Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tidak hadir di sidang tahunan MPR kali ini. Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menyebut, kehadiran Megawati diwakili oleh dirinya.
15 Agt 2025 10:12 WIB · Politik & Hukum
JAKARTA, KOMPAS — Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2025, Jumat (15/8/2025), dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto. Namun, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri kembali absen.
Presiden Prabowo tiba di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025) sekitar pukul 08.35 WIB. Mengenakan setelan jas hitam dan peci sewarna, dia sejenak melambaikan tangan ke awak media lalu masuk ke lobi gedung yang beralaskan karpet merah.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming sudah hadir terlebih dahulu. Tanpa berhias peci di kepala, Gibran datang sekitar pukul 08.15 WIB dengan mengenakan jas hitam.
Dan, yang saya hormati, para ketua umum partai politik, yang saya sayangi dan saya cintai, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ibu Prof Dr HC Megawati Soekarnoputri atau yang saat ini diwakili saya keberadaannya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/15/5c40a77de23350ff278143f130018322-FAK_7055.jpg)
Sementara itu, Presiden ke-7 Jokowi tiba di Gedung Nusantara pukul 08.08 WIB. Berbeda dengan sidang tahunan sebelumnya yang mengenakan pakaian adat, kali ini Jokowi menggunakan jas resmi abu-abu dengan peci hitam di kepalanya.
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono juga sudah hadir di Kompleks Parlemen sekitar pukul 07.55 WIB. Sebelumnya, rombongan Yudhoyono turun di Gedung Nusantara III.
Berselang beberapa menit kemudian, Yudhoyono didampingi anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono, berjalan menuju Gedung Nusantara. Sementara itu, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri tidak tampak menghadiri Sidang Tahunan MPR.
Sejumlah Wakil Presiden terdahulu juga hadir, di antaranya Tri Sutrisno, M Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin. Selain itu, istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, juga hadir didampingi anaknya, Yenny Wahid. Hadir pula istri Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Has, Soraya Haz.
Para mantan pimpinan negara tampak duduk berdampingan. Jokowi diapit Yudhoyono dan Boediono, sedangkan Tri Sutrisno duduk di sebelah Yudhoyono dan Jusuf Kalla di sebelah Boediono.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/07/30/e0632f0ef8a17051a5ed71c31510bcaa-WhatsApp_Image_2025_07_30_at_19.53.59.jpeg)
Sidang tahunan kali ini menandai ketidakhadiran Megawati untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Absen pertama terjadi pada 2024, di masa pemerintahan Presiden Jokowi, ketika hubungan keduanya telah merenggang pasca-Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Sebelumnya, Megawati selalu hadir, baik langsung maupun virtual; tercatat hadir pada 2023 dengan kebaya putih, 2022 dengan kebaya merah, dan 2021 secara virtual saat sidang digelar terbatas karena pandemi.
Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDI-P Puan Maharani dalam pidato di MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2025 mengucapkan salam kepada seluruh ketua umum partai politik serta kepada Presiden, Wakil Presiden terdahulu. Ketika menyebut nama Megawati Soekarnoputri, Puan menyampaikan, Megawati diwakili dirinya.
”Dan, yang saya hormati, para ketua umum partai politik, yang saya sayangi dan saya cintai, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Ibu Prof Dr HC Megawati Soekarnoputri atau yang saat ini diwakili saya keberadaannya,” ujar Puan, disambut tepuk tangan hadirin.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://kompasmedia.site/images/2025/08/15/9fda3aad3a99e792ea0fdc15fd5c367e-FAK_6508.jpg)
Wakil Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Presiden ke-7 Jokowi dalam sidang kali ini. Ia berharap agar sosok tersebut selalu dilindungi kesehatannya. Pihaknya turut berharap agar para presiden pendahulu bisa hadir pula.
”Alhamdulillah, Pak Jokowi hadir. Kami bersyukur beliau sehat,” kata Habiburokhman, saat diwawancarai sebelum memasuki ruang sidang.
Ihwal pidato Presiden Prabowo, Habiburokhman juga sedikit membocorkannya. Ia menyebut, sang pemimpin bakal menyinggung soal program-program andalannya, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga ketahanan pangan.
Penegakan hukum, lanjut Habiburokhman, juga tak akan luput dibahas. Pasalnya, ia menilai, penegakan hukum semasa kepemimpinan Presiden Prabowo berjalan secara adil. Ia mengklaim hukum tak dijadikan alat kekuasaan, tetapi digunakan seadil-adilnya. Hal itu coba dibuktikannya lewat pemberian amnesti kepada para terpidana beberapa waktu lalu, termasuk Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.
”Kami sangat memandang optimistis. Memang, ada dinamika pada tatanan kepemimpinan beliau. Tetapi, masalah-masalah ini akan kami carikan solusi,” kata Habiburokhman.
Penulis:
Nikolaus Harbowo, Machradin Wahyudi Ritonga, Nino Citra Anugrahanto, Hidayat SalamEditor:
Cyprianus Anto SaptowalyonoPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto