Jelang Dimulainya Tahun Ajaran, Gedung Sekolah Rakyat di Lampung Masih Direnovasi

Para siswa sekolah rakyat di Lampung akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada 14 Juli 2025.

08 Jul 2025 19:39 WIB · Pendidikan & Kebudayaan

Oleh Vina Oktavia

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Sepekan menjelang dimulainya tahun pelajaran 2025-2026, gedung yang akan digunakan sebagai lokasi sekolah rakyat di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, saat ini masih direnovasi. Renovasi sekolah tersebut diharapkan bisa selesai secepatnya mengingat tahun ajaran baru akan segera dimulai.  

Berdasarkan pantauan Kompas, Selasa (8/7/2025), gedung sekolah rakyat yang berada di Kompleks Perkantoran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung masih dalam tahap renovasi. Sejumlah pekerja tampak masih sibuk membongkar dinding dan atap.

Puing-puing bangunan juga masih berserakan di lantai. Sejumlah pekerja menyebut mereka baru bekerja di proyek renovasi sekolah rakyat tersebut selama 2-4 hari terakhir.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan tahapan rekrutmen siswa. Saat ini, ada sebanyak 75 siswa yang sudah melalui proses seleksi.

Para siswa akan melanjutkan pendidikan jenjang sekolah menengah atas di sekolah rakyat. Mereka akan dibagi dalam tiga rombongan belajar.

Seorang pekerja sedang membongkar lantai bangunan yang akan difungsiskan sebagai sekolah rakyat di Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (8/7/2025). Pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut sempat melarang jurnalis memotret proses renovasi yang sedang berlangsung.

Menurut dia, pembelajaran sekolah rakyat memang masih menunggu penyelesaian renovasi bangunan. ”Kami sedang menunggu penyelesaian renovasi bangunan sekolah rakyat yang disiapkan di BPSDM Lampung,” kata Aswarodi di Bandar Lampung, Selasa.

Menurut dia, sekolah rakyat di Lampung termasuk dalam kategori tahap IB yang kontrak renovasinya mulai dikerjakan pada 4 Juli 2025. Renovasi gedung diperkirakan berlangsung selama 45 hari.

Meski begitu, Asworodi menyebut, pihaknya melalui Kementerian Sosial mendorong Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera menyelesaikan proses renovasi sekolah rakyat secepatnya.

”Harapannya, di akhir bulan Juli ini Kementerian PU bisa menyelesaikan renovasi sehingga bangunan di BPSDM itu bisa digunakan untuk proses pembelajaran sekolah rakyat,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi saat diwawnacarai di Bandar Lampung, Selasa (8/7/2025)

Pada Selasa siang, Aswarodi juga meninjau langsung perkembangan renovasi sekolah rakyat di BPSDM Lampung. Dalam kunjungannya, Aswarodi berbincang dengan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek renovasi tersebut.

Pemeriksaan kesehatan

Dia menambahkan, para siswa sekolah rakyat di Lampung akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada 14 Juli 2025. Untuk selanjutnya, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait mengingat proses renovasi gedung sekolah rakyat sedang berlangsung. 

”Kami harapkan dari Kementerian PU bisa memprioritaskan dahulu bangunan yang akan digunakan, terutama asrama, fasilitas pembelajaran seperti ruang kelas. Tempat lain, seperti tempat tinggal guru, laboratorium, bisa menyusul,” ujarnya.

Seorang pekerja sedang membongkar lantai bangunan yang akan difungsiskan sebagai sekolah rakyat di Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (8/7/2025). Pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut sempat melarang jurnalis memotret proses renovasi yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Asis Prasetyo yang baru saja ditunjuk sebagai Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Menengah Atas 32 Lampung Selatan mengatakan, saat ini proses seleksi guru untuk sekolah rakyat masih berlangsung. Saat ini, sudah ada 17 guru yang sudah lolos seleksi. Dia akan segera berkoordinasi dengan semua dewan guru untuk membahas rencana pembelajaran di sekolah rakyat.

Secara umum, kata Asis, kurikulum pembelajaran yang akan diterapkan di sekolah rakyat mengikuti kurikulum nasional. Selain mata pelajaram umum, para siswa juga akan mendapatkan tambahan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Terkait renovasi gedung yang masih dikerjakan, pihaknya akan mengikuti proses yang sedang berlangsung. Hal itu juga akan dibahas dalam rapat koordinasi.

Dukungan sarana

Saat meninjau sekolah rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/7/2025), Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan dukungan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Tahap IA secara nasional selesai 100 persen dan siap dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2025/2026 pada 14 Juli 2025. Tercatat, hingga 7 Juli 2025, pekerjaan renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA telah memasuki fase akhir dengan progres fisik mencapai 98,3 persen.

Menteri Dody mengatakan, renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA merupakan bagian dari program strategis nasional yang tersebar pada 63 titik lokasi di 22 provinsi di seluruh Indonesia. ”Jadi, untuk Tahap I, seluruhnya direncanakan 200 sekolah yang pekerjaannya kita bagi menjadi IA, IB, dan IC. Semua pekerjaan Tahap I sifatnya renovasi dan ditargetkan seluruhnya selesai pada akhir Juli 2025,” kata Dody dalam keterangan resmi yang dipublikasikan di laman resmi Kementerian PU.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau dan memastikan kesiapan insfratruktur jalur mudik di Jawa Tengah-Yogyakarta, Minggu (16/3/2025). Selain kesiapan infrastruktur, Kementerian PU juga menyiagakan posko dan tim khusus sebagai antisipasi potensi bencana.

   

Dia mengatakan, penanganan Sekolah Rakyat Tahap I dilakukan dengan merenovasi ruang-ruang sentra terpadu bangunan eksisting milik Kementerian Sosial, bangunan gedung aset pemerintah daerah, dan perguruan tinggi yang akan dialihfungsikan menjadi fasilitas sekolah rakyat. Dukungan sarana dan prasarana meliputi fasilitas ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, mushala, lapangan, rumah dinas guru, ruang makan, UKS, dan lainnya.

Untuk renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA sebanyak 63 lokasi, Tahap IB sebanyak 37 lokasi yang mulai berkontrak pada 4 Juli 2025, dan Tahap IC sebanyak 100 lokasi, sehingga total Tahap I sebanyak 200 lokasi untuk menampung 20.000 siswa.

Kementerian PU juga sedang menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II (permanen) dengan lahan yang disiapkan pemerintah daerah berkisar 5-10 hektar. Direncanakan Sekolah Rakyat Tahap II selesai untuk tahun ajaran 2026/2027, dan siswa yang telah masuk pada Tahap I akan dipindahkan ke lokasi Tahap II.

Sekolah Rakyat Tahap II direncanakan dapat menampung hingga 1.000 siswa tiap sekolah dengan fasilitas gedung sekolah SD, SMP, dan SMA. Sekolah rakyat merupakan program strategis pemerintah yang menyediakan pendidikan dalam format sekolah berasrama (boarding school) untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Vina Oktavia
 | 

Editor:

Rini Kustiasih
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto