Norwegia menutup pra-Piala Dunia 2026 dengan rekor terbaik sepanjang masa. ”Landslaget” menyandang predikat kuda hitam paling ditakuti di Piala Dunia 2026.
17 Nov 2025 08:40 WIB · Olahraga
AFP/ALBERTO PIZZOLI
MILAN, SENIN — Tidak ada keajaiban yang tercipta di salah satu kuil sepak bola terbaik di Eropa, Stadion San Siro, Milan. Butuh kemenangan dengan margin sembilan gol, tim nasional Italia justru menelan kekalahan 1-4 dari Norwegia pada laga pamungkas Grup I pra-Piala Dunia 2026, Senin (17/11/2025) dini hari WIB.
Di hadapan 69.020 penonton di San Siro, Italia menelan kekalahan pertama dari Norwegia di kandang sendiri. Sempat memulai laga dengan ofensif dan berbuah gol cepat di menit ke-11 melalui sepakan penyerang muda milik Inter Milan, Francesco Pio Esposito, Italia gagal menjaga ritme permainan setelah turun minum sehingga kemasukan empat gol.
Hasilnya, Norwegia mencetak gol penyama kedudukan melalui sepakan gelandang sayap Antonio Nusa ketika laga berjalan 63 menit. Penyerang terbaik dalam sejarah Norwegia, Erling Haaland, mengunci kemenangan sekaligus rekor sempurna timnya di kualifikasi Piala Dunia 2026 lewat brace di menit ke-78 dan ke-79.
Dua gol striker Manchester City itu hanya berjarak sekitar 40 detik. Strand Larsen, pengganti Haaland, mengunci keunggulan Norwegia pada menit 90+3.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/17/bf3365ac-b421-43d4-aadf-cb1d7ef5176a_jpg.jpg)
Skor akhir di San Siro menegaskan dominasi Norwegia, yang berjuluk ”Landslaget”, di Grup I. Mereka menutup persaingan dengan mengamankan posisi puncak berkat koleksi delapan kemenangan. Belum pernah sebelumnya Norwegia merampungkan babak kualifikasi ajang resmi dengan rekor sempurna alias selalu menang.
Hasil di Grup I juga merupakan catatan kedua bagi Norwegia menutup aksi di kualifikasi Piala Dunia nirkalah. Capaian itu pernah tercipta pada 1998 yang menjadi partisipasi terakhir mereka di pentas dunia.
Selain itu, Norwegia juga mengemas rekor gol terbaik mereka di turnamen resmi. Pertama kali, Landslaget bisa menghasilkan lebih dari 30 gol, tepatnya 37 gol, dalam delapan pertandingan babak kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Trio penyerang Erling Haaland, Alexander Sorloth, dan Thelo Aasgaard menghasilkan 26 gol di antaranya. Haaland menyumbang 16 gol, sementara Solrloth dan Aasgaard masing-masing dengan lima gol.
Norwegia juga menahbiskan diri sebagai tim paling produktif dalam sejarah pra-Piala Dunia zona Eropa. Mereka rerata menghasilkan 4,63 gol per laga. Angka itu lebih baik dari catatan 4,3 gol per laga milik Jerman pada kualifikasi Piala Dunia 2018.
”Saya pikir tidak banyak malam yang lebih baik dari momen ini di kehidupan. Sangat tidak nyata,” tutur Pelatih Nowegia Stale Solbakken kepada TV2 dilansir laman UEFA.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/17/699a8a4b-35e8-498c-aaf9-aed3428d36a3_jpg.jpg)
Perasaan penuh keajaiban juga disampaikan Nusa. ”Ini seperti berlebihan, tetapi saya masih tidak percaya ini. Hasil ini lebih dari yang bisa saya impikan,” ujarnya.
Performa di babak kualifikasi menghadirkan harapan bagi Norwegia untuk memperbaiki performa mereka di Piala Dunia. Rekor terbaik Landslaget adalah menembus babak 16 besar dalam dua dari tiga partisipasi. Tepatnya, hal itu tercipta pada edisi 1938 dan 1998.
Namun, Norwegia berpeluang menghadapi lawan yang tidak mudah di fase grup Piala Dunia 2026. Jika merujuk peringkat FIFA terkini, ranking ke-29, Norwegia akan masuk ke pot ketiga sehingga mereka akan berjumpa dua tim kuat dari pot pertama dan pot kedua.
Undian fase grup akan digelar pada 5 Desember mendatang di Las Vegas, Amerika Serikat. Patokan undian adalah pemeringkatan FIFA terbaru yang dirilis pada 19 November.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/17/c33e1284-27ff-4157-a449-c7029292c3da_jpg.jpg)
Italia diliputi trauma dengan memastikan langkah ke Piala Dunia 2026 harus melalui jalur playoff. Pada dua edisi sebelumnya, Italia gagal menembus pentas dunia akibat tumbang dari Swedia pada 2018, lalu disusul kekalahan dari Makedonia Utara pada semifinal playoff 2022.
Babak playoff pra-Piala Dunia 2026 akan diikuti 16 tim dengan memperebutkan empat tiket tersisa pada Maret 2026. Sebanyak 16 tim akan dimasukkan ke dalam empat grup yang bakal menjalani masing-masing satu laga semifinal dan final yang berlangsung satu pertandingan.
Undian babak playoff akan digelar di Zurich, Swiss, Kamis (20/11/2025). Italia akan mendapat kesempatan bermain di kandang pada babak semifinal. Meski demikian, lawan yang dihadapi tidak akan mudah.
Dengan merujuk ranking FIFA, Italia akan masuk pot pertama babak playoff. Calon lawan Italia di babak semifinal adalah salah satu dari empat tim di pot keempat yang lolos lewat jalur prestasi di Liga Nasional Eropa 2024-2025, yakni Romania, Swedia, dan Irlandia Utara.
Satu tim lain yang berpeluang ada di pot keempat adalah Makedonia Utara atau Wales. Dua tim itu masih berpeluang memperebutkan tiket lolos langsung ke Piala Dunia atau playoff dari Grup J pada duel di Cardiff, Rabu (19/11/2025) WIB.
”Pertama dan paling utama, kami harus memohon maaf kepada pendukung karena 1-4 adalah hasil yang telak. Ini sangat menyedihkan karena kami bermain sangat bagus di babak pertama, tetapi kekecewaan terbesar hadir karena kami tidak bermain dengan standar kami di babak kedua,” kata Pelatih Italia Gennaro Gattuso kepada RAI Sport seperti dikutip Tuttosport.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/11/17/141a76d5-ddf7-4c99-8dd8-f234ba92522c_jpg.jpg)
Sesungguhnya, Italia sudah mengerahkan segala ambisi untuk menang. Bermain ofensif dan gol cepat sempat menumbuhkan optimisme. Italia mampu membuat Norwegia hanya bertahan setidaknya hingga setengah jam awal laga.
Pada periode itu, Italia bisa menciptakan lima tembakan. Sementara Norwegia harus menunggu hingga menit ke-31 untuk menghasilkan tembakan ke gawang Italia yang dikawal Gianluigi Donnarumma. Namun, nasib laga berbalik di babak kedua.
Italia bak kehabisan bensin dan frustrasi akibat gagal menambah gol di babak pertama. Blok mental itu menguntungkan Norwegia untuk tampil lebih menyerang dan tidak kesulitan meredam serangan ”Gli Azzurri” pada paruh kedua.
Italia hanya bisa menambah dua tembakan tepat sasaran. Adapun Norwegia mencetak empat gol dari tembakan mengarah ke gawang yang dihasilkan setelah jeda.
”Tim ini harus membangun kembali kekuatan seperti di babak pertama. Kami tampil solid dan bermain di posisi yang tepat. Sayangnya, segera setelah lawan menciptakan peluang, kami ketakutan. Ini harus diubah, kami tidak boleh takut,” ucap Gattuso. (AFP)
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
Galih Rudanto