Demi menyapu bersih kemenangan di kandang, Jakarta Electric PLN harus mengatasi tantangan kedua, yakni menghadapi Jakarta Livin' Mandiri.
18 Jan 2025 13:07 WIB · Olahraga
MALANG, SABTU — Tim bola voli putri, Jakarta Electric PLN, selangkah lagi meraih kemenangan sempurna di kandang dalam pekan ketiga putaran pertama Proliga 2025. Mereka hanya perlu mengatasi tantangan kedua demi mewujudkan misi kebangkitan sekaligus sapu bersih kemenangan.
Tantangan kedua Jakarta Electric PLN yakni menghadapi Jakarta Livin’ Mandiri yang hingga pekan kedua tidak terkalahkan. Pertemuan Electric PLN dan Livin’ Mandiri akan terjadi pada hari terakhir pekan ketiga Proliga 2025, Minggu (19/1/2025) pukul 16.30 WIB, di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur.
Kami bersyukur atas kemenangan melawan Gresik Petrokimia. Yang paling penting, para pemain menunjukkan peningkatan dalam permainan, termasuk dua pemain asing yang menghasilkan banyak poin.
Menjelang pertemuan tersebut, Electric PLN mendapatkan tambahan kepercayaan diri setelah mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Dengan kemenangan 3-0 (25-22, 25-19, 25-18) ini, Electric PLN kian semangat untuk mewujudkan misi bangkit di kandang sendiri sekaligus menyapu bersih dua laga seri Malang.
Electric PLN mengusung misi tersebut setelah pada dua pekan sebelumnya hanya berhasil memenangi satu pertandingan dari dua laga. Hasil pada dua pekan pertama itu berbeda dengan musim lalu. Saat itu, finalis Proliga 2024 ini baru menelan kekalahan pada pekan ketiga ketika bertemu Jakarta BIN yang akhirnya bertemu lagi pada partai puncak.
”Kami bersyukur atas kemenangan melawan Gresik Petrokimia. Yang paling penting, para pemain menunjukkan peningkatan dalam permainan, termasuk dua pemain asing yang menghasilkan banyak poin,” tutur asisten pelatih Electric PLN, Alim Suseno.
Dua pemain asing yang dimaksud Alim ialah Polina Shemanova (Rusia) dan Valentina Fatou Diouf (Italia). Kedua pemain itu berkontribusi besar dalam kemenangan Electric PLN dengan menjadi pencetak skor terbanyak tim. Shemanova mencetak 20 poin, sedangkan Diouf 17 poin.
Sejak peluit set pertama dibunyikan, duel Electric PLN dan Gresik Petrokimia berlangsung ketat. Kedua tim saling menyerang dan mengejar perolehan angka dari 3-3 hingga 10-10 dan berakhir dengan 25-22.
Pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat mengakui penampilan timnya kurang maksimal. Para pemainnya sering melakukan kesalahan sendiri, sedangkan pemain lawan tampil luar biasa, terutama pemain asingnya.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/01/18/50751e88-7a77-470e-a227-8d693a9a4a6d_jpeg.jpg)
Di sisi lain, Livin’ Mandiri tidak dalam performa terbaik setelah menelan kekalahan perdana ketika bertemu Jakarta Popsivo Polwan, Jumat (17/1/2025). Livin’ Mandiri kalah dengan skor 2-3 (17-25, 23-25, 27-25, 25-21, 15-17).
Kendati kalah, Manajer Livin’ Mandiri Adnan Husein sangat mengapresiasi perjuangan pemainnya. Apalagi, Livin’ Mandiri mampu mengejar dan menyamakan kedudukan setelah tertinggal 0-2. ”Meski akhirnya kami kalah 2-3, anak-anak hari ini bermain cukup baik,” ucapnya.
Dengan tumbangnya Livin’ Mandiri, satu-satunya tim putri yang belum terkalahkan ialah Popsivo Polwan. Pada dua pekan sebelumnya, Popsivo Polwan mampu meraih hasil sempurna dengan memenangi seluruh laga.
Pada musim lalu, Popsivo Polwan berhasil menembus babak empat besar atau final four. Namun, setelah menjalani enam laga, Popsivo Polwan hanya bisa menempati peringkat ketiga klasemen sehingga gagal melaju ke partai puncak.
Penulis:
Rebiyyah SalasahEditor:
Wisnu Aji Dewabrata