Timnas Indonesia menambah napas dalam perjuangan menuju Piala Dunia 2026. Berkat mengalahkan Bahrain, Indonesia hanya butuh satu menang lagi menuju putaran keempat.
25 Mar 2025 23:51 WIB · Olahraga
JAKARTA, KOMPAS — Kemenangan 1-0 atas Bahrain, Selasa (25/3/2025) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, membantu tim nasional Indonesia mendekati target awal, yakni melanjutkan perjuangan ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad "Garuda" tinggal mengalahkan China, Juni mendatang, demi mengunci minimal posisi keempat.
Dibayangi dukungan 69.599 suporter di SUGBK, gol Indonesia diciptakan oleh kolaborasi dua pemain asal Oxford United, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan. Ole mencetak gol di menit ke-24 setelah memanfaatkan asis dari Marselino.
Semakin ringannya jalan anak asuhan Patrick Kluivert ke babak selanjutnya juga dipengaruhi hasil kemenangan 2-0 Australia atas China. Dengan kondisi itu, Indonesia bertahan di peringkat keempat berkat koleksi sembilan poin dan unggul tiga poin atas Bahrain dan China.
Dalam sudut pandang saya, hasil ini baru permulaan bagi saya. Pada bulan Juni, saya akan memiliki waktu lebih banyak untuk membenahi kekurangan serta membantu tim dan pemain lebih baik.
Dengan memiliki keunggulan poin atas dua pesaing terdekat, Bahrain dan China, maka Indonesia cukup meraih satu kemenangan dari dua laga tersisa di bulan Juni mendatang. Alhasil, duel menghadapi China di SUGBK, 6 Juni nanti, merupakan gim yang paling realistis untuk dimenangi.
Indonesia pun sudah unggul rekor pertemuan dari Bahrain, sehingga jika poin kedua tim sama di klasemen akhir maka skuad Garuda akan berada di peringkat lebih baik.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/25/a79ba8eb-fa3e-462f-b824-302cb475d6b4_png.png)
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/25/5cefb878-030c-45c4-98c0-336cb4bb687a_jpg.jpg)
Pelatih Indonesia Patrick Kluivert bangga dengan performa tim asuhannya. Ia yakin seharusnya Indonesia bisa mencetak lebih banyak gol ke gawang Bahrain.
"Dalam sudut pandang saya, hasil ini baru permulaan bagi saya. Pada bulan Juni, saya akan memiliki waktu lebih banyak untuk membenahi kekurangan serta membantu tim dan pemain lebih baik," ujar Kluivert dalam konferensi pers usai laga.
Di sisi lain, kans Indonesia untuk mengejar lolos langsung ke Piala Dunia 2026 lewat putaran ketiga semakin menipis. Pasalnya, Garuda masih tertinggal empat poin dari Australia yang duduk di posisi kedua. Selain itu, Indonesia juga berselisih satu poin dari Saudi yang menduduki satu peringkat lebih baik dari Jay Idzes dan kawan-kawan.
Laga pamungkas Indonesia pada putaran ketiga akan tersaji di kandang Jepang. Meskipun tim "Samurai Biru" telah memastikan lolos ke Piala Dunia 2026, mereka ingin menjaga marwah dan bertekad mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya demi membenahi peringkat di ranking FIFA yang bakal memengaruhi pot undian fase grup Piala Dunia 2026, Desember nanti.
"Selamat kepada Indonesia atas kemenangan. Tetapi, saya sangat menyayangkan yel-yel suporter Indonesia yang sangat tidak baik," ujar Pelatih Bahrain Dragan Talajic.
Talajic menggarisbawahi sorakan suporter Indonesia yang menyebut pemain Bahrain "mafia". Yel-yel itu tersaji sejak laga sebelum mulai hingga akhir babak pertama.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/25/d2977fb7-547c-4800-8ffd-437f0b807bc0_jpg.jpg)
Debut manis di kandang diraih Kluivert berkat mengembalikan formasi dan gaya bermain yang sebelumnya digunakan pendahulunya, Shin Tae-yong. Untuk pertama kali dalam karier kepelatihannya, Kluivert menurunkan pola tiga bek sejajar. Trio bek tengah yang diisi Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner dikembalikan Kluivert.
Susunan tiga bek itu sudah tampil dalam empat pertandingan Garuda di putaran ketiga. Hasilnya, ketangguhan ketiganya di zona pertahanan mempersembahkan tujuh poin yang terdiri dari kemenangan kontra Arab Saudi dan Bahrain, lalu imbang menghadapi Australia dan kalah dari Jepang.
Selain tiga bek itu, Kluivert menerapkan formasi 3-4-3. Dua bek sayap, Calvin Verdonk di kiri dan Kevin Diks di kanan dengan tiga bek sejajar ketika tak menguasai bola dan bertahan. Kemudian, mereka membuat Indonesia memiliki lima penyerang sejajar ketika menguasai bola.
Trisula penyerang diisi oleh Marselino, Ole, dan Ragnar Oratmangoen. Marselino dikembalikan bergerak dari sisi sayap setelah tampil di sisi tengah pada laga kontra Australia di Sydney. Keahlian olah bola dan pergerakan pemain didikan Persebaya Surabaya itu menyulitkan pertahanan sisi kiri ”Pasukan Dilmun”, julukan Bahrain.
Kluivert tidak menganggap ada perubahan dalam pendekatan permainannya dibandingkan dua laga awalnya bersama timnas Indonesia.
"Dalam pendekatan permainan tidak ada perbedaan yang saya terapkan. Perubahan hanya saya lakukan di depan dengan tiga pemain, Marselino dan Ragnar bersama Ole," tuturnya.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/25/aa9c2d5a-22e6-4155-8572-6e4598f07fbf_jpg.jpg)
Meskipun mampu menciptakan satu gol dan tiga tembakan di babak pertama sehingga unggul dari Bahrain yang hanya ciptakan satu tembakan, Indonesia tidak terlalu dominan menguasai bola. Catatan 47 persen penguasaan bola pada paruh pertama menunjukkan sektor serangan Garuda tampil lebih efektif pada gim kedua dipandu Kluivert.
Ketika menguasai bola, Thom Haye dan Joey Pelupessy, bergantian mengatur tempo permainan. Mereka tidak terburu-buru melepaskan operan ke pemain depan.
Thom dan Joey menunggu momentum terbaik untuk hasilkan operan-operan diagonal ke arah sisi sayap. Menyerang dengan operan diagonal panjang mengarah ke sisi sayap adalah gaya yang diterapkan Shin dengan mendorong dua bek sayap sejajar dengan trio penyerang.
Taktik itu berbuah hasil baik ketika Thom melepaskan umpan jauh menyilang yang mengarahkan bola ke arah Marselino pada proses gol pertama Indonesia.
Di babak kedua, Indonesia mengkreasikan dua peluang emas, tetapi gagal berbuah gol. Marselino mendapatkan peluang dengan tinggal berhadapan dengan kiper Bahrain, Ebrahim Lutfalla, di menit ke-67.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/03/25/a093aa40-cd35-4776-9fda-2664cba2f44b_jpg.jpg)
Peluang dengan situasi nyaris serupa juga didapatkan pemain pengganti, Eliano Reijnders, pada menit ke-79. Sayang, sepakan dua pemain itu hanya membawa bola melayang ke atas mistar.
Namun, kemenangan atas Bahrain tidak terasa paripurna bagi Indonesia. Marselino dan Maarten Paes bakal absen pada laga kontra China akibat akumulasi kartu kuning.
Marselino mendapatkan kartu kuning pada menit ke-34. Asisten pelatih Indonesia, Alex Pastoor, sampai beranjak dari kursi cadangan di menit ke-54. Ia meminta Marselino lebih hati-hati dan mengurangi agresivitas untuk merebut bola karena sudah memiliki satu kartu kuning.
Adapun Maarten diganjar kartu kuning oleh wasit asal Tajikistan, Gulmurodi Sadullo, pada menit ke-72 karena dianggap mengulur waktu sebelum melepaskan tendangan gawang. Absennya Maarten itu membuka kans Emil Audero menjalani laga debut bersama skuad Garuda.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Wisnu Aji Dewabrata, Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Kusnadi .