Belum lagi bisa dipadamkan, kebakaran Los Angeles dikhawatirkan kembali membara dan meluas karena angin hingga 112 kilometer per jam datang.
14 Jan 2025 09:07 WIB · Internasional
LOS ANGELES, SELASA — Los Angeles bersiap pada kemungkinan kebakaran kembali meluas dan membara. Angin berkecepatan hingga 112 kilometer per jam diprediksi berembus pada Selasa (14/1/2025) pagi waktu setempat atau Selasa malam WIB. Angin kencang salah satu penyebab kebakaran cepat meluas.
Kedatangan kembali angin kencang dapat memacu ulang kebakaran yang sudah ada. Titik api baru juga bisa muncul. Analis perilaku kebakaran, Dennis Burns, memperingatkan, hari yang paling berbahaya adalah Selasa.
”Kami membutuhkan belas kasih alam. Kami punya pemadam. Kami punya air. Kami perlu waktu,” kata Wakil Kepala Dinas Pemadam Kebakaran California (Cal Fire) Brice Bennett, Senin (13/1/2025).
Sudah sepekan Los Angeles membara. Kebakaran pertama, Palisades, belum kunjung padam. Menurut Cal Fire, baru 14 persen kebakaran Palisades tertangani. Kebakaran besar kedua, Eaton, baru dipadamkan 33 persen. Kebakaran lain hampir sudah padam seluruhnya.
Cal Fire memantau, kebakaran-kebakaran lebih terkendali karena angin bertip lebih lambat. ”Cuaca berperang penting dalam kebakaran sejak dulu,” kata Koordinator Pemadaman Kebakaran Kota pada Asosiasi Pemadam Internasional Joe Ten Eyck.
Untuk kebakaran Los Angeles, semua perlu mengantisipasi kondisi memburuk. Berbagai permodelan cuaca menunjukkan, angin akan kembali berembus kencang. Sepekan terakhir, angin kencang menjadi faktor kebakaran cepat meluas.
”Bahaya kebakaran ekstrem akan terus berlanjut hingga Rabu. Dengan kata lain, situasi ini adalah yang terburuk. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Bersiaplah mengungsi. Hindari apa pun yang dapat memicu kebakaran,” cuit Layanan Cuaca Nasional (GWS) di X, Senin (13/1/2025).
Sementara korban jiwa terus bertambah. Kantor Koroner Los Angeles mengatakan, kebakaran Palisades menewaskan 8 orang dan Eaton 16 orang. Sedikitnya 16 orang hilang.
Lebih dari 12.000 bangunan hangus terbakar. Sekitar 50.000 orang berada di bawah perintah evakuasi dengan lebih dari 700 warga berlindung di sembilan tempat penampungan. Situasi diperkirakan memburuk.
Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles Anthony C Marrone mengatakan, 70 mobil pemadam kebakaran tambahan telah tiba sebagai antisipasi embusan angin kencang. ”Kami siap menghadapi angin kencang yang akan datang,” kata Marrone.
Rich Thompson, ahli meteorologi GWS, menambahkan, kondisi akan berubah secara drastis menjelang akhir pekan, melansir CNN. Ada kemungkinan kembalinya ”angin laut yang sejuk, suhu yang lebih dingin, dan kelembaban yang lebih tinggi” yang akan membantu petugas pemadam kebakaran.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/10/6da427d8b7a367f9a914a11df81421e0-cropped_image.png)
Kebakaran bermula sejak 7 Januari 2025 di sebelah utara pusat kota LA. Lebih dari 14.000 personel pemadam kebakaran dari AS, Kanada, dan Meksiko datang berjibaku dengan api. Mereka mengerahkan hampir 1.400 mobil pemadam kebakaran, 84 pesawat, dan sejumlah helikopter. Pesawat menjatuhkan bahan kimia berwarna merah muda yang menghentikan pergerakan api.
Sebagian besar kerusakan itu terjadi di titik Kebakaran Eaton dekat Pasadena dan Kebakaran Palisades yang adalah kawasan mentereng di sepanjang Pantai Pasifik. Petugas pemadam kebakaran telah membuat kemajuan di kedua area itu beberapa hari terakhir. Kebakaran Eaton telah terkendali sekitar sepertiganya.
Pesawat akan terus menjatuhkan bahan kimia penghambat api. Bahan ini berfungsi sebagai pengadang di sepanjang lereng bukit. AccuWeather mengestimasi, kerugian kebakaran LA bisa mencapai 250 miliar dollar AS, termahal dalam sejarah.
Gubernur California, Gavin Newsom, mengeluarkan Newsom mengeluarkan perintah eksekutif, Minggu (12/1/2025) guna mempercepat pembangunan kembali dengan menangguhkan beberapa peraturan lingkungan dan memastikan penilaian pajak properti tidak naik.
“Kami harus memberi tahu orang-orang bahwa kami mendukung mereka. Kami ingin Anda kembali, membangun kembali, dan membangun kembali dengan standar bangunan yang lebih berkualitas, standar yang lebih modern,” ujar Newsom.
Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengatakan, dia telah berbicara dengan pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump. Trump rencananya akan mengunjungi kota tersebut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/01/12/2a8ba1a75fa535b9c071f7ebb863d386-000_36TH6Q6.jpg)
Di beberapa lokasi, warga sudah boleh pulang ke rumah untuk meninjau kerusakan, Minggu (12/1/2025). Jim Orlandini yang kehilangan toko perkakas di Altadena, mengatakan, rumahnya yang telah ditinggali selama 40 tahun masih utuh. “Kami tidak tidur sama sekali karena kami pikir rumah itu sudah tidak ada lagi,” katanya.
Sekelompok seniman, musisi, dan kenalan di Topanga Canyon berkeliling untuk menghentikan kebakaran yang terjadi di area baru. Mereka mematikan saluran gas dan tabung propana.
“Kami berharap dapat menyelamatkan beberapa rumah dan menyelesaikan beberapa titik api. Ini kehancuran total dan menyeluruh,” tutur salah satu warga, Derek Mabra, saat berkendara di sepanjang pantai sambil melihat kerusakan.
Mengutip CNN, Kepolisian Los Angeles telah menangkap tiga orang atas penggunaan dua pesawat nirawak atau drone. Menurut Akil Davis, asisten direktur dari Biro Investigasi Federal (FBI) yang berkantor di LA, sekitar 20 pesawat nirawak berkeliaran setiap hari. Sementara Dinas Pemadam Kebakaran bahkan melaporkan jumlahnya dua kali lebih banyak lagi.
Meski jumlahnya berbeda, Davis mengatakan, laporan pemadam kebakaran benar karena ada banyak sekali pesawat nirawak di udara pada waktu tertentu. “Itulah sebabnya kami terus menekankan kepada masyarakat: Hentikan menerbangkan pesawat nirawak di atas kebakaran ini,” ujarnya.
Departemen Kepolisian Santa Monica, Los Angeles, telah menangkap lebih dari 40 orang di zona evakuasi karena melanggar perintah darurat hukum sejak 7 Januari 2024. Tidak ada satu pun dari mereka yang berasal dari Santa Monica.
Sepuluh orang ditangkap karena perampokan. Sementara itu, sisanya ditangkap karena pelanggaran lainnya, termasuk melanggar jam malam, kepemilikan narkoba, pelanggaran mengemudi, pelanggaran pembebasan bersyarat dan masa percobaan, dan sebagainya. Kepolisian juga menyetop ratusan orang di zona evakuasi.
Penjarahan juga belakangan terus terjadi di LA. Pihak berwenang melaporkan sejumlah kasus penangkapan, termasuk dua orang yang menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran untuk memasuki rumah. Gubernur California, Gavin Newsom, mencuit, “California tidak akan mengizinkan penjarahan”. (AP)
Penulis:
Elsa Emiria LebaEditor:
Kris MadaPenyelaras Bahasa:
Lucia Dwi Puspita Sari