Kebiasaan Presiden Jokowi blusukan pun diterapkan saat Lebaran. Lokasi shalat Idul Fitri selalu berganti-ganti.
30 Mar 2025 20:14 WIB · Politik & Hukum
Sepanjang masa kepemimpinan Presiden ketujuh RI Joko Widodo, shalat Idul Fitri sekaligus dimanfaatkan untuk bertemu masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, open house atau buka pintu Istana tak rutin terselenggara di setiap Lebaran di masa pemerintahan Jokowi. Terlebih saat pandemi Covid-19 merebak.
Presiden Jokowi tercatat pernah menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Baiturrahman, Banda Aceh, Provinsi Aceh, pada 16 Juli 2015 dan di Masjid Raya Sumatera Barat, Padang, pada 6 Juli 2016. Seusai shalat, biasanya umat yang menunaikan shalat di lokasi yang sama bisa bersalaman dengan Presiden.
Setelahnya, baru Jokowi bersama keluarga pulang kampung dan menikmati liburan Lebaran di kampung halamannya, Surakarta, Jawa Tengah. Presiden Jokowi pun kerap membagikan paket bahan pokok kepada masyarakat menjelang Lebaran maupun saat liburan Lebaran. Contohnya, di tahun pertama pemerintahan, hal ini dilakukan di Pasar Klithikan Surakarta.
Karena Presiden Jokowi tak berada di ibu kota negara saat Lebaran 2015-2016, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuka pintu Istana Wapres di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, untuk para pejabat, duta besar, maupun masyarakat.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2018/06/15/67451ea5-550b-418f-9092-f80892b6ec3f_jpeg.jpg)
Open house Istana di masa Jokowi baru digelar pada Lebaran 2017. Seusai shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jokowi bersama Kalla menggelar open house di Istana Negara. Kali ini, duet pasangan Presiden Jokowi-Nyonya Iriana dan Wapres Kalla-Nyonya Mufidah menyambut para pejabat, duta besar, maupun masyarakat umum yang bersilaturahmi.
Selain pertimbangan efisiensi, keduanya tampil solid di depan publik. ”Daripada terpisah-pisah dan tak efisien, lebih baik bersama-sama, berdua,” ujar Wapres Kalla saat menceritakan usulannya kepada Presiden Jokowi agar menggelar open house Idul Fitri 1438 Hijriah bersama, 24 Juni 2017.
Kendati tak diumumkan resmi, masyarakat pun hadir ke Istana. Namun, durasi acara silaturahmi ini sangat terbatas, hanya dua jam. Karena itu, banyak sekali masyarakat yang tak bisa masuk Istana.
Tahun berikutnya, buka pintu kembali digelar dengan durasi terbatas. Namun, acara dilangsungkan di Istana Kepresidenan Bogor karena sebelumnya, Presiden Jokowi dan Nyonya Iriana menunaikan shalat Idul Fitri di lapangan Kebun Raya Bogor.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2018/06/15/baef6164-0653-4fe7-ae44-4d538ed429e7_jpg.jpg)
Baru pada 2019, buka pintu kembali diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta. Durasinya tetap sangat terbatas, dibuka hanya pukul 10.00-12.00 WIB untuk umum, sedangkan para menteri, pejabat negara, duta besar, dan undangan lain pukul 09.00-10.00 WIB. Kenyataannya, silaturahmi dengan para pejabat dan undangan melampaui jadwal, sedangkan warga yang bisa masuk bersilaturahmi dengan Presiden sangat terbatas.
Pada masa pandemi Covid-19, tahun 2020 dan 2021, perayaan Idul Fitri dilangsungkan dalam keterbatasan.
Teras depan Wisma Bayurini, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, dan halaman depan Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor menjadi pilihan lokasi shalat Idul Fitri Presiden Jokowi dan Nyonya Iriana pada 2020 dan tahun berikutnya. Tak ada buka pintu. Silaturahmi dengan pasangannya di pemerintahan, Wapres Ma’ruf Amin, maupun dengan keluarga, dilangsungkan secara daring.
:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2021/05/13/WhatsApp-Image-2021-05-13-at-11.47.25-AM_1620882316_jpeg.jpg)
Tahun 2022 menjadi tahun yang lebih melegakan setelah pandemi Covid-19 usai sekaligus menggembirakan bagi perangkat kepresidenan.
Presiden Jokowi merayakan Lebaran di Istana Kepresidenan Yogyakarta bersama keluarga. Adapun Wapres Ma’ruf Amin merayakan Lebaran di kampung halamannya di Tanara, Banten, kemudian berkumpul dengan keluarga besar di kediamannya di Cimanggis, Jawa Barat.
Presiden dan Wapres meminta tak ada perangkat kepresidenan yang mendampingi. Karena itu, tanpa open house dan agenda resmi kepresidenan, banyak pegawai Istana akhirnya bisa menikmati Lebaran seperti warga lainnya.
Tahun 2023 juga tak ada open house. Presiden Jokowi menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sheikh Zayed, Surakarta, kemudian berlibur bersama keluarga besar. Para perangkat dan jajaran pemerintahan pun diminta menikmati libur bersama keluarga.
:quality(80):watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/04/10/841ab05e-4fc7-46da-904a-d2db0d22bc39_jpg.jpg)
Baru di tahun terakhir pemerintahannya, Presiden Jokowi kembali membuka pintu Istana Negara, Jakarta, saat Lebaran. Para menteri, pejabat, direktur BUMN, duta besar, pengusaha, sampai perangkat presiden mengantre berdesakan mulai dari teras samping Istana Negara.
Semua antusias, ini menjadi halalbihalal terakhir dalam kapasitas Jokowi sebagai presiden. Begitu pula para sukarelawan maupun simpatisan Jokowi.
Semua antusias, sayangnya, acara yang dimulai pukul 08.00 ini berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Banyak warga yang tertinggal dan tak mendapat kesempatan untuk bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi. Banyak pula yang sudah masuk di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, tetapi tak mampu sekadar berjabat tangan dengan Presiden. Dalam kondisi itu, ada warga yang marah dan meluapkan kekecewaan.
Penulis:
Nina Susilo, Cyprianus Anto Saptowalyono, Nino Citra AnugrahantoEditor:
A. Ponco Anggoro