Kontingen Kamboja Mundur dari SEA Games Thailand

Kontingen Kamboja ikut dalam defile atlet pada pembukaan SEA Games Thailand pada Selasa malam. Rabu dini hari, kontingen Kamboja menyatakan mundur dari SEA Games.

10 Des 2025 15:27 WIB · Olahraga

KOMPAS/REBIYYAH SALASAH

Oleh Rebiyyah Salasah dari Bangkok, Thailand, Iwan Santosa

BANGKOK, KOMPAS — Kontingen Kamboja memutuskan mundur sepenuhnya dari pesta olahraga negara-negara di Asia Tenggara, SEA Games 2025, di Thailand, Rabu (10/12/2025). Alasan yang dikemukakan terkait dengan pertimbangan keamanan.

Keputusan diambil menyusul memanasnya konflik di perbatasan Thailand–Kamboja yang kini memasuki hari ketiga. Konflik tersebut menyebabkan 14 orang tewas, 88 orang terluka, dan memicu 500.000 warga Thailand dan Kamboja di perbatasan mengungsi.

Dalam surat resmi kepada penyelenggara, Komite Olimpiade Kamboja menyatakan, keputusan diambil dengan pertimbangan mendalam dan permintaan keluarga para atlet agar mereka diizinkan pulang. Bangkok Post melaporkan, keputusan diambil pada Rabu pukul 02.00 WIB. Ketua Penyelenggara SEA Games Chaiyapak Sirwat tidak menyangka akan mendapat kabar mendadak tersebut.

”NOCC (Komite Olimpiade Nasional Kamboja) harus menarik mundur semua delegasi dan mengatur kepulangan mereka segera ke Kamboja dengan pertimbangan keselamatan. Keputusan ini tidak mudah tetapi harus dilakukan,” demikian keterangan tertulis NOCC yang dipimpin Vath Camroeun, Rabu, sehari setelah Kontingen Kamboja mengikuti upacara pembukaan SEA Games di ibu kota Thailand, Bangkok.

Para orangtua atlet Kamboja khawatir putra-putri mereka tidak dapat pulang ke Tanah Air karena pembatalan penerbangan akibat konflik perbatasan yang kembali pecah antara Thailand dan Kamboja.

Sebelum ditarik pulang, kontingen Kamboja tanpa kendala apa pun mengikuti upacara pembukaan yang berlangsung lancar dan meriah. Kurang dari 20 orang atlet dan manajer kontingen Kamboja turut berdefile pada acara pembukaan yang digelar pada Selasa petang.

Kontingen Kamboja dalam defile peserta saat pembukaan SEA Games Thailand 2025 di Stadion Rajamanggala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025).

Kamboja menduduki peringkat empat ketika menjadi tuan rumah SEA Games 2023. SEA Games tahun ini diadakan di tiga lokasi di Thailand, yakni Bangkok, Chonburi di tepi pantai tidak jauh dari Bangkok, dan Provinsi Songkhla di selatan yang berdekatan dengan wilayah Malaysia.

Mundur

Pada perlombaan renang nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra di kolam renang Sport Authority of Thailand, Bangkok, Rabu (10/12/2025), seharusnya ada dua atlet Kamboja yang ikut serta, yakni Phansovannarun Montross dan Thavarak Tou. Namun, mereka dinyatakan did not start (DNS) yang artinya mereka terdaftar dalam perlombaan tetapi memilih tidak tampil.

Sementara itu, di Gymnasium 5 Universitas Thammasat Kampus Rangsit, Pathum Thani, yang menjadi lokasi perlombaan senam, Kamboja tidak diperkenalkan sebelum kualifikasi putra dimulai. Padahal, nama atlet Kamboja tercantum dalam daftar peserta, yakni Vanndet Ten.

Pada dua cabor ini, Kamboja mulanya akan tetap berlaga bersama dengan 11 cabor lain, yaitu atletik, e-sports, anggar, senam, jujitsu, kickboxing, taekwondo, berkuda, jetsmi, triathlon, teqball, dan bola voli.

TOPSHOT - Members of Cambodia's delegation wave their country's national flag as they take part in the athletes' parade during the opening ceremony of the 33rd Southeast Asian Games (SEA Games) at Rajamangala National Stadium in Bangkok on December 9, 2025. (Photo by Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Sebelum upacara pembukaan SEA Games Thailand 2025, Selasa (9/12/2025), panitia penyelenggara mengimbau peliput tidak memfoto kostum atlet Kamboja. Imbauan itu tanpa disertai alasan dan keterangan yang jelas.

Ketika defile, kontingen Kamboja diperkenalkan. Meski jumlahnya kurang dari 20 orang, mereka ikut parade. Pada upacara pengibaran bendera sehari sebelum pembukaan, Kamboja juga ikut serta yang menandakan delegasinya akan bertanding sesuai rencana.

Semula pada 21 November 2025, Phnom Penh Post melaporkan, Kamboja akan mengirim 333 atlet berlomba dalam 21 cabang olahraga. Ketika itu dua federasi olahraga Kamboja, yakni bilyar dan Khun Khmer, menyatakan boikot dengan alasan pertimbangan keamanan atlet.

 

Ketika itu, Vath Chamroeun mengatakan telah mendapatkan jaminan keamanan dari pihak Thailand dan dunia olahraga mengesampingkan politik serta memegang teguh nilai sportivitas dan persahabatan.

Ketua Penyelenggara SEA Games Thailand Chaiyapak Sirwat mengatakan, delegasi Kamboja terkesan dengan sambutan hangat dalam acara pembukaan. Keamanan di sekitar stadion diperketat meski upacara pembukaan meriah dihadiri keluarga Kerajaan Thailand. Bintang pop asal Thailand, BamBam, tampil dalam upacara pembukaan itu.

Sebelumnya, Kamboja sudah mundur dari delapan cabang olahraga di SEA Games Thailand. Kamboja menyatakan mundur dari cabang olahraga sepak bola, petanque, gulat, judo, dan karate. Bangkok Post melaporkan, delegasi Kamboja menyusut hingga 137 atlet di 12 cabang olahraga sebelum diputuskan mundur sama sekali dari SEA Games 2025.

Bendera negara-negara peserta SEA Games 2025 Thailand dipasang di arena lomba cabang olahraga senam di Kampus Universitas Thammasat di Pathum Thani, utara Kota Bangkok, Rabu (10/12/2025). Bendera Kamboja masih dipasang paling kiri di sebelah bendera Indonesia. Kamboja menyatakan mundur dari SEA Games 2025 melalui surat resmi, Rabu.

Terkait langkah Kamboja, Chamroeun menyampaikan permintaan maaf dan berterima kasih atas pengertian dan dukungan yang diberikan. Delegasi Kamboja akan tetap berkomunikasi terkait pengaturan kepulangan dan aturan yang harus dipenuhi.

Pejabat senior SEA Games Thailand, Akarin Hiranprueck, mengonfirmasi bahwa kontingen Kamboja mengundurkan diri dari ajang olahraga Asia Tenggara itu.

SEA Games 2025 Thailand akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025. Ada 50 cabang olahraga yang dipertandingkan untuk memperebutkan 574 medali emas.

Konflik di perbatasan

Kontak senjata yang pecah awal pekan ini adalah yang terburuk sejak perang lima hari pada Juli 2025 yang menewaskan belasan orang. Bentrokan itu kemudian berakhir setelah ditengahi ASEAN dan Amerika Serikat.

Pada 26 Oktober 2025 kedua pihak menandatangani kesepakatan gencatan senjata. Penandatanganan dilakukan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia. Perdana Menteri, Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memfasilitasi kesepakatan tersebut.

Kali ini kedua pihak saling menuduh tetangga mereka terlebih dahulu melancarkan serangan. Konflik kemudian menjalar ke lima provinsi di Thailand dan Kamboja, di sekitar Candi Preah Vihear.

Sengketa terjadi karena ketidaksepakatan perbatasan darat yang ditentukan penjajah Perancis tahun 1907 dengan Kerajaan Siam (kini Thailand). Mahkamah internasional sudah menyatakan Kamboja berdaulat atas Candi Preah Viehar, tetapi ketidakjelasan batas di sekitar candi tersebut memicu konflik hingga kini. (Reuters/AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah dari Bangkok, Thailand, Iwan Santosa
 | 

Editor:

Bonifasius Josie Susilo H
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari