Beberapa pejabat akan dilantik sebelum pelantikan kepala daerah. Boyongan itu disebut-sebut untuk kelancaran transisi pemerintahan.
18 Feb 2025 19:10 WIB · Nusantara
MEDAN, KOMPAS — Beberapa hari menjelang dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution berencana memboyong sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota Medan. Lingkar dekat Bobby akan dilantik di Pemerintah Provinsi Sumut menempati posisi strategis. Bobby menyebut hal itu untuk mempermulus transisi pemerintahan.
”Ya, kalau bagus, kenapa enggak, sih. Para pimpinan kita di tingkat pusat sudah mengajarkan kita agar transisi di pemerintahan harus berjalan baik,” kata Bobby setelah mengikuti Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Selasa (18/2/2025).
Salah seorang yang akan diboyong Bobby ke Pemprov Sumut yaitu Penjabat Sekretaris Daerah Pemko Medan Topan Obaja Putra Ginting. Dia mendampingi Bobby selama Rapat Paripurna DPRD Medan.
Bobby menyebut, penempatan sejumlah pejabat dari Pemko Medan ke Pemprov Sumut sebagai bagian dari transisi pemerintahan. Dia menyebut, ada arahan dari Kementerian Dalam Negeri agar mutasi pejabat daerah dilakukan pejabat kepala daerah yang lama dengan berkoordinasi bersama kepala daerah terpilih.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/02/18/62059ead-91cc-4569-8812-bf35cb519347_jpg.jpg)
Sebagai bagian dari transisi, Bobby sudah berkoordinasi dengan Penjabat Gubernur Sumut Agus Fatoni. Karena itu, pergantian pejabat di lingkungan Pemprov Sumut pun sudah berkoodinasi dengannya. ”Pak Pj Gubernur setahu saya sudah tahu ada gubernur terpilih di Sumut. Kalau mau merotasi atau mau mengganti strukturnya, harus ada izin kepala daerah terpilih,” kata Bobby.
Bobby menyebut, dia sudah mengantongi nama-nama pejabat yang akan dia boyong ke Pemprov Sumut. Namun, dia enggan menjawab siapa saja nama-nama pejabat dan berapa orang yang akan dia boyong. ”Nama-namanya sudah ada. Jangan kepo,” kata Bobby ketika ditanya siapa saja yang akan ikut gerbongnya ke Pemprov Sumut.
Beberapa nama yang dikabarkan akan diboyong ke Pemprov Sumut antara lain Pj Sekda Kota Medan Topan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Alexander Sinulingga, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Medan Sutan Tolang Lubis, serta Kepala Bagian Umum Sekda Kota Medan Chusnul Fanany Sitorus.
Kalau mau merotasi atau mau mengganti strukturnya, harus ada izin kepala daerah terpilih.
Selain penempatan pejabat, Bobby menyebut, dia juga telah berkoordinasi dengan Pj Gubernur Sumut terkait program kerja apa saja yang selama ini telah berjalan di Pemprov Sumut dan rencana yang akan dijalankan Bobby ke depan.
Dalam Rapat Paripurna DPRD Medan, Bobby juga sekaligus pamit kepada anggota DPRD Medan karena itu menjadi rapat paripurna terakhir yang dia hadiri sebagai Wali Kota Medan.
Bobby menurut rencana dilantik sebagai Gubernur Sumut pada Kamis (20/2/2025) di Jakarta bersama kepala daerah lainnya hasil pemilihan kepala daerah serentak. Sebelum dilantik, Bobby direncanakan meresmikan Lapangan Merdeka Medan pada Rabu (19/2/2025).
Terkait dengan rencana pindah ke Pemprov Sumut, Topan mengatakan, dia bersedia jika untuk membantu Bobby. Pelantikan pejabat di Pemprov Sumut dikabarkan akan dilaksanakan sebelum gubernur terpilih dilantik. Hal itu karena Gubernur yang baru dilantik masih harus menunggu enam bulan untuk melakukan penggantian pejabat.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/10/30/1b3ceaf7-85c2-41be-955f-5daa2c0dddb3_jpg.jpg)
”Ya, tentunya seperti yang disampaikan Pak Wali Kota Bobby. Kalau memang beliau berkenan meminta kami membantu tugas di Pemprov Sumut, yang pasti kami sangat senang sekali bisa membantu di sana,” kata Topan.
Terkait nama lain yang akan ikut pindah ke Pemprov Sumut, Topan meminta agar wartawan mengonfirmasi langsung kepada pejabat yang bersangkutan.
Topan menyebut, dia dan pejabat pemko lainnya masih berfokus pada program di Medan dalam beberapa hari ke depan. Dia menyiapkan peresmian Lapangan Merdeka Medan. Setelah diresmikan pada Rabu, Topan menyebut kalau masyarakat sudah bisa menggunakan bagian atas lapangan. Namun, dua lantai basemen masih dalam pengerjaan dan belum bisa digunakan.
Penulis:
Nikson SinagaEditor:
Irma Tambunan