Sebelum serangan AS-Israel, Khamenei telah berulang kali menegaskan, kematiannya hanya perkara waktu dan tidak akan melemahkan pemerintahan Iran.
01 Mar 2026 11:11 WIB · Internasional
AP
Stasiun televisi Iran dan kantor berita resmi Iran, IRNA, mengumumkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (86) telah terbunuh dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel, Sabtu (28/2/2026).
Khamenei menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak tahun 1989 menggantikan pemimpin tertinggi pertama negara tersebut, Ayatollah Khomeini, yang meninggal pada 3 Juni 1989. Sejak menjadi pemimpin tertinggi Iran, Khamenei menjadi sosok yang dikagumi rakyatnya dan menjadi simbol perjuangan Iran dalam menghadapi ancaman dari sejumlah negara lain yang berseberangan dalam hal kebijakan politik internasional.
Khamenei telah melewati sejumlah percobaan pembunuhan selama memimpin Iran. Salah satu upaya pembunuhannya telah menyebabkan cedera yang membuat sebagian lengan kirinya lumpuh. Sosok Khamenei begitu melekat di hati rakyat Iran sehingga Khamenei ada dalam bentuk poster di rumah warga, mural-mural bertema patriotisme dan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel.
Khamenei juga konsisten membela perjuangan rakyat Palestina yang terus berkonflik dengan Israel. Atas upayanya tersebut, Khamenei juga mendapatkan simpati dari umat Islam di dunia.
Kini, setelah Khamenei terbunuh, Iran dihadapkan pada tantangan dalam melanjutkan perjuangan mereka sebagai bangsa. Sebelum serangan AS-Israel, Khamenei telah berulang kali menegaskan, kematiannya hanya perkara waktu dan tidak akan melemahkan pemerintahan Iran. Ia disebut telah mempersiapkan negara untuk perang panjang dan suksesi kepemimpinan yang sangat mungkin menjadi konsekuensi dari perang.
Berikut adalah arsip foto tentang Ayatollah Ali Khamenei dari kantor berita AP dan AFP.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/2bf98197fb31f238fb2fde43d00b3939-AP25026621435264.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/9008f982dcb5f777fe889ab31bf96327-AP248288571977.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/01cbfd4939556c4cc3436f63f588ca58-000_99E9463.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/ba043fec33eeaefa06a619d900fdeade-000_99DZ79U.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/e0180a6ed8cdcd123224667eb76f6bb3-AP03041606679.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/085e1dbc539fd1feb9fd9ba244af6107-AP25026621423447.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/a437eeb6fc82cfefd5668218e270d2fc-AP06051103067.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/d8e12ebdee580a3fb4c7a68b7ebecd52-AP25026621557355.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/35d9dd0b21cd2cbbaf8640bb811cfee1-AP20006412942208.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/129db45fa1ae528160515a3b6d0b2c5a-AP17052412954779.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/869a3b83b3480e9b97bb0571ba052522-AP25026620956320.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/c280fa4540756b35bfb4d63d57931a1e-AP462346016024.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/5babbe904fe67d8180d8263a47a45968-AP639673060472.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/c14d5cef8ce5502fb4c7abba93e1fd98-AP21176334780223.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/83fd2f4a2f7c7d70167ec0fd3c36f189-AP20076443737930.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/f511ceeb87c5507568f1bb12cc2e0669-AP26048523237489.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/0a77a0d4c451ba77d930580c59cffe6b-AP48334068871.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/9236ab2bebdde59d5622da40f42d5d19-AP19037704802404.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/d4d70da20eec14122560364923c06ec6-AP07020808924.jpg)
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/03/01/7e814c17fb5092b2458eb774c56102c2-AP07060402966.jpg)
Penulis:
Yuniadhi AgungEditor:
Yuniadhi AgungPenyelaras Bahasa:
Nur Adji