Kehebohan di Awal Pemerintahan Prabowo

Hari-hari menjelang hingga awal pemerintahan Prabowo sarat dengan kehebohan, mulai dari ”Hambalang Retreat” hingga retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang.

28 Okt 2024 15:16 WIB · Politik & Hukum

Oleh Iqbal Basyari - [email protected]

Selama empat hari terakhir, akun media sosial anggota Kabinet Merah Putih padat dengan unggahan terkait aktivitas mereka saat retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, yang berlangsung Kamis-Minggu (24-27/10/2024). Para menteri, wakil menteri, kepala/wakil kepala badan, hingga utusan khusus presiden bahkan dapat membuat lebih dari satu unggahan dalam sehari.

Konten yang diunggah pun beragam dan menunjukkan berbagai aktivitas mereka selama retret, mulai keberangkatan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, hingga berbagai aktivitas di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Konten-konten itu diunggah dalam format cerita yang hilang dalam 24 jam ataupun unggahan dalam bentuk feed tanpa ada batasan waktu.

Para anggota kabinet itu paham bahwa publik saat ini tengah penasaran dengan aktivitas para pembantu Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama retret. Apalagi retret kabinet semacam itu baru kali ini digelar. Penasaran publik itu setidaknya bisa terlihat dari kumpulan warga yang setia memadati pintu gerbang masuk ke Akmil Magelang dan berharap bisa menilik Prabowo, Gibran, dan para pembantunya saat berada di Akmil. Namun, apa daya, aktivitas retret memang bukan tontonan publik.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, misalnya, mengunggah perjalanan menuju Magelang menggunakan pesawat Hercules seri C130 J, Kamis lalu, dalam cerita akun Instagram @meutya_hafid. Dalam cerita itu, Meutya menunjukkan antusiasme sejumlah menteri, termasuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid yang berdoa di sepanjang perjalanan.

Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Kabinet Merah Putih mengikuti kegiatan latihan baris berbaris saat Retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024)

Sehari berselang, para anggota Kabinet Merah Putih memamerkan foto mereka saat berseragam Komando Cadangan (Komcad). Presiden Prabowo dan Wapres Gibran juga tak ketinggalan mengunggah foto tengah mengenakan seragam Komcad di media sosial masing-masing.

Kegiatan lain seperti pemaparan materi, parade senja, dan jamuan makan malam pun dijadikan konten di media sosial. Sejumlah menteri koordinator turut mengunggah foto saat mereka rapat koordinasi perdana dengan menteri-menteri di bawah koordinasinya.

Atensi warganet juga sempat memuncak saat muncul video yang menunjukkan isi tenda tempat para tamu Akmil itu menginap. Sebagian warganet menganggapnya mewah. Tak lain karena beberapa fasilitas di tenda yang mirip hotel, seperti pendingin udara, kamar mandi dalam, televisi 42 inci, kulkas, dan kasur ukuran besar.

Unggahan soal tenda pun sempat diunggah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim. Mantan Direktur Jenderal Imigrasi itu sempat mengunggah beberapa foto saat berada di dalam tenda, Jumat (25/10/2024) petang. Konten yang diunggah menunjukkan Silmy tengah bersantai duduk di teras dan duduk di tempat tidur. 

Presiden Prabowo Subianto tiba di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). Anggota Kabinet Merah Putih akan menjalani retret selama empat hari di Akmil. Acara ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

Dalam konten tersebut, Silmy menuliskan deskripsi ”Baru tiba di Akademi Militer di Magelang. Kami di sini sampai hari Sabtu. Bagus tendanya”. Namun, tak berselang lama, konten itu hilang sehingga pembicaraan tentang tenda tak berlanjut. Unggahan-unggahan kembali dibanjiri dengan nuansa kekompakan para menteri saat menjalani retret.

Kop surat Kemendes

Kehebohan di awal pemerintahan Prabowo tak hanya terjadi saat retret di Akmil Magelang. Sebelum retret, sorotan warganet tertuju pada beredarnya surat undangan peringatan haul ke-2 almarhumah Biasmawati binti Badin yang merupakan ibu dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Yang jadi sorotan, undangan yang diterbitkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal lengkap dengan kop surat resmi dan stempel dari kementerian bergambar burung garuda. Surat yang dituliskan bersifat penting itu ditandatangani oleh Yandri.

Undangan sekaligus untuk peringatan Hari Santri dan tasyakuran digelar pada Selasa (22/10/2024) di Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun, Serang, Banten.

Penampakan surat dinas Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto yang ditujukan di antaranya kepada para kepala desa untuk menghadiri haul ibundanya. Surat salinan tersebut beredar viral di media sosial, Selasa (22/10/2024). *** Local Caption *** Penampakan surat dinas Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Yandri Susanto yang ditujukan di antaranya kepada para kepala desa untuk menghadiri haul ibundanya. Surat salinan tersebut beredar viral di media sosial, Selasa (22/10/2024).

Surat undangan itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD ikut bersuara dan mengingatkan kop surat dan stempel resmi tidak boleh dipakai untuk acara pribadi dan keluarga.

”Kalau benar ada surat itu, hal tersebut salah. Kop surat dan stempel resmi tak boleh dipakai untuk acara pribadi dan keluarga, termasuk ponpes dan ormas sekalipun. Harus hati-hati menggunakan atribut dan simbol-simbol pemerintahan,” tulis Mahfud dalam akun media sosial X.

Seusai undangan itu viral, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bergerak cepat dengan mengirimkan pesan berantai melalui aplikasi percakapan Whatsapp kepada semua menteri. Ia mengingatkan menteri-menteri untuk berhati-hati dalam membuat surat atas nama/kop/stempel kementerian dan tanda tangan menteri terkait acara pribadi. Ia meminta menteri menghindari hal-hal yang berpotensi menjadi polemik di masyarakat.

Selain itu, Teddy mengingatkan menteri agar mengingatkan bagian humas atau media untuk lebih berhati-hati sehingga mencegah peretasan atau pengambilan situs web atau media sosial resmi di kementerian masing-masing.

Warga menyambut jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih yang tiba di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). Anggota Kabinet Merah Putih akan menjalani retret selama empat hari di Akmil. Acara ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

Sebelumnya lagi, kehebohan terlihat beberapa hari sebelum Prabowo-Gibran dilantik sebagai presiden-wakil presiden pada 20 Oktober lalu. Para calon menteri/wakil menteri (wamen) diundang ke kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk mengikuti pembekalan.

Acara yang dinamakan ”Hambalang Retreat” itu menuai kehebohan karena baru pertama kali presiden-wakil presiden mengumpulkan para calon menteri/wamen sebelum mereka dilantik untuk penguatan wawasan dan tantangan yang akan dihadapi ke depan, selain untuk kepentingan menyolidkan tim. Apalagi, dalam pembekalan dihadirkan para pemateri berkelas dari luar negeri.

Sejumlah akademisi menilai positif hal-hal baru menjelang dan di awal pemerintahan Prabowo.

Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati, misalnya, melihat, pemberian pembekalan oleh Prabowo merupakan bagian dari upaya pemerintahan Prabowo menyiapkan para pembantunya agar siap dan responsif terhadap dinamika global dan tantangan-tantangan di internal dalam negeri. Mereka juga diharapkan bisa peka dan berintegritas ketika menjabat.

<p>Wasisto Raharjo Jati</p>

Meski demikian, dengan kehebohan yang terjadi sehingga memantik atensi masyarakat, penting bagi seluruh anggota kabinet untuk memperhatikan tindak tanduk mereka.

Tak hanya soal kebijakan di kementerian, publik juga memperhatikan perilaku sebagai individu. Apalagi, Presiden Prabowo sejak awal sangat memperhatikan reaksi dari warganet ketika terjadi sesuatu yang viral. 

Di tengah kewenangan dan fasilitas yang dimiliki para menteri, sudah semestinya mereka menjaga perilaku. Menteri mesti bijak menggunakan kekuasaannya hanya untuk kepentingan bangsa dan negara. Fasilitas yang melekat tidak sepatutnya dijadikan konten di media sosial karena bisa dianggap flexing.

”Blunder yang dilakukan oleh menteri bisa menjadi bola liar yang membuat instabilitas dan disrupsi kabinet. Hal ini yang tidak disukai oleh Presiden Prabowo yang menginginkan adanya stabilitas domestik selama masa pemerintahannya,” tambahnya.

Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Kabinet Merah Putih mengikuti kegiatan latihan baris berbaris saat Retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (26/10/2024)

Sementara itu, pengajar Komunikasi Politik di Universitas Paramadina, Hendri Satrio, mengingatkan jajaran Kabinet Merah Putih untuk memiliki empati publik sehingga tak mengunggah atau menampilkan hal-hal yang mewah. Kemewahan hanya akan menyakiti banyak kalangan di masyarakat yang kini masih bergulat dengan kemiskinan.

Sebaliknya, mereka diharapkan mengikuti Presiden Prabowo yang sering menampilkan sisi kerja keras, bekerja untuk rakyat, serta loyal kepada bangsa dan negara.

Di sisi lain, yang juga perlu diingat, perilaku menteri/wakil menteri dan pembantu presiden lain akan berdampak ke citra presiden. Apabila menteri sering membuat kontroversi, publik bakal meragukan kapasitas pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo. Akhirnya, citra buruk yang melekat ke menteri akan berimbas pada citra presiden.

Mengacu pada survei secara tatap muka terhadap 1.200 responden pada 10-15 Oktober 2024 oleh Indikator Politik Indonesia, sebanyak 85,3 persen responden yakin Presiden Prabowo mampu memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. Kepercayaan publik yang tinggi ini tentu harus dijawab tidak hanya dengan merealisasikan janji-janji selama kampanye, tetapi juga tindak tanduk presiden-wapres serta seluruh jajaran dalam Kabinet Merah Putih.


Kerabat Kerja

Penulis:

Iqbal Basyari
 | 

Editor:

Antonius Ponco Anggoro