Jannik Sinner Menuju Gelar Pemuncak

Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, tak terbendung untuk melangkah ke laga puncak turnamen Final ATP. Dia akan berebut gelar juara dengan Taylor Fritz.

17 Nov 2024 11:31 WIB · Olahraga

Oleh Yulia Sapthiani

TURIN, SABTU — Jannik Sinner mengawali musim kompetisi 2024 dengan menjuarai Grand Slam Australia Terbuka. Dalam perjalanannya, dia mendapat tujuh gelar juara dan menjadi petenis nomor satu dunia. Jika bisa konsisten tampil pada level tinggi, Sinner bisa mengakhiri musim ini dengan gelar juara Final ATP.

Petenis Italia itu sangat memungkinkan menjadi petenis terbaik dari yang terbaik melalui ajang Final ATP yang digelar 10-17 November 2024 di Turin, Italia. Dia tak kehilangan satu set pun dalam tiga pertandingan di penyisihan Grup Ilie Nastase, lalu tampil semakin solid di semifinal saat melawan Casper Ruud pada Sabtu (16/11/2024). Sinner menang dengan skor 6-1, 6-2 dalam pertandingan yang hanya berlangsung 1 jam 9 menit.

Di antara Sinner dan gelar yang bisa melengkapi semua prestasinya pada 2024 ada Taylor Fritz yang harus dikalahkan pada final di Inalpi Arena, Minggu (17/11/2024) malam waktu setempat atau Senin (18/11/2024) dini hari waktu Indonesia. Fritz, yang tiba di Turin sebagai petenis ranking keenam dunia, menyingkirkan unggulan kedua, Alexander Zverev. Melalui pertandingan yang dua kali lebih lama dari durasi laga Sinner-Ruud, Fritz menang 6-3, 3-6, 7-6 (3).

Tampilnya Fritz pada hari terakhir turnamen yang hanya diikuti delapan petenis terbaik sepanjang 2024 ini adalah kejutan. Petenis lain yang lebih diunggulkan bersaing dengan Sinner di final adalah Carlos Alcaraz, yang tersingkir di fase grup, lalu Zverev. Petenis berusia 27 tahun itu pun menjadi petenis AS pertama yang lolos ke final sejak James Blake pada 2006.

Taylor Fritz lolos ke final turnamen Final ATP di Turin, Italia. Pada semifinal, Sabtu (16/11/2024), dia mengalahkan Alexander Zverev dengan skor 6-3, 3-6, 7-6 (3).

Zverev tampil di semifinal setelah menjadi juara Grup John Newcombe tanpa kalah. Adapun Fritz mendapatkan tiket semifinal setelah menang tiga set atas Alex De Minaur yang merupakan laga terakhir mereka di Grup Ilie Nastase.

Meski demikian, kemenangan Fritz atas Zverev sebenarnya tak terlalu mengejutkan. Sebelum bertemu di Turin, Zverev kalah tiga kali beruntun dari empat pertemuan dengan Fritz pada tahun ini. Dua kekalahan itu terjadi di ajang Grand Slam Wimbledon dan Amerika Serikat Terbuka.

Zverev pun mengatakan bahwa kekalahan dari Fritz di Final ATP tak akan mudah dilupakan, seperti ketika dia kalah pada semifinal Australia Terbuka (kalah dari Daniil Medvedev), final Perancis Terbuka (Alcaraz), dan babak keempat Wimbledon (Fritz). Setiap kekalahan itu dialami dalam lima set.

Quote

Pukulan Jannik lebih kencang dibandingkan Novak. Dia tidak membiarkanmu ’bernapas’.

Melihat performa Fritz pada tahun ini, khususnya di Turin, Sinner pun akan sangat mewaspadainya. Petenis nomor satu AS itu tampil cukup baik pada 2024, salah satunya dengan lolos ke final AS Terbuka yang merupakan final pertamanya di ajang Grand Slam. Hanya Sinner yang bisa menghentikannya saat itu.

”Di AS Terbuka, saya hanya berusaha agar servis saya bisa masuk, bertahan, mendapat poin dari winner atau menunggu Jannik membuat kesalahan. Di sini, saya bermain lebih nyaman di baseline. Peluang saya dan Jannik sama, tetapi saat bermain di penyisihan grup, dia bermain lebih baik pada momen penting,” kata Fritz.

Sinner mengalahkan Fritz pada penyisihan grup Final ATP dengan skor 6-4, 6-4. Untuk itulah, Sinner harus mengantisipasi motivasi Fritz untuk membalas kekalahan tersebut. Apalagi, dia tak ingin momen pada Final 2023 terjadi.

Pada turnamen yang juga digelar di Turin, Sinner menang atas Novak Djokovic pada penyisihan grup, tetapi kalah di final. ”Posisi saya sama persis seperti tahun lalu, tetapi saya merasa telah berkembang dalam setahun terakhir. Final nanti akan menjadi pertandingan menarik dan menjadi momen spesial bagi saya,” tutur Sinner.

Jannik Sinner lolos ke final turnamen Final ATP di Turin, Italia. Dalam laga puncak, dia akan berebut gelar juara dengan Taylor Fritz.

Jika menang atas Fritz, Sinner menjadi petenis Italia pertama yang menjuarai Final ATP sejak turnamen ini diselenggarakan pada 1970. Pada tahun ini, petenis berusia 23 tahun itu juga menjadi petenis Italia pertama yang mencapai puncak peringkat dunia.

Dia membuka penampilan pada 2024 dengan menjuarai Australia Terbuka, gelar pertama di Grand Slam, lalu menambahnya dengan gelar AS Terbuka. Maka, menjuarai Final ATP akan menjadi penyempurna rangkaian prestasinya yang tak dapat diimbangi petenis lain di tahun ini.

Usai kalah di semifinal, Ruud bercerita tentang sulitnya mengimbangi performa Sinner. Dia menjawab pertanyaan tentang perbandingan Sinner dengan Djokovic.

”Pukulan Jannik lebih kencang dibandingkan Novak. Dia tidak membiarkanmu ’bernapas’. Bukan berarti melawan Novak lebih mudah, tetapi setidaknya, saat berhadapan dengan Novak, kita bisa bermain reli. Pukulan Jannik bagaikan bom ke arah mana pun,” kata Ruud yang selalu kalah dua set dari tiga pertemuan dengan Sinner.

Swiatek antar Polandia ke semifinal

Dari putaran final kejuaraan beregu putri Piala Billie Jean King di Malaga, Spanyol, Iga Swiatek turut mengantarkan Polandia ke semifinal setelah mengalahkan Ceko, 2-1, pada Sabtu. Swiatek menyumbangkan dua kemenangan, yaitu dari nomor tunggal dan ganda putri bersama Kataryzna Kawa.

Iga Swiatek (kanan) dan  Katarzyna Kawa berdiskusi saat melawan Marie Bpouzkova/Kateryna Siniakova (Ceko) pada perempat final Piala Billie Jean King di Malaga, Spanyol, Sabtu (16/11/2024). Polandia menang 2-1.

Setelah Polandia tertinggal 0-1 karena kekalahan Magdalena Frech dari Marie Bouzkova pada laga pertama, Swiatek menyamakan skor menjadi satu-satu dengan mengalahkan Linda Noskova, 7-6 (4), 4-6, 7-5. Lalu, pada laga terakhir di nomor ganda, Swiatek/Kawa menang atas Bouzkova/Katerina Siniakova 6-2, 6-4.

Di semifinal, Polandia akan berhadapan dengan Italia yang menang 2-1 atas Jepang. Italia diperkuat petenis terbaiknya, Jasmine Paolini, yang mencapai final Grand Slam Perancis Terbuka dan Wimbledon. Ada juga Sara Errani yang mengantarkan Italia menjadi juara pada 2013.

Tiket semifinal lain akan diperebutkan melalui dua pertandingan yang berlangsung Minggu, yaitu antara juara bertahan, Kanada, melawan Inggris Raya. Pemenang dari laga ini akan melawan Australia atau Slowakia.

Putaran final Piala Bilie Jean King diikuti 12 tim dengan sistem gugur. Empat tim, yaitu Kanada, Italia, Ceko, dan Australia, langsung tampil di perempat final.

Ajang ini berlangsung di Malaga, 14-20 November 2024. Di tempat ini pula akan berlangsung babak delapan besar kejuaraan beregu putra, Piala Davis, 19-24 November, yang akan menjadi panggung perpisahan Rafael Nadal sebagai petenis profesional. (AP/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Hibar Himawan