593-cropped_image.jpg)
Kedua pemain itu juga tidak masuk dalam daftar skuad City di Piala Dunia Antarklub 2025. Grealish sudah dikaitkan dengan Everton dan West Ham United. Adapun Phillips gagal bersinar dalam dua masa peminjaman di West Ham dan Ipswich Town. Tim promosi, Leeds United, dikabarkan membuka opsi untuk meminjam Phillips.
Sementara itu, lima pemain senior juga sudah diizinkan pergi jika ada tawaran dari klub lain. Kelima pemain itu sudah berusia lebih dari 30 tahun. Mereka adalah duo kiper Ederson (31) dan Stefan Ortega (32), kemudian John Stones (31), Mateo Kovacic (31), dan Ilkay Guendogan (34).
Kerelaan City untuk merekrut kembali Trafford (22), pemain lulusan Akademi City, membuktikan Guardiola sudah tidak puas dengan penampilan Ederson dan Ortega selama musim 2024-2025.
Total, kemasukan 78 gol dalam 61 pertandingan atau rerata kebobolan 1,28 gol per gim adalah catatan pertahanan terburuk City di era Guardiola sejak 2016-2017. Ederson dan Ortega gagal mengulangi performa tangguh di musim-musim terdahulu.
Ederson sudah mendapat tawaran dari raksasa Turki, Galatasaray, begitu laporan Daily Mail. Dengan sisa kontrak satu tahun, musim panas ini adalah kesempatan City mendapat dana segar dari penjualan kiper asal Brasil itu.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/03/03/deace97101749a38a72fca86876be630-TOPSHOT_FBL_EUR_C1_REAL_MADRID_MAN_CITY_127615954.jpg)
Namun, Ederson masih memiliki ambisi besar untuk membalas kekecewaan City musim lalu. Ia mengakui penampilan pada edisi kompetisi lalu tidak sepatutnya diulangi.
”Sederhana saja, tim tidak bermain baik. Musim saya juga mengecewakan. Terkadang Anda bermain buruk, lalu bangkit lagi. Musim mendatang akan jauh berbeda,” tekad Ederson dilansir Daily Mail.
Dua pemain senior lain yang dikabarkan harus cabut dari City adalan Stones dan Guendogan. Ketersediaan Abdukodir Khusanov menyebabkan masa bermain Stones bakal sangat terbatas. Apalagi, Stones sudah terlalu sering dibekap cedera, seperti otot paha dan hamstring.
Sementara itu, Guendogan juga tidak mampu menduplikasi performa apiknya setelah kembali dari Barcelona musim panas tahun lalu. Dua gelandang kreatif baru, Tijjani Reijnders dan Rayan Cherki, serta gelandang muda remaja dari Norwegia, Sverre Nypan, menegaskan tempat Guendogan tidak lagi di City.
Guardiola sudah menyiapkan peremajaan skuad. Tiga pemain anyar itu memiliki kualitas untuk menjadi tulang punggung baru City di jantung permainan.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/18/2126f5214525424ce7813e6cb61c6dff-Britain_Soccer_FA_Cup_2_.jpeg)
Kondisi serupa dirasakan Kovacic. Meskipun bisa bermain di sejumlah posisi lini tengah, pulihnya Rodri dan kehadiran Nico Gonzalez bakal membatasi kesempatan tampil pemain asal Kroasia itu.
”Saya masih memiliki satu tahun dalam kontrak saya. Saya sangat senang di sini. Saya masih menikmati sepak bola dan percaya masih punya beberapa tahun di level tertinggi,” tutur Guendogan dilansir Sky Sports.
Di luar para pemain senior itu, Guardiola membuka pintu kepada pemain lulusan akademi, seperti James McAtee, Oscar Bobb, dan Nico O’Reilly, untuk mencari kesempatan main reguler di klub lain. Pemain remaja asal Argentina, Claudio Echeverri, juga masuk daftar untuk dipinjamkan ke tim lain.
Media Italia, La Gazzetta dello Sport, menyebut AS Roma sudah membuka komunikasi dengan City dan perwakilan Echeverri. ”Serigala” menganggap Echeverri bisa menjadi tambahan penting bagi lini serang di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto