Konsistensi Membawa Barcelona Kembali ke Puncak

Konsistensi Barcelona yang tidak terkalahkan sepanjang 2025 membawa mereka kembali ke puncak klasemen La Liga, dengan menggusur Real Madrid yang sering tampil buruk.

18 Feb 2025 11:51 WIB · Olahraga

Oleh Emilius Caesar Alexey

BARCELONA, SELASA — Penampilan yang konsisten Barcelona akhirnya berbuah hasil manis dengan merebut puncak klasemen dari Real Madrid pada Liga Spanyol. Kemenangan tipis 1-0 atas Rayo Vallecano yang diwarnai kontroversi membuka peluang Barcelona mengejar gelar juara pada musim ini.

Dengan tambahan tiga poin dari laga yang digelar di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona, Selasa (18/2/2025) dini hari WIB itu, Barcelona menyamai raihan poin Real Madrid, yaitu 51 poin. Barca berhak menempati posisi puncak karena unggul secara head to head dan secara selisih gol atas Real.

Pada laga el clasico pertama musim ini, 27 Oktober 2024 lalu, Barcelona melumat Real dengan skor 4-0. Sementara itu, Barca juga unggul selisih gol dengan surplus 40 gol dan Real hanya surplus 29 gol.

Dalam lima laga terakhir Liga Spanyol, Barcelona menang empat kali dan seri satu kali. Di sisi lain, Real tampil sangat buruk dengan dua kali seri, sekali kalah, dan hanya dua kali menang.

Pemain Barcelona Lamine Yamal (kedua dari kanan) diadang kiper Rayo Vallecano Augusto Batalla (kanan) pada laga Liga Spanyol di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona, Selasa (18/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 1-0 pada laga itu.

Persaingan di papan atas La Liga semakin sengit karena Atletico di posisi ketiga hanya terpaut satu poin dari Barcelona dan Real Madrid. Konsistensi penampilan dari ketiganya akan menjadi kunci untuk meraih gelar juara pada akhir musim.

Pada laga melawan Rayo, para pemain Blaugrana dipaksa bekerja keras untuk membongkar pertahanan tim tamu. Barca mendapat peluang emas pada menit ke-26 saat Inigo Martinez dilanggar oleh Pathe Ciss di kotak penalti.

Robert Lewandowski yang menjadi algojo berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik pada menit ke-28 dan membuat Barca unggul 1-0. Gol itu juga mengokohkan posisi Lewandowski sebagai pencetak gol terbanyak saat ini dengan 21 gol dan kian meninggalkan Kylian Mbappe dengan 17 gol.

Rayo yang tidak mau kalah begitu saja berusaha untuk membalas melalui Alvaro Garcia yang melepas tendangan dari dekat gawang. Beruntung bagi Barca, kiper Wojciech Szczesny mampu membendung bola.

Pemain Barcelona Robert Lewandowski mencetak gol melalui tendangan dari titik penalti ke gawang Rayo Vallecano pada laga Liga Spanyol di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona, Selasa (18/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 1-0 pada laga itu.

Usaha Rayo membobol gawang Barca terwujud pada menit ke-44. Jorge de Frutos yang menerima umpan terobosan di kotak penalti berhasil menggetarkan jaring gawang Szczesny. Namun, gol itu dianulir karena video pembantu wasit melihat ada pelanggaran offside terlebih dulu.

Dalam tayangan ulang, De Frutos sebenarnya dalam posisi onside. Namun, menurut media Spanyol, Marca, pemain Rayo, Randy Nteka, yang dianggap offside karena menghalangi laju Inigo Martinez yang berlari ke arah De Frutos.

Seusai kontroversi tersebut, Barca terus menggencarkan serangan sehingga secara statistik menguasai 59,7 persen waktu laga. Secara total, Barcelona melepaskan 14 tendangan dan 5 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Rayo melepas 9 tendangan dan 4 di antaranya mengarah ke gawang.

Sampai laga berakhir, tidak ada tambahan gol tercipta sehingga Barca berhak meraih tiga poin. Meskipun hanya tipis, kemenangan itu tetap disyukuri oleh para pemain Barca.

Pemain Rayo Vallecano Jorge de Frutos (kedua dari kanan) merayakan gol ke gawang Barcelona, yang kemudian dibatalkan karena offside, pada laga Liga Spanyol di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Barcelona, Selasa (18/2/2025) dini hari WIB. Barcelona menang 1-0 pada laga itu.

”Kami tidak bisa selalu menang 3-0 setiap laga. Kami harus bekerja keras untuk itu,” kata Alex Balde, bek Barcelona.

Pelatih Barcelona Hans-Dieter Flick mengatakan, kemenangan itu penting bagi timnya untuk menjaga tren tidak pernah kalah dalam 12 laga sejak awal tahun 2025. Hasil positif yang membawa mereka ke puncak klasemen juga harus diterima dengan gembira.

”Ini adalah kerja keras para pemain dan pada akhirnya kami gembira. Semua orang bergembira atas posisi yang baru. Kami bermain sangat bagus meskipun saya pikir kami bisa lebih baik,” kata Flick. (AP)

 


Kerabat Kerja

Penulis:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Kusnadi .