Investor muda mendominasi pasar modal Indonesia dengan 54,92 persen dari total investor.
30 Des 2024 16:22 WIB · Ekonomi
JAKARTA, KOMPAS — Investor berusia di bawah 30 tahun mendominasi pasar modal Indonesia meskipun kontribusi mereka terhadap nilai aset masih tergolong kecil. Otoritas pasar modal optimistis bahwa kemampuan berinvestasi generasi muda akan terus berkembang untuk mendorong kemajuan pasar modal.
Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal Indonesia pemilik Single Investor Identification (SID) per tanggal 24 Desember 2024 mengalami kenaikan menjadi 14,81 juta entitas dari 12,16 juta entitas di tahun 2023. Dari jumlah tersebut, jumlah investor pasar modal berusia 30 tahun ke bawah sebanyak 54,92 persen.
Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aditya Jayaantara dalam acara konferensi Penutupan Bursa 2024 menyampaikan, investor muda tersebut menyumbang aset dengan total nilai Rp 53,83 triliun per November 2024. Nilai aset itu hanya 3 persen dari total aset seluruh investor yang mencapai Rp 1.671 triliun pada periode sama.
Melihat data itu, Aditya mengaku optimistis bahwa pergerakan investor yang berada di usia 30 tahun ke bawah itu dapat mengembangkan mindset atau pola pikir berinvestasi di pasar modal. ”Mindset sudah ditumbuhkan sehingga 54,92 persen itu kami optimistis akan bergerak ke arah yang lebih besar lagi dari segi penumbuhan dana,” ujarnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/c33ae75047ce06ed946f27cab184f3e0-Screenshot_20241230_145530_Samsung_Notes.jpg)
Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat pada kesempatan sama mengungkapkan, pertumbuhan investor selama empat tahun terakhir, yang didorong oleh partisipasi signifikan dari investor muda, jauh lebih besar dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Mindset sudah ditumbuhkan sehingga 54,92 persen itu kami optimistis akan bergerak ke arah yang lebih besar lagi dari segi penumbuhan dana.
”Kami kira ini merupakan hasil dari sosialisasi kita secara masif. Kita juga masif melakukan pengembangan-pengembangan dan alhamdulillah dalam 4 tahun terakhir, partisipasi investor pasar modal meningkat pesat, dengan total investor hampir mencapai 15 juta,” tuturnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2024/12/30/cb26ab098f6cd52f719dfe0824b8ee93-20241230_120204.jpg)
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman turut menyampaikan, selama tahun 2024, BEI dan otoritas pasar modal lainnya telah melakukan edukasi masif sebanyak 33.955 kegiatan dengan jumlah peserta lebih dari 57 juta orang.
”Kegiatan edukasi ini dilakukan melalui Galeri Investasi yang berlokasi di 952 tempat, lalu melalui 29 kantor perwakilan, dan melalui juga IDX Mobile kita yang saat ini penggunanya sebanyak 227.004 pengguna,” katanya.
Selain itu, sosialisasi juga dilakukan oleh Anggota Bursa sebanyak 105 kegiatan, lalu 47 kegiatan peningkatan kapasitas, dan seminar publik sebanyak 82 kegiatan.
Penulis:
Erika KurniaEditor:
Muhammad Fajar MartaPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .