Invasi Pelatih Asing di Liga 1 Indonesia, Belanda Mendominasi

Empat pelatih asal Belanda bakal mewarnai Liga 1 Indonesia 2025-2026. Sebanyak 17,5 persen tujuan impor pelatih Belanda adalah Indonesia.

30 Jun 2025 14:01 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

Fenomena pelatih asal Belanda benar-benar mendarat di sepak bola Indonesia. Dimulai dari keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia, kini empat tim Liga 1 Indonesia 2025-2026 diasuh juru taktik meneer asal ”Negeri Kincir Angin”.

Tentu tidak ada yang salah dalam keputusan klub-klub terbaik Tanah Air memprioritaskan pelatih asing dibandingkan pelatih lokal. Tuntutan prestasi hingga sulitnya persaingan di kompetisi kasta tertinggi membuat klub rela mengeluarkan dana besar untuk mengontrak pelatih berkualitas dari luar negeri.

Berakhirnya kerja sama Imran Nahumarury dengan Malut United menyebabkan belum ada satu pun nama pelatih lokal yang bakal bersaing di Liga 1 musim depan. Praktis, sebanyak 17 tim sudah mengumumkan pelatih asing sebagai nakhoda mereka untuk mengarungi kampanye kompetisi mendatang.

Musim 2024-2025, Imran adalah satu-satunya pelatih lokal yang bisa bertahan selama satu edisi kompetisi, sedangkan tiga pelatih lokal lain diputus kontraknya pada pertengahan kompetisi akibat tidak mampu mencapai target klub. Malut menutup musim perdana di Liga 1 dengan duduk di posisi ketiga dan berhak tampil di Kejuaraan ASEAN 2025-2026.

Jika Malut United tetap mengontrak pelatih lokal, mereka menyelamatkan wajah juru taktik Indonesia di Liga 1. Sebaliknya, apabila Malut mengikuti tren menyewa juru taktik asing, maka hal itu untuk pertama kali liga profesional Indonesia tidak memiliki kehadiran pelatih lokal ketika musim dimulai.

Tiga tim promosi dari Liga 2 2024-2025 yang menembus Liga 1 dengan pelatih lokal sudah mengontrak pelatih baru berpaspor non-Indonesia. PSIM Yogyakarta, juara Liga 2 musim lalu, mendatangkan pelatih debutan Liga Indonesia dari Belanda, Jean-Paul van Gastel.

Pelatih Bhayangkara Paul Munster

Persija Jepara tidak melanjutkan kerja sama dengan pelatih lokal Widodo C Putro sehingga lebih memilih untuk menggunakan jasa Mario Lemos, juru taktik berpaspor Portugal. Adapun Bhayangkara FC mengalami cinta lama bersemi kembali kepada pelatih Irlandia Utara, Paul Munster, yang musim lalu menangani Persebaya Surabaya.

Terdapat delapan negara asal pelatih di tim Liga 1 musim ini. Belanda mengirimkan empat pelatih, lalu disusul dua negara berbahasa Portugis, Portugal dan Brasil, yang masing-masing diwakili tiga juru taktik.

Kemudian, dua negara berbahasa Spanyol, yakni Spanyol dan Argentina, mengirimkan masing-masing dua pelatih. Tiga negara lain yang terdiri dari Kroasia, Irlandia Utara, dan Malaysia, direpresentasikan oleh satu ahli strategi.

Di sisi lain, Transfermarkt mencatat terdapat 41 pelatih lokal berlisensi A PSSI dan AFC Pro yang tengah menganggur saat ini. Mereka setidaknya pernah melatih di tim Liga 2 atau Liga 1 Indonesia.

Destinasi utama

Kehadiran enam pelatih asal Belanda mempertegas kiblat sepak bola Indonesia saat ini mengarah ke Belanda. Enam nama itu terdiri atas dua pelatih memimpin dua tim nasional, sedangkan empat pelatih di Liga 1.

Merujuk data Transfermarkt, Belanda mengirimkan 40 pelatih untuk berkarier di luar negeri. Hanya Arne Slot dan Erik ten Hag yang berstatus pelatih di lima liga top Eropa berkat menangani Liverpool dan Bayer Leverkusen. Kondisi sejatinya mencerminkan kualitas pelatih Belanda.

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra memberikan keterangan pers setelah timnya kalah 3-0 atas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (26/4/2025).

Dengan jumlah pelatih yang tengah berada dalam kontrak, maka 15 persen impor pelatih yang dilakukan Belanda menjadikan Indonesia sebagai destinasi. Persentase itu bisa bertambah menjadi 17,5 persen dengan menghitung Pieter Huistra yang musim lalu menangani PSS Sleman.

Seiring PSS terdegradasi ke Liga 2, Huistra dipastikan tidak bisa terdaftar sebagai juru taktik utama. Ia berpeluang mendapatkan promosi sebagai Direktur Teknik PSS. Sebab, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melarang pelatih asing menangani tim Liga 2 sehingga PSS wajib menunjuk pelatih berpaspor Indonesia.

Kluivert dan Gerald Vanenburg (pelatih tim U-23 Indonesia) memimpin proyek ambisius PSSI bersama tim ”Garuda” yang mengejar tiket Piala Dunia 2026 hingga mempertahankan medali emas SEA Games 2025.

Di kompetisi nasional, Jan Olde Riekerink merupakan sosok pelatih Belanda yang paling senior di kompetisi kasta tertinggi saat ini. Riekerink akan menjalani musim penuh ketiga menangani Dewa United sejak tiba pada pertengahan musim 2022-2023.

Di bawah kendali eks pelatih Galatasaray itu, capaian Dewa perlahan meningkat. Mereka menjadi pesaing tunggal Persib Bandung untuk perebutan titel Liga 1 2024-2025.

Didukung pemain-pemain terbaik di Liga 1, seperti Nick Kuipers, Alexis Messidoro, Jaja, Egy Maulana Vikri, hingga Alex Martins, Dewa berpeluang mengganggu hegemoni Persib untuk musim 2025-2026. Piala Presiden 2025 pun menjadi kans terbesar bagi Riekerink untuk meraih trofi sejak mempersembahkan Piala Turki 2015-2016 dan Piala Super Turki 2016 untuk Galatasaray.

Dewa United FC akan menghadapi Bali United FC dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 pekan kelima di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (29/7/2023). Suasana jumpa pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (28/7/2023), dihadiri pelatih Dewa United Johannes Hendrikus Olde Riekerink (kedua, kri) dan pemain Dewa United Ricky Kambuaya (kedua, kanan).

Peran penting Riekerink mengangkat derajat Dewa melecut tim-tim lain mendatangkan juru taktik asal Belanda pula. Bali United, misalnya, menutup kisah manis bersama Stefano ”Teco Cugurra” selama enam musim dengan merekrut Johnny Jansen.

Di Belanda, Jansen dikenal melatih tim-tim papan tengah, seperti Heerenveen dan PEC Zwolle. Ia membawa Zwolle duduk di peringkat ke-10 pada musim 2024-2025.

”Serdadu Tridatu” akan menjadi klub luar negeri kedua dalam karier kepelatihan Jansen. Sebelumnya, ia hanya berdurasi dua bulan menangani tim Lebanon, Safa, pada April 2023 hingga Juni 2023.

Berbeda dengan Riekerink, Jansen belum pernah mempersembahkan gelar juara untuk tim asuhannya. Ia pun hanya menghasilkan rerata poin yang amat rendah. Catatan rerata 1,34 poin per laga bersama Heerenven pada Juni 2019 hingga Januari 2022, lalu selama dua musim di Zwolle mengemas hanya 1,07 poin per laga.

Jansen juga membawa kompatriotnya asal Belanda untuk menjadi asisten pelatih. Mereka adalah Ronnie Pander dan Jeffrey Talan.

”Saya mengajak dua asisten pelatih dari pelatih agar program kepelatihan saya sejalan untuk Bali. Target kami adalah membawa Bali berada di papan atas untuk nomor empat atau lima saat ini,” ujar Jansen terkait targetnya pada musim perdana melatih di Indonesia.

Pesepak bola Bali United Everton (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PS Barito Putera dalam pertandingan Liga 1 2024/2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Jumat (27/9/2024). Bali United mengalahkan PS Barito Putera dengan skor 3-2.

Fenomena pelatih Belanda semakin kental seiring keputusan dua tim asal Jawa bagian tengah juga diasuh meneer. Persis Solo merekrut Peter de Roo, sedangkan PSIM mendatangkan Jean-Paul van Gastel.

De Roo adalah sosok yang dikenal banyak peran di belakang lapangan hijau. Ia pernah menjadi Direktur Teknik untuk Federasi Sepak Bola Australia dan Federasi Sepak Bola Malaysia.

Keterlibatannya sebagai pelatih kepala baru dimulai tiga tahun lalu bersama klub sepak bola tertua di Singapura, Balestier Khalsa. Ia konsisten membawa Balestier duduk di peringkat keempat pada dua musim terakhir Liga Singapura yang diikuti sembilan kontestan. Catatannya ialah merengkuh 1,48 poin per laga dalam 63 pertandingan resmi Liga Singapura.

Antusiasme besar menyelimuti Van Gastel. Dikenal sebagai deputi Giovanni van Bronckhorts yang membantu Feyenoord meraih lima trofi, termasuk satu gelar Liga Belanda, Van Gastel diharapkan mampu mengangkat performa PSIM yang akan menjalani debut bermain di era Liga 1.

Sebagai pelatih kepala, Van Gastel juga belum memiliki prestasi. Ia mencatatkan 0,97 poin per laga selama 33 laga melatih Guangzhou City di Liga Super China, lalu 1,63 poin per laga bersama NAC Breda yang dijalani dalam 38 pertandingan.

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memantau latihan para pemainnya di Bandung, pada Sabtu, 7 September 2024. Persib Bandung berstatus juara bertahan Liga 1 Indonesia.

Tujuh pemain lokal berpengalaman Liga 1, misalnya Andy Setyo, Fahreza Sudin, Kasim Botam, dan Reva Adi, telah direkrut PSIM. Dua pemain asing, Ze Valente dan Nerjim Haljeta, meneguhkan ambisi ”Laskar Mataram” untuk kekal di kompetisi kasta tertinggi.

”Target kami adalah mencapai stabilitas di Liga 1,” ucap Razzi Taruna, Manajer PSIM, tentang ambisi timnya pada musim 2025-2026.

Mampukah empat pelatih itu mengikuti prestasi Henk Wullems (Bandung Raya 1995-1996) dan Robert Alberts (Arema Indonesia 2009-2010) yang mampu membawa tim asuhannya menjadi juara Indonesia? Atau mereka hanya menduplikasi jejak Darije Kalezic dan Joop Gall yang gagal mempertahankan predikat PSM Makassar sebagai tim papan atas Indonesia? Waktu yang akan menjawab.

Satu hal yang pasti, pelatih asing sudah benar-benar ”menjajah” Liga 1 Indonesia, sedangkan pelatih lokal makin termarjinalkan….


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji