Jamu Southampton, Keuntungan Ganda Liverpool

Dilihat dari sisi mana pun, nyaris tidak ada peluang bagi Southampton meraih hasil positif di markas Liverpool. Keuntungan ganda bagi Liverpool jelang lawan PSG.

07 Mar 2025 17:45 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

LIVERPOOL, JUMAT — Melawan Southampton menawarkan keuntungan ganda bagi Liverpool yang sedang dalam upaya mempertahankan puncak klasemen Liga Inggris dan lolos ke perempat final Liga Champions Eropa. Dengan kondisi tim seperti sekarang, hampir tidak ada kans bagi Southampton untuk menang di Stadion Anfield, Sabtu (8/3/2025) pukul 22.00 WIB. Liverpool bisa memanfaatkan laga ini dengan menurunkan pemain yang jarang mendapatkan menit bermain sebagai persiapan menjamu Paris Saint-Germain.

Dengan mengistirahatkan para pemain kunci, ”Si Merah” menjadi punya kesempatan untuk tampil dengan kekuatan penuh saat menjamu PSG pertengahan pekan depan. Pada pertemuan pertama, Liverpool memetik kemenangan penting 1-0 di markas PSG.

Menurunkan pemain yang jarang mendapatkan menit bermain jadi langkah bijak bagi Manajer Liverpool Arne Slot dalam upaya melaju lebih jauh di Liga Champi

ons. Sebab, Southampton bukanlah lawan yang, secara di atas kertas, sulit dikalahkan Si Merah.

”Saya mungkin akan memulai dengan 11 pemain yang sama, tetapi hanya dua hari jeda dan kami harus berjuang sangat keras. Mungkin ini adalah pertandingan ke-50 dalam tiga bulan. Jadi, Anda memperhitungkan semuanya, termasuk pemain mana yang paling cocok,” ujar Slot dalam sesi konferensi pers menjelang laga, Jumat (7/3/2025).

Manajer Liverpool Arne Slot memberi instruksi kepada para pemainnya saat bermain melawan Brentford pada laga Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu (25/8/2024). Liverpool menang 2-0 pada laga itu.

Slot tidak perlu memaksakan diri tampil dengan kekuatan penuh melawan Southampton yang berkubang di dasar zona degradasi. Saking jauhnya perbedaan kualitas kedua tim, beberapa pihak menilai laga Liverpool dan Southampton bak David menghadapi Goliath.

Besarnya disparitas antara Liverpool dan Southampton sudah terlihat dari perbedaan poin di klasemen. Liverpool jauh unggul dengan 67 poin, adapun Southampton terbenam dengan hanya mengumpulkan sembilan poin dari 27 laga.

Menurunkan pemain kunci sejak awal tiada ubahnya upaya buang-buang tenaga dari Liverpool. Turun dengan pemain yang jarang diturunkan seperti Jarell Quansah dan Federico Chiesa pun diprediksi masih membuat Liverpool lebih diunggulkan. Jika mampu mengatasi Southampton dan mempertahankan keunggulan atas PSG pekan depan, ini tentunya sebuah keunggulan ganda bagi Si Merah.

Di saat Liverpool menghadapi lawan dengan kualitas tim di bawah mereka, pesaing terdekat mereka, Arsenal, harus berjuang mengatasi Manchester United di laga lainnya. Apabila Liverpool menang dan Arsenal gagal menaklukkan MU, selisih poin antara Liverpool dan Arsenal yang kini sebesar 13 poin akan semakin melebar.

Pemain Liverpool Federico Chiesa (kedua dari kanan) menggiring bola dengan dibayangi beberapa pemain West Ham United pada laga Piala Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Rabu (25/9/2024).

Performa buruk

Sejak menggantikan Russell Martin sebagai manajer, Ivan Juric tidak kunjung mampu mengangkat performa klub berjuluk ”The Saints” tersebut. Dari 12 laga yang sudah dijalani, Juric hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan dan delapan laga sisanya berakhir dengan kekalahan.

Pada laga sebelumnya, Southampton menelan kekalahan telak 0-4 di markas Chelsea. Kekalahan dari Chelsea semakin menjadikan Southampton sebagai tim dengan pertahanan terburuk di Liga Inggris. Dalam 27 laga, mereka sudah kebobolan 65 gol.

Buruknya kinerja Juric mendorong manajemen berencana untuk mendepaknya pada akhir musim. Manajer Sheffield Wednesday Danny Rohl disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Juric.

Dengan performa yang belum stabil seperti itu, sulit membayangkan Southampton akan mampu membuat kejutan di Anfield. Apalagi, musim ini Liverpool baru merasakan satu kekalahan di markas sendiri, yakni saat menghadapi Nottingham Forest.

Sontekan penyerang Liverpool, Mohamed Salah, yang menjadi situasi terciptanya gol kedua Liverpool ke gawang Southampton pada gim Liga Inggris di Stadion St Mary's, Minggu (24/11/2024). Liverpool unggul 3-2.

”Benar bahwa Liverpool menampilkan performa luar biasa musim ini. Laga nanti akan menjadi sangat berat untuk kami. Tapi, ini bukan sebuah misi mustahil (mencuri poin di markas Liverpool). Kami akan berusaha sekuat yang kami bisa,” kata Juric saat konfrensi pers menjelang laga.

Meski begitu, upaya Juric mencuri poin di Anfield tidak akan berjalan mulus seiring cederanya bek kanan andalannya, James Bree. Bree sangat penting bagi Southampton di bawah asuhan Juric. Bek berusia 27 tahun itu menjadi pemain mula dalam sembilan dari sepuluh pertandingan Southampton di Liga Inggris sejak Juric memimpin.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey