PIALA DUNIA 2026

Laga Ajaib Aljazair dan Austria

Laga penuh keajaiban tersaji antara Aljazair dan Austria. Kewajiban menghindari kekalahan memaksa kedua tim tampil melampaui batas kemampuan terbaik.

28 Jun 2026 13:49 WIB · Olahraga

AFP

Oleh I Gusti Agung Bagus Angga Putra

KANSAS, MINGGU — Prediksi banyak orang bahwa laga Austria dan Aljazair akan berakhir imbang menjadi kenyataan. Kedua tim terlibat pertarungan sengit di Stadion Kota Kansas, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026), tetapi berujung berbagi poin dalam hasil imbang 3-3. Imbang menjadi jalan keluar terbaik bagi Austria dan Aljazair yang sama-sama menggenggam tiket 32 besar.

Situasi dilematis menghinggapi kubu Austria dan Aljazair menjelang laga. Pemenang laga ini akan lolos otomatis sebagai runner-up Grup J. Namun, posisi runner-up menjadi tidak begitu menggairahkan karena akan menjajal tim favorit juara Spanyol yang memuncaki Grup H. Kalah tidak jadi opsi karena artinya tersingkir. Adapun hasil imbang sudah sangat cukup menghantarkan kedua tim lolos ke fase gugur.

Oleh sebab itu, sehari menjelang laga muncul pertanyaan kepada kubu Austria terkait potensi untuk bermain aman dengan meraih hasil imbang. Pelatih Austria Ralf Rangnick dengan tegas membantah timnya tidak tertarik bermain menyerang. Sebab, hasil imbang ataupun menang tetap akan menempatkan Austria di posisi runner-up grup.

Rangnick memenuhi perkataannya. Austria tidak memilih bermain aman. Mereka bahkan sanggup unggul saat laga baru berjalan 28 menit melalui Marko Arnautovic. Tertinggal berarti kiamat bagi Aljazair. Mereka pun berusaha mencetak gol penyeimbang yang pada akhirnya terwujud lewat Rafik Belghali di pengujung babak pertama.

Meski hanya butuh hasil imbang untuk lolos, Austria dan Aljazair tetap terlibat dalam jual beli serangan di babak kedua. Austria sukses kembali unggul lewat sepakan jarak jauh Marcel Sabitzer pada menit ke-55. Namun, hanya butuh waktu 5 menit bagi Riyad Mahrez untuk menyamakan kedudukan.

Quote

Ini seharusnya berakhir imbang. Jadi, Anda berpikir akan lolos. Lalu, tiba-tiba Aljazair menciptakan momentum. Mereka memiliki kualitas terbaik di lini tengah.

Austria's players celebrates after Austria's Sasa Kalajdzic (14) scored to tie the match during the World Cup Group J soccer match between Algeria and Austria in Kansas City, Mo., Saturday, June 27, 2026. (AP Photo/Reed Hoffmann)

Tempo pertandingan menjadi jauh melambat setelah gol Mahrez. Hanya saja, Austria tiba-tiba dikejutkan dengan gol kedua Mahrez pada waktu tambahan babak kedua yang berbalik membawa Aljazair unggul. Gol kedua Mahrez memicu para pemain Austria untuk menaikkan intensitas serangan.

Hasilnya, ketika laga hampir pasti akan dimenangi Aljazair, Austria menolak tersingkir dengan mencetak gol penyeimbang melalui sundulan Sasa Kalajdzic hanya beberapa detik sebelum laga usai. Sabitzer menggambarkan laga itu berjalan sangat tidak masuk akal.

”Ini seharusnya berakhir imbang. Jadi, Anda berpikir akan lolos. Lalu, tiba-tiba Aljazair menciptakan momentum. Mereka memiliki kualitas terbaik di lini tengah. Penyelesaian akhir Mahrez sangat bagus. Kemudian, Anda tertekan secara emosional, tetapi perlu bangkit hingga laga usai,” kata Sabitzer.

Sabitzer tidak menampik timnya masih dinaungi keberuntungan sehingga mampu mencetak gol balasan di detik-detik akhir. Berkat itu, Austria sukses mengamankan posisi runner-up meski harus menjalani laga sulit kontra Spanyol pada babak 32 besar. Adapun Aljazair, meski finis di peringkat ketiga, akan menantang Swiss yang tidak lebih difavoritkan dibanding Spanyol.

Ini adalah kali kedua Aljazair sukses melaju ke fase gugur Piala Dunia. Sementara bagi Mahrez, dua golnya menjadi sangat berarti. Mahrez sebelumnya belum sempat mencetak gol di ajang sebesar Piala Dunia.

Algeria's Riyad Mahrez (7) controls the ball during the World Cup Group J soccer match between Algeria and Austria in Kansas City, Mo., Saturday, June 27, 2026. (AP Photo/Charlie Riedel)

”Rasanya sangat istimewa bisa mencetak gol di Piala Dunia. Itu adalah satu-satunya turnamen yang pernah saya ikuti di mana saya tidak mencetak gol. Itu adalah sebuah tujuan kecil yang selalu terlintas di benak saya. Akan tetapi, yang terpenting, Anda harus mengutamakan tim, dan itulah hal yang paling penting,” ujar Mahrez.

Saat Austria dan Aljazair bersukacita merayakan keberhasilan menggenggam tiket 32 besar, situasi sebaliknya dialami Iran. ”Tim Melli” berharap laga Austria dan Aljazair menghasilkan pemenang karena berdampak pada peluang mereka lolos lewat jalur delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Asa Iran sempat menyala kala Mahrez mencetak gol yang membuat Aljazair unggul. Namun, angan Iran untuk lolos pertama kalinya dalam sejarah ke fase gugur seketika buyar saat Kalajdzic mencetak gol penyeimbang.

Messi cetak gol

Pada laga Grup J lainnya, Argentina semakin mengukuhkan posisinya sebagai favorit juara setelah mengalahkan Jordania, 3-1. Tiga laga penyisihan grup dilewati Argentina dengan kemenangan. Pelatih Lionel Scaloni memilih merotasi timnya yang sudah dipastikan lolos.

Scaloni mencadangkan megabintang Lionel Messi yang ”menggendong” Argentina pada dua laga sebelumnya. Messi selalu tampil sebagai pemecah kebuntuan Argentina melawan Austria dan Aljazair.

Meski tanpa Messi, ”Albiceleste” mampu unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol Giovani Lo Celso dan eksekusi penalti Lautaro Martinez. Jordania sempat melawan pada babak kedua melalui gol Mousa Tamari. Akan tetapi, pertahanan Argentina terlalu tebal untuk kembali ditembus.

ARLINGTON, TEXAS - JUNE 27: Lionel Messi #10 of Argentina celebrates scoring his team's third goal during the FIFA World Cup 2026 Group J match between Jordan and Argentina at Dallas Stadium on June 27, 2026 in Arlington, Texas.   David Ramos/Getty Images/AFP (Photo by David Ramos / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Scaloni baru memainkan Messi pada menit ke-60. Sang bintang kembali memperlihatkan sihirnya dengan mencetak gol ketiga Argentina lewat tendangan bebas langsung. Gol itu sekaligus mengakhiri perlawanan Jordania yang dipastikan tersingkir setelah menelah tiga kekalahan.

”Sangat disayangkan kami kebobolan gol hari ini. Kami ingin mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan. Meski demikian, saya pikir babak penyisihan grup berjalan sangat baik. Sekarang bagian terpenting baru dimulai,” kata Lo Celso.

Setelah menjadi juara grup, langkah Argentina masih sama beratnya. Mereka akan bertemu tim kejutan Tanjung Verde di babak 32 besar. Kehebatan Messi mencetak gol akan diuji tembok tebal pertahanan Tanjung Verde.

(AFP)


Kerabat Kerja

Penulis:

I Gusti Agung Bagus Angga Putra
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

FX Sukoto