Jannik Sinner tersingkir pada babak kedua turnamen Perancis Terbuka. Maka, tak ada nama Sinner atau Carlos Alcaraz sebagai juara Grand Slam pada kali ini.
28 Mei 2026 22:43 WIB · Olahraga
AP Photo/Thibault Camus
PARIS, KAMIS — Jannik Sinner gagal memanfaatkan absennya Carlos Alcaraz di Perancis Terbuka 2026. Alih-alih juara, Sinner tersingkir lebih awal dibandingkan dengan dua tahun terakhir. Dia ”kalah oleh dirinya sendiri”.
Petenis tunggal putra nomor satu dunia itu tersingkir pada babak kedua setelah disingkirkan petenis Argentina, Juan Manuel Cerundolo. Dalam pertandingan pertama di Lapangan Philippe Chatrier, Roland Garros, Paris, Kamis (28/5/2026), Sinner kalah dengan skor 6-3, 6-2, 5-7, 1-6, 1-6.
Hasil tersebut lebih buruk dibandingkan dengan saat dia mencapai final pada 2025 dan semifinal 2024. Padahal, Sinner sebenarnya berada di ambang kemenangan ketika unggul 5-1 pada set ketiga. Namun, momen buruk datang. Sinner mengalami keram.
Tubuhnya tak dapat menahan cuaca panas dengan suhu 33 derajat celsius. Petenis Italia tersebut menjalani medical time out pada skor 5-4 (0-40). ”Saya pusing. Rasanya ingin muntah, tetapi tidak bisa,” kata Sinner pada petugas medis.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/28/5593805f4270f0889cdf18318e3b9cc3-French_Open_Tennis_1_.jpeg)
Sinner akhirnya menjalani medical time out di luar lapangan, tetapi perawatan ini tak banyak berpengaruh. Sinner kesulitan bergerak hingga Cerundolo berbalik unggul dengan memenangi enam gim beruntun. Setelah itu, Sinner semakin tenggelam dan Cerundolo melangkah ke babak ketiga dengan memenangi 18 dari 20 gim terakhir.
Cerundolo, petenis ranking ke-56 dunia, mendapatkan kemenangan pertama atas petenis peringkat 10 besar dunia. Dia menjadi petenis yang menyingkirkan unggulan teratas Perancis Terbuka sebelum babak ketiga sejak Karol Kucera melakukannya 26 tahun lalu. Kucera menyingkirkan unggulan teratas, Andre Agassi, pada babak kedua Perancis Terbuka 2000.
”Jannik mengalami momen berat. Saya kesulitan memenangi lebih dari tiga gim pada satu set. Jadi, saya sedikit beruntung. Dia sebenarnya layak memenangi pertandingan ini, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi kemudian. Saya menyesal dengan apa yang terjadi padanya. Semoga Jannik cepat pulih,” tutur Cerundo saat diwawancarai mantan petenis Perancis, Fabrice Santoro.
Selain tak dapat memanfaatkan keunggulan atas Cerundolo pada set ketiga, Sinner pada akhirnya gagal memanfaatkan peluang juara untuk pertama kalinya di Perancis Terbuka. Padahal, petenis berusia 24 tahun ini memiliki kesempatan menciptakan ”Career Grand Slam”, yaitu menjuarai semua turnamen Grand Slam setelah dia memiliki gelar dari Australia Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Serikat Terbuka.
Perjalanan menuju podium juara memang masih panjang, tetapi absennya Alcaraz membuka peluang itu sejak awal. Petenis Spanyol yang merupakan juara bertahan di Roland Garros ini tak tampil karena cedera pergelangan tangan kanan. Alcaraz bahkan akan absen di arena Grand Slam berikutnya, Wimbledon.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/28/1e4c923a25a13fe44cac0c549ca4852c-wires_photo.jpg)
Alcaraz selalu menjadi petenis yang menghentikan langkah Sinner dalam dua tahun terakhir di Roland Garros. Kekalahan paling menyesakkan terjadi pada final 2025 ketika Sinner memenangi dua set awal dan mendapat tiga match point.
Tanpa Alcaraz pada tahun ini, Sinner justru kalah oleh dirinya sendiri. Tubuhnya kesulitan bertahan dalam kondisi sulit.
Dia mengalami kondisi hampir sama pada babak ketiga Australia Terbuka, Januari, saat melawan Eliot Spizzirri. Namun, Sinner masih bisa menang empat set karena tertolong oleh peraturan turnamen.
Saya sedikit beruntung. Dia (Sinner) sebenarnya layak memenangi pertandingan ini, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi kemudian.
Australia Terbuka memberlakukan peraturan untuk menutup atap stadion Rod Laver Arena saat cuaca mencapai suhu tertentu. Setelah atap ditutup, Sinner yang awalnya kesulitan karena panas kembali ke lapangan dengan kondisi lebih baik.
Namun, di Roland Garros, Sinner tak punya kesempatan yang sama. Tak ada momen come back meskipun Sinner mendapat suntikan semangat dari tim pelatihnya di tribune stadion.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/05/28/81c8a71110890d683cdcea79e98cff3d-wires_photo_1_.jpg)
Kekalahan Sinner membuat juara tunggal putra Grand Slam tak lagi jatuh ke tangan Sinner atau Alcaraz. Dalam sembilan Grand Slam terakhir, sejak Australia Terbuka 2024 hingga Australia Terbuka 2026, hanya ada nama Sinner atau Alcaraz dalam daftar juara.
Khusus di arena Perancis Terbuka, gelar juara 2026 akan menjadi milik Novak Djokovic atau petenis lainnya. Djokovic menjadi satu-satunya juara di Roland Garros yang masih berada dalam daftar undian setelah Stan Wawrinka (juara 2015) kalah pada babak pertama.
Pada persaingan tunggal putri, Naomi Osaka kembali ke babak ketiga untuk pertama kalinya sejak Perancis Terbuka 2019. Osaka memenangi babak kedua saat melawan Donna Vekic 7-6 (1), 6-4 dan akan berhadapan dengan petenis berusia 18 tahun, Iva Jovic, pada babak ketiga.
Dalam delapan penampilan di Perancis Terbuka sejak debut pada 2016, Osaka tak pernah melangkah lebih jauh dari babak ketiga. Dia mencapai babak ini pada tahun 2016, 2018, 2019, dan 2026.
(AP/AFP)
Penulis:
Yulia SapthianiEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto