Patrick Kluivert bisa tersenyum berkat membawa Indonesia ke ronde keempat. Namun, banyak catatan merah dari penampilan "Garuda" dalam empat gim bersama Kluivert.
11 Jun 2025 15:21 WIB · Olahraga
Kekalahan dari Jepang yang sangat mutlak tidak perlu terlalu lama diratapi. Jarak kurang dari empat bulan menuju ronde keempat, Oktober mendatang, juga bukan waktu yang lama untuk mempersiapkan diri.
Pelatih Indonesia Patrick Kluivert telah memenuhi target minimal untuk melaju ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad ”Garuda” mengemas 12 poin dari 10 gim dengan hasil tiga menang, tiga imbang, dan empat tumbang. Catatan sembilan gol dan kemasukan 20 gol mewarnai kiprah Indonesia pada ronde ketiga.
Jika membandingkan pengaruh Kluivert dengan kiprah Shin Tae-yong, yang memimpin dalam enam pertandingan, kedua pelatih itu mempersembahkan masing-masing enam poin. Dua menang dan dua kekalahan dari Kluivert, sedangkan Shin memberikan sebuah hasil positif, tiga seri dan dua kali kalah.
Dengan perbandingan hasil akhir jelas ada sisi positif dan negatif antara Kluivert dan Shin. Jadi, sudah sepantasnya kedua pelatih itu mendapatkan apresiasi yang setara karena menghantarkan Indonesia mencetak sejarah baru dalam kiprah di kualifikasi Piala Dunia.
Jangan lupakan pula Indonesia adalah tim Asia Tenggara dengan perjalanan terbaik pada ajang pra-Piala Dunia. Garuda sudah melampuai Thailand dan Vietnam yang masing-masing menjadi duta ASEAN pada putaran ketiga edisi 2018 dan 2022.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/10/84d14c98-be09-41eb-b4de-32463970bab3_jpg.jpg)
Meskipun sudah memberikan Indonesia tiket ke putaran keempat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Kluivert dan staf pelatihnya untuk memenuhi mimpi besar Indonesia lolos ke babak utama Piala Dunia 2026.
Setidaknya, masalah lini serang dan pertahanan wajib dibenahi juru taktik asal Belanda itu untuk Rizky Ridho dan kawan-kawan menuju ronde keempat, Oktober mendatang.
Dalam empat pertandingan bersama Kluivert, Indonesia hanya mampu mencetak tiga gol. Semua gol tercipta pada laga menghadapi Australia, Bahrain, dan China. Ole Romeny adalah satu-satunya pemain yang mampu mencatatkan papan skor di era Kluivert.
Di hadapan Jepang, lini serang Indonesia tidak berdaya. Tidak ada tembakan yang bisa dikreasikan skuad Garuda. Indonesia juga gagal melakukan sentuhan bola di kotak penalti Jepang.
Satu-satunya bola yang mengarah ke kotak penalti Jepang tercipta pada menit ke-89 ketika gelandang Thom Haye memberikan umpan silang dari sisi kiri pertahanan Jepang. Sayang, bola itu gagal disambut oleh bek sayap kiri pengganti, yakni Shayne Pattynama.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/fbbca400cb05bd3589d377fa91d3394f-cropped_image.jpg)
Tiga gol dalam empat pertandingan terakhir jelas sebuah penurunan apabila merujuk performa serangan Indonesia pada enam gim bersama Shin. Garuda menghasilkan enam gol dalam enam laga. Sumber gol pun lebih beragam karena dihasilkan lima pemain berbeda. Mereka adalah Marselino Ferdinan (2 gol) dan satu gol dari Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, dan Thom.
Secara keseluruhan, permainan Indonesia bersama Kluivert menunjukkan penurunan. Indonesia hanya menghasilkan rata-rata delapan tembakan per gim. Sementara enam gim sebelum Kluivert datang, Garuda melepaskan rerata sembilan tembakan per laga.
Dengan memperhatikan akurasi tembakan, performa di era Kluivert semakin buruk. Dalam empat gim bersama juru latih asal Belanda itu, Indonesia hanya menghasilkan 2,5 tembakan tepat sasaran per laga. Itu menurun dibandingkan dengan empat tembakan mengarah ke gawang per gim di enam laga sebelumnya.
Padahal, Kluivert mampu menghadirkan pola permainan yang membantu Garuda bisa lebih banyak melakukan sentuhan di kotak penalti lawan. Catatan 25 sentuhan di kotak penalti China, lalu 11 sentuhan kotak penalti kontra Bahrain, serta 19 sentuhan di kotak berbahaya Australia merupakan catatan lebih baik dibandingkan pada pertemuan pertama.
Penurunan hanya tercipta ketika menghadapi Jepang. Ketika menjamu ”Samurai Biru” di Jakarta, Indonesia melakukan 15 sentuhan di kotak penalti Jepang.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/10/86a480596f44126d710624cf3b02b6ef-cropped_image.jpg)
Kluivert mengakui lini serang adalah prioritas utama yang harus dibenahi skuadnya menjelang ronde keempat. Terbukti, Kluivert tidak hanya melulu mengandalkan Ole. Perlu ada pencetak gol alternatif yang dilahirkan Kluivert ketika hari buruk memayungi pemain asal Oxford United itu.
”Saya pikir kami butuh lebih bertenaga untuk penyelesaian akhir kami. Playoff (ronde keempat) akan menjadi awal yang benar-benar baru. Jadi, kami ingin membuat peningkatan yang lebih segar untuk mempersiapkan babak itu,” ucap Kluivert dalam konferensi pers seusai tumbang dari Jepang di Stadion Sepak Bola Kota Suita, Osaka, Selasa (10/6/2025).
Indonesia mampu mencatatkan dua laga nirbobol kontra Bahrain dan China di Jakarta. Namun, kemasukan 11 gol pada dua laga tandang di Australia dan Jepang tentu ada masalah besar di barisan pertahanan Indonesia. Menariknya, pada dua laga yang berakhir dengan kekalahan telak itu, Rizky Ridho tidak bermain sebagai pemain inti.
Ia masuk sebagai pengganti di kandang Australia. Adapun cedera hamstring yang membuatnya menepis pada gim menghadapi Jepang.
Namun, terlepas dari pengaruh seorang pemain, statistik mencatatkan pertahanan Indonesia memburuk di bawah kendali Kluivert.
Dari sisi rata-rata kuantitas tembakan yang dihasilkan lawan memang menurun dari rerata 17 tembakan dihadapi pada enam gim bersama Shin menjadi hanya 11 tembakan per laga. Hanya, akurasi tembakan lawan meningkat pada empat pertandingan terakhir Indonesia di ronde ketiga.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/10/af1a7438-f186-4293-ab0d-404f5ac67e66_jpg.jpg)
Empat lawan menghasilkan rerata enam tembakan akurat per gim, sedangkan sebelumnya bersama Shin enam pertandingan dilalui dengan rata-rata 4,5 tembakan akurat per laga yang dihadapi kiper Maarten Paes.
Buruknya catatan duel kemenangan bola kedua di kotak penalti dan sepertiga akhir, terutama saat jumpa Australia dan Jepang, mengakibatkan gawang Indonesia menjadi sasaran empuk bagi dua tim yang sudah lolos ke babak utama Piala Dunia 2026 itu.
Skuad Garuda terlalu mudah memberikan lawan tembakan di dalam kotak penalti. Hal itu tentu menjadi alarm untuk menghadapi laga putaran keempat ketika menghadapi tim-tim Timur Tengah.
Bersama Kluivert di empat pertandingan, sebanyak 72 persen tembakan lawan tercipta di dalam kotak penalti Indonesia. Angka itu melonjak signifikan dari 62 persen tembakan yang hadir dari kotak 16 meter pada enam gim sebelum Kluivert bergabung. Statistik ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya rerata tembakan tepat sasaran yang dihasilkan lawan-lawan skuad Garuda.
”Pertahanan kami lemah hari ini. Kami akan berusaha berbenah untuk bermain jauh lebih baik di babak selanjutnya,” janji Kluivert.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2025/06/10/8560083a-52bd-486e-af20-d86491410fab_jpg.jpg)
Takefusa Kubo, gelandang serang Jepang, memberikan peringatan kepada Indonesia agar bisa tampil lebih baik di ronde keempat. Menurut pemain asal Real Sociedad itu, intensitas tekanan Indonesia yang menurun pada pertengahan babak kedua memudahkan timnya lebih nyaman mengurung pertahanan skuad Garuda.
”Setelah kami mencetak gol pertama, permainan Indonesia lebih melambat. Perlahan itu memudahkan kami,” ujar Kubo yang berpeluang tampil di Piala Dunia kedua bersama Jepang, tahun depan.
Pekerjaan rumah ini tidak bisa diselesaikan bak membalikkan telapak tangan. Apalagi Kluivert hanya memiliki dua laga uji coba bulan September untuk membenahi kekurangan anak asuhannya.
Tak ayal, kiprah skuad Garuda di ronde keempat juga menjadi pertaruhan bagi Kluivert untuk membuktikan kualitasnya sebagai pelatih.
Penulis:
Muhammad Ikhsan MaharEditor:
Emilius Caesar AlexeyPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto