Kreativitas Alex Baena, Ketakutan Terbesar Real Madrid

Gelandang Villarreal, Alex Baena, amat mungkin menjadi batu sandungan Real Madrid dalam upaya mengudeta Barca. Kreativitas Baena bahkan jauh melampaui Luka Modric.

15 Mar 2025 13:46 WIB · Olahraga

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

VILAREAL, SABTU — Real Madrid mendapat momentum emas untuk merebut kembali puncak klasemen Liga Spanyol dari tangan Barcelona. Syaratnya, ”Los Blancos” harus bisa menaklukkan tuan rumah Villarreal di Stadion De La Ceramica, Minggu (16/3/2025) pukul 00.30 WIB. Gelandang Villarreal, Alex Baena, menyimpan segudang kreativitas serangan yang sangat mungkin membahayakan Real.

Meski bukan gelandang berstatus bintang, kepiawaian Baena dalam mengkreasikan peluang musim ini patut ditakuti tim lawan. Pemain jebolan akademi Villarreal tersebut menjadi gelandang dengan jumlah kreasi peluang terbanyak di Liga Spanyol sejauh ini. Keberadaannya akan menyulitkan Real untuk mewujudkan ambisi meraih kemenangan perdana di De La Ceramica sejak 2017. Walau sukses merajai Eropa, Real nyatanya selalu kesulitan menaklukkan Villarreal di markasnya.

Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia, cenderung selalu menempatkan Baena di sayap kiri dalam formasi 4-4-2. Meski begitu, dalam pertandingan, Baena selalu bergerak masuk ke area tengah lapangan untuk memberikan umpan-umpan kunci. Sejauh ini, ia telah menciptakan 77 peluang, terbanyak di antara pemain manapun di Liga Spanyol.

Jumlah peluang yang diciptakan Baena bahkan melampaui gelandang kreatif Real, Luka Modric, yang mencatatkan 46 kali penciptaan peluang.

Gelandang Villarreal, Alex Baena (kiri), dan bek Rayo Vallecano Pep Chavarria berebut bola dalam pertandingan Liga Spanyol antara Rayo Vallecano dan Villarreal di Stadion Vallecas, Madrid, 22 Februari 2025. Villarreal akan menjamu Real Madrid di Stadion De La Ceramica, Minggu (16/3/2025) pukul 00.30 WIB.

Selain sayap kiri, Baena juga fasih bermain sebagai gelandang serang dan sayap kanan. Fluiditas serta visi permainan Baena kemudian membuatnya mendapat panggilan dari timnas Spanyol besutan Luis De La Fuente.

”Kami selalu punya kewajiban untuk berusaha dan tampil sebaik mungkin, apa pun lawan kami. Liga ini menunjukkan bahwa jika Anda tidak berada di level itu, Anda tidak akan menang. Kami punya pertandingan yang menarik melawan juara bertahan Liga Spanyol dan Liga Champions. Kami akan berusaha bersaing di level tertinggi dan mencapai target. Kami tahu ini rumit, tetapi itu tidak berarti kami tidak akan berusaha dengan segala upaya dan antusiasme kami,” kata Marcelino dinukil dari laman resmi klub.

Keunggulan Baena dalam mendistribusikan bola di lini tengah akan sangat menakutkan bagi Real. Apalagi pada laga sebelumnya, Real menelan kekalahan 0-1 dari Atletico Madrid pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa. Gol semata wayang Atletico yang dicetak Conor Gallagher berawal dari minimnya tekanan dari para gelandang Real terhadap Julian Alvarez. Akibatnya, Alvarez leluasa memberikan umpan kepada Gallagher sebelum mencetak gol.

Pelatih Real, Carlo Ancelotti, perlu mengingatkan para pemainnya agar tidak melakukan kecerobohan serupa terhadap Baena. Dengan cara apa pun, para pemain Real wajib membatasi ruang gerak Baena yang menjadi episentrum serangan Villarreal. Hingga saat ini, Baena masih menjadi pencipta asis terbanyak Villarreal dengan tujuh asis.

Para pemain Real Madrid melakukan selebrasi setelah mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (13/3/2025) dini hari WIB.
Quote

Kami harus bermain cerdas untuk mengalahkan Villarreal.

Para pemain Real pantang memberi Baena kebebasan dalam berkreasi. Kreativitas Baena adalah rintangan terbesar Real meruntuhkan hasil minor di De La Ceramica sejak 2017. Selain itu, Real berkepentingan memetik kemenangan di sana untuk mengudeta Barca di puncak klasemen. Real dan Barca sama-sama mengoleksi 57 poin. Namun, Barca unggul selisih gol (46) dari Real (31 gol).

Ini menjadi momentum emas bagi Real untuk melancarkan kudeta lantaran Barca, pada laga lainnya, akan menjalani laga mahaberat menghadapi Atletico Madrid. Pada pertemuan terbaru kedua tim itu, Barca mengalami kesulitan dengan ditahan imbang 4-4 oleh Atletico. Dengan demikian, Real wajib memanfaatkan momentum ini untuk melampaui Barca.

”Kami harus bermain cerdas untuk mengalahkan Villarreal,” kata Ancelotti dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (14/3/2025).

Adapun Ancelotti mengeluhkan jadwal padat yang berpotensi membuat para pemainnya kelelahan. Real baru saja mengalahkan Atletico dalam drama adu penalti untuk memastikan tempat ke perempat final Liga Champions. Jeda antara pertandingan melawan Atletico dan Villarreal hanya dua hari. Menurut Ancelotti, rentang waktu itu sangat tidak memadai untuk masa pemulihan para pemain Real.

Ekspresi Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Atletico Madrid dan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (13/3/2025) dini hari WIB.

”Masa pemulihan minimal adalah 72 jam. Itulah jadwal yang kami miliki. Saya harap suatu hari kami dapat mengubahnya,” ujar Ancelotti.

Mepetnya jadwal bertanding memaksa Ancelotti memberi keleluasaan kepada penyerang Vinicius Junior untuk tidak mengikuti sesi latihan.

”Kami memberinya satu hari tambahan (istirahat) karena dia masih sangat lelah. Dia akan siap besok dan siap membantu kami. Dia tidak memiliki masalah khusus, hanya kelelahan. Vini adalah pemain kunci bagi kami. Dia mungkin memiliki permainan yang lebih baik atau lebih buruk, tetapi saya tidak pernah meragukannya,” tutur Ancelotti.


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Lucia Dwi Puspita Sari