SEPAK BOLA

Jaminan Keikutsertaan Iran di Piala Dunia Sebatas Retorika

Presiden FIFA memastikan Iran harus tampil di Piala Dunia. Namun, satu pejabat Federasi Sepak Bola Iran dilarang masuk Kanada saat Kongres FIFA.

01 Mei 2026 09:16 WIB · Olahraga

AFP/ATTA KENARE

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

VANCOUVER, JUMAT — Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan, Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia. Namun, pernyataan itu tidak lebih sebatas retorika semata. Pasalnya, delegasi Iran terhambat saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Ketidakhadiran petinggi sepak bola Iran memunculkan kekhawatiran lebih lanjut terkait kesempatan Iran tampil di Piala Dunia.

Sulit membayangkan ucapan Infantino akan terealisasi mengingat perlakuan Otoritas Imigrasi Kanada terhadap delegasi sepak bola Iran. Menurut berbagai laporan, sejumlah pejabat Federasi Sepak Bola Iran, termasuk Presiden Federasi Mehdi Taj, sudah bertolak ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA. Namun, pada perjalanannya, mereka tertahan saat menjalani pemeriksaan di imigrasi.

Setiap federasi dapat mengirimkan hingga dua perwakilan saat kongres. Taj awalnya berencana hadir, tetapi kemudian memilih kembali ke Iran setelah terkendala di imigrasi Bandara Toronto. Pihak Iran menyebut perlakuan tersebut sebagai perilaku yang tidak dapat diterima lantaran mereka bepergian dengan visa yang sah.

Penyebabnya, Taj terdeteksi sebagai mantan anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Pihak Kanada menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris. Insiden yang dialami delegasi Iran, menurut otoritas Kanada, didasarkan atas kasus per kasus dan individu yang terkait dengan IRGC.

”Saya dapat memberikan jaminan dan fakta berikut. Pertama, seperti yang Anda ketahui, Garda Revolusi Iran dan semua anggotanya telah terdaftar sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun. Para anggotanya dilarang datang. Kami melakukan serangkaian pemeriksaan dan kami mengambil tindakan. Tidak ada anggota yang dapat memasuki negara ini (Kanada). Tindakan telah diambil dengan tepat,” kata Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

(FILES) Iran's midfielder #18 Amirhossein Hosseinzadeh celebrates scoring his team's third goal during the FIFA World Cup 2026 Asia zone qualifiers group A football match between Iran and the North Korea at the Azadi Sports Complex in Tehran on June 10, 2025. After days of strikes on sites all over Iran, and Tehran's military lashing out at US targets and allies in the Gulf, Iran's participation in the 2026 World Cup is in serious doubt. (Photo by ATTA KENARE / AFP)

Meski hanya Taj yang ditolak memasuki wilayah Kanada, delegasi Iran lainnya menyatakan mundur dari kongres. Ketidakhadiran Iran membuat Kongres FIFA kehilangan perwakilan langsung dari negara yang lolos di Piala Dunia 2026. Adapun Kongres FIFA ini bertujuan mewadahi diskusi di balik layar antarnegara yang berpartisipasi. Oleh sebab itu, absennya perwakilan Iran menjadi sinyal awal hambatan yang akan mereka terima pada babak utama Piala Dunia nanti.

Saat kongres berlangsung, Infantino segera merespons dengan menyatakan Iran dipastikan akan tetap berpartisipasi di Piala Dunia. Iran, yang seluruh jadwal pertandingan penyisihan grupnya dihelat di wilayah AS, sempat mengajukan bertanding di tempat alternatif. Tempat yang dimaksud adalah Meksiko. Namun, permintaan tersebut ditolak FIFA.

”Izinkan saya memulai dari awal. Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat. Alasannya sangat sederhana, kita harus bersatu. Ini adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita,” kata Infantino mengawali kongres.

Sebagaimana Infantino, Presiden AS Donald Trump pun menyatakan tidak masalah jika Iran bertanding di wilayahnya. ”Yah, jika Gianni (Infantino) yang mengatakannya, saya tidak masalah. Apakah Gianni yang mengatakannya? Anda tahu apa? Biarkan mereka bermain. Gianni hebat, dia teman saya. Dia membicarakannya,” kata Trump.

”Saya bilang, lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu bisa mendapatkannya. Kamu tidak harus memilikinya. Mereka mungkin punya tim yang bagus. Apakah mereka punya tim yang bagus?” lanjutnya.

President Donald Trump and FIFA President Gianni Infantino react during the draw for the 2026 soccer World Cup at the Kennedy Center in Washington, Friday, Dec. 5, 2025. (AP Photo/Jacquelyn Martin)

Piala Dunia edisi kali ini diperluas menjadi 48 tim. AS bertindak sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Luasnya wilayah geografis ketiga negara mengharuskan tim, ofisial, dan staf pendukung timnas untuk berpindah-pindah antarwilayah yurisdiksi sehingga meningkatkan kemungkinan bahwa pembatasan visa atau gesekan diplomatik dapat mempersulit pergerakan bagi negara-negara tertentu.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, pekan lalu, mengatakan, Washington tidak keberatan dengan partisipasi pemain Iran di Piala Dunia. Namun, ia menambahkan, para pemain tidak akan diizinkan membawa serta orang-orang yang memiliki hubungan dengan IRGC. Pernyataan itu menguatkan indikasi bahwa jaminan Infantino dan Trump akan berakhir sebatas retorika. (AFP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan