Afrika Selatan siap bertarung mati-matian saat menghadapi Korea Selatan pada laga pamungkas Grup A Piala Dunia 2026 demi memastikan tiket ke fase gugur.
24 Jun 2026 13:54 WIB · Olahraga
AFP/Julio Cesar AGUILAR
MONTERREY, RABU — Afrika Selatan memasuki laga hidup-mati melawan Korea Selatan dalam partai terakhir Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, Kamis (25/6/2026), pukul 08.00 WIB. Hanya kemenangan yang bisa mengantarkan skuad ”Bafana” lolos pertama kalinya ke fase gugur.
Afsel saat ini berada di dasar klasemen sementara grup dengan poin satu hasil kalah melawan Meksiko dan imbang kontra Ceko. Mereka wajib menang dalam laga terakhir ini untuk mendapat jatah lolos setidaknya sebagai peringkat tiga terbaik.
Adapun Korsel cukup bermain imbang agar melaju ke fase gugur sebagai runner-up grup, terlepas apa pun hasil laga Ceko vs Meksiko yang digelar bersamaan. Korsel telah mengantongi tiga poin berkat hasil sekali menang atas Ceko dan kalah dari Meksiko. Korsel unggul head-to-head atas Ceko.
Namun, kekalahan akan membuat ”Pejuang Taeguk” pulang lebih awal jika Ceko yang memiliki satu poin bisa menggulung Meksiko. Sang tuan rumah sudah memastikan lolos sebagai juara Grup A dan diperkirakan memainkan skuad pelapisnya pada laga pamungkas tersebut.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/24/0a1de7dd5fe015453fc6778e987c56e7-wires_photo_13_.jpg)
Pelatih Afsel Hugo Broos pun optimistis anak asuhnya bisa membuat sejarah dengan lolos pertama kalinya ke babak lanjutan Piala Dunia. Selama tiga kali berpartisipasi, langkah skuad ”Bafana” selalu terhenti di babak penyisihan grup, termasuk saat mereka menjadi tuan rumah pada edisi 2010.
”Saya rasa ini pertandingan spesial untuk kedua tim. Kami tahu harus memenangi laga. Jadi, dari sudut itu, ini mudah karena kami tahu kami (hanya) harus menang,” ujar juru taktik asal Belgia tersebut.
Dalam dua laga awal, performa Afsel dipertanyakan karena menerapkan gaya yang lebih defensif.
Peluang mencetak sejarah tersebut akan menjadi pembakar motivasi utama dan satu-satunya bagi Afsel untuk bertarung mati-matian dalam laga besok. Cuaca panas di Monterrey diperkirakan akan lebih menguntungkan bagi Afsel ketimbang Korsel.
Dalam dua laga awal, performa Afsel dipertanyakan karena menerapkan gaya yang lebih defensif. Hal ini bertolak belakang dengan pola permainan mereka selama ini yang lebih cenderung menyerang. Hal tersebut pula yang dinilai membuat mereka keteteran saat takluk 0-2 oleh Meksiko pada laga pembuka.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/24/ba485f7d55fc76bdd0b6cfbe084a2b16-wires_photo_12_.jpg)
Namun, gaya permainan ofensif Afsel pulih saat babak kedua partai melawan Ceko. Kala itu, mereka mengerahkan pemain-pemain berkarakter menyerang yang menggempur dari tengah ataupun kedua sayap. Taktik itu pun tokcer membuat ”Bafana” menguasai pertandingan dan mencetak gol penyama kedudukan.
”Saya rasa kami agak kewalahan dengan situasi pada pertandingan pertama. Kami memiliki tim yang kurang berpengalaman untuk menghadapi partai semacam itu dalam ajang seperti Piala Dunia. Itulah sebabnya, kami tak bisa bermain sesuai dengan yang kami inginkan melawan Meksiko,” kata Broos.
Akan tetapi, Afsel akan kehilangan pemain kunci Teboho Mokoena yang bermain trengginas saat melawan Ceko. Gelandang box-to-box serba bisa itu terkena larangan tampil akibat akumulasi kartu kuning. Playmaker Themba Zwane juga masih menjalani hukuman tiga laga akibat kartu merah kala bertemu Meksiko.
Namun, Afsel masih bisa mengandalkan Thapelo Maseko dan Oswin Appollis untuk menusuk di kedua sayap bersama Relebohile Mofokeng di tengah. Di lini pertahanan, Thalente Mbatha, Khuliso Mudau, dan Mbekezeli Mbokazi menjadi pilar utama.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/19/23d91dd086beb3a2ff72e705998fecf8-South_Africa_Czechia_WCup_Soccer.jpeg)
Sementara Korsel enggan berpuas diri dan bermain aman. Pelatih Hong Myung-bo tetap menargetkan ”Pejuang Taeguk” untuk merebut tiga poin demi memastikan langkah ke fase gugur. Apalagi, Korsel bisa menurunkan semua pemain inti pada laga nanti.
”Ini akan menjadi partai sulit karena lawan yang kuat besok. Saya rasa kami tidak bisa bersantai dan berpikir kami bisa puas hanya dengan hasil imbang. Kami akan berupaya memenangi laga besok,” tutur Hong.
Dia pun menyebut timnya telah melakukan evaluasi atas dua laga yang telah dilalui. Menurut Hong, timnya tampil baik dalam kedua partai sebelumnya, termasuk melawan Meksiko.
”Tapi, hasilnya tak memihak kepada kami. Jadi, secara keseluruhan, suasana moril tim saat ini mungkin tidak sebaik jika kami menang (lawan Meksiko),” ujarnya.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2026/06/24/229b363e39ff1768c7a4caa3be1d1f17-South_Korea_WCup_Soccer.jpg)
Terkait Afsel yang akan tampil tanpa sejumlah pemain intinya, Hong enggan memikirkannya karena itu dapat membuat para pemainnya merasa di atas angin.
”Saya sudah menyaksikan dua pertandingan mereka (Afsel). Mereka memiliki kecepatan yang bagus. Kami harus terorganisasi dengan baik untuk menghadapi mereka,” tuturnya.
Palang pintu Korsel, Kim Min-jae, juga optimistis menjelang laga penentuan ini. Namun, Kim memuji kemampuan teknik para pemain skuad ”Bafana” yang diiringi kecepatan tinggi. Korsel sudah beberapa kali menghadapi tim dengan karakter seperti itu.
”Saya rasa, sebagai sebuah tim, jika kami bermain sebaik seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, kami bisa menuai hasil yang diinginkan,” ujar bek Bayern Muenchen tersebut. (REUTERS)
Penulis:
Mohamad Final DaengEditor:
Yulvianus HarjonoPenyelaras Bahasa:
Nur Adji