Napoli berhasil menjadi juara liga Serie A Italia setelah meraih kemenangan 2-0 atas Cagliari pada pertandingan pekan terakhir di Stadion Diego Armando Maradona.
24 Mei 2025 03:49 WIB · Olahraga
NAPOLI, SABTU — Gelar juara scudetto menjadi milik Napoli setelah mengalahkan Cagliari dengan skor 2-0 pada pekan terakhir Serie A, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB. Stadion Diego Armando Maradona memberi tuah kemenangan pada Napoli yang bersaing keras dengan Inter Milan untuk menjadi kampiun di Italia.
Kemenangan atas Cagliari di stadion yang dinamai sesuai pemain legendaris mereka, Maradona, membuat perolehan poin Napoli mustahil terkejar lagi. Inter yang pada saat yang sama menang atas tuan rumah Como 2-0 tetap tertinggal satu poin di peringkat kedua.
Hanya hasil imbang atau kekalahan yang harus dialami Napoli, yang memungkinkan Inter untuk membalik keadaan. Namun, keajaiban yang diharapkan Inter itu tidak terjadi.
Dukungan puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Diego Armando Maradona, memastikan Napoli tidak membuang kesempatan untuk merebut takhta dari Inter sebagai juara bertahan. Napoli mengemas 82 poin adapun Inter hanya 81 poin.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/24/54cb4de46f01d8247393ceced1acf5d1-wires_photo_8_.jpg)
Kemenangan tim asuhan Antonio Conte ini ditentukan melalui gol yang dicetak oleh Scott McTominay pada menit ke-42 dan Romelo Lukaku menit ke-51. Napoli cukup beruntung pada laga penentuan mendapatkan lawan yang berada di papan bawah klasemen sekaligus sudah aman dari ancaman degradasi.
Sebelum laga, Caglari berada di peringkat ke-14 dengan 36 poin, lima poin dari zona degradasi. Sehingga apa pun hasil lawan Napoli, sudah tidak berpengaruh apa-apa terhadap status mereka di Serie A musim depan.
Inter yang berharap Cagliari bisa membantu mereka mendapatkan keajaiban pun harus kecewa. Itu semua karena kesalahan Inter ketika mereka secara beruntun kalah pada pekan ke-33 dan ke-34. Akibat dua kekalahan itu, pasukan Simone Inzaghi ini pun kehilangan posisi puncak yang tidak bisa mereka ambil alih lagi hingga pekan terakhir.
Sebaliknya, Napoli diuntungkan dengan hanya tampil dalam satu kompetisi saja memasuki pekan-pekan krusial Serie A. Mereka bisa memfokuskan seluruh tenaga untuk merebut scudetto.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/05/24/bb788e7606878daf79540c02e78f1279-wires_photo_10_.jpg)
Dua kekalahan beruntun itu tak lepas dari fokus Inter yang terbelah dengan pertarungan semifinal Liga Champions menghadapi Barcelona. Inzaghi melakukan sejumlah rotasi pemain yang membuat penampilan mereka di Serie A tidak maksimal. Pengorbanan itu berbuah hasil dengan keberhasilan mereka lolos ke final Liga Champions.
Inter bisa mengobati kekecewaan mereka dengan meraih trofi Si Kuping Lebar sebagai tanda supremasi kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa. Mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain pada final yang berlangsung 31 Mei 2025 di Muenchen, Jerman.
Penulis:
Prasetyo Eko PrihanantoEditor:
Prasetyo Eko PrihanantoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji