Lebanon Menantikan Paus Leo

Suasana Umat kristiani di Lebanon yang menantikan kedatangan Paus Leo XIV.

29 Nov 2025 14:00 WIB · Internasional

AP/Hussein Malla

Oleh Ignatius Danu Kusworo

Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan desa El Mahmoudiyeh di Lebanon selatan, Kamis (27/11/2025). Menjelang kedatangan Paus Leo XIV Militer Israel terus melakukan serangan artileri yang mentargetkan Hizbullah. Gencatan senjata selama satu tahun yang telah disepakati antara kedua belah pihak terus dilanggar.

Sementara, di Beirut Waterfront, tak jauh dari lokasi ledakan dahsyat yang menewaskan 220 penduduk pada tahun 2020, ribuan kursi putih berwarna putih berjajar rapi. Puluhan pekerja masih memasang spanduk dan pembatas di lokasi yang akan menjadi lokasi misa suci Paus Leo dan umat kristiani Lebanon dan sekitar 150.000 orang akan menghadiri misa ini. Menurut rencana paus akan tiba di Lebanon pada Minggi (30/11/2025), setelah selesai kunjungan di negara Turki. 

Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan desa El Mahmoudiyeh di Lebanon selatan pada Kamis (27/11/2025).
Jajaran kursi di area lokasi misa Paus Leo di tepi laut pusat kota Beirut, Kamis (27/11/2025).
Tentara tentara Lebanon meletakkan kursi sebagai persiapan area Paus Leo XIV akan mengadakan misa Suci selama kunjungannya ke Lebanon, di tepi laut pusat kota Beirut, Kamis (27/11/2025).
Area tempat Paus Leo XIV akan mengadakan misa Suci selama kunjungannya ke Lebanon, di tepi laut pusat kota Beirut, Kamis (27/11/2025).
Seorang pria memasang rambu di samping jalan raya di Zouk Mosbeh di pinggiran Beirut pada Jumat (28/11/2025).
Seorang pekerja memasang papan iklan yang menampilkan gambar Paus Leo XIV di area di mana dia akan mengadakan misa Kudus selama kunjungannya ke Lebanon, di tepi laut pusat kota Beirut, Kamis (27/11/2025).

Persiapan sedang dilakukan di tempat-tempat yang akan dikunjungi Paus. Berbagai poster dan ucapan selamat datang serta poster-poster lain bertuliskan “Lebanon menginginkan perdamaian” bertebaran di penjuru tempat strategis. Negara dengan jumlah penduduk.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem pada hari Jumat menyambut baik kunjungan mendatang Paus Leo XIV ke Lebanon, dan mengatakan bahwa ia telah menugaskan anggota kelompok yang didukung Iran tersebut untuk menyampaikan surat kepada Paus. "Saya menyambut baik kunjungan Paus ke Lebanon," ujar Qassem dalam pidato yang disiarkan televisi.

Qassem juga berharap, kunjungan Paus Leo akan berkontribusi dalam menyebarkan perdamaian di Lebanon, membebaskannya, mengakhiri agresi Israel, dan mendukung Lebanon serta kaum tertindas. Saar ini lebanon menghadapi tekanan yang terus meningkat setelah gencatan senjata November 2024 yang berupaya mengakhiri permusuhan antara Israel dan Hizbullah.

Seorang pria dengan sepeda motor melewati papan iklan Paus Leo XIV di Beirut pada JUmat (28/11/2025). Turki dan Lebanon menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Leo dalam perjalanan pertamanya ke luar negeri.

Lanskap Kristen di Lebanon

Di Lebanon, sejauh mata memandang, akan terlihat salib-salib besar menjulang di puncak gunung, atap-atao rumah dan sudut-sudut jalan. Dari puncak Gunung Lebanon hingga dataran pesisir, situs-situs kuno berdampingan dengan kehidupan modern. Ini mencerminkan lanskap yang dibentuk oleh kehadiran umat Kristen selama berabad-abad. 

Dalam Kitab Suci Perjanjian Baru, Matius mencatat bahwa Yesus mengunjungi wilayah 2 kota yang sampai saat ini masih ada di Lebanon yaitu Sidon Dan Tire (Tirus). Selain itu, Lebanon Selatan juga menjadi tempat penting bagi umat Kristen.

Umat Kristen meyakini muzizat pertama yang dibuat Yesus terjadi diaderah ini. Saat mengunjungi sebuah pesta, Yesus mengubah air menjadi anggur, seperti yang dituliskan Yohanes dalam Kitab Suci Perjanjian Baru. 

Peziarah mengunjungi makam St Charbel di dalam biara di desa utara Annaya, Lebanon, Sabtu (15/11/2025).
Seorang wanita berdoa di tempat ziarah yang diyakini sebagai tempat dimana Maria menunggu Yesus saat melakukan perjalanan ke Sidon dan Sirus di desa selatan Maghdouche, Lebanon, Minggu (16/11/2025).
Sebuah salib berdiri di tebing yang menghadap ke Lembah Kadisha, sebuah situs suci bagi orang Kristen Maronite Lebanon, dekat kota pegunungan timur laut Bcharre, Lebanon, Sabtu (15/11/2025).
Seorang pria berdiri di pintu masuk gua yang menurut tradisi lokal sebagai situs mukjizat pertama Yesus Kristus, mengubah air menjadi anggur di pesta pernikahan, di desa Qana Lebanon selatan, Minggu (16/11/2025).
A Muslim family poses for a photo next to a statue of St. Charbel at the Our Lady of Lebanon shrine in Harissa, east of Beirut, Lebanon, Sunday, Nov. 9, 2025. (AP Photo/Hassan Ammar)
Lalu-lalang mobil disamping patung yang menggambarkan Perawan Maria memeluk tubuh Yesus, di Beirut, Lebanon, Kamis (13/11/2025).
Matahari terbenam di balik kubah Basilika Melkite Santo Paulus di Harissa, Beirut, Lebanon, Minggu (9/11/2025).

Para peziarah hingga kini masih mengunjungi situs-situs penting seperti tempat suci St. Charbel di Annaya dan tempat suci Bunda Maria dari Lebanon di puncak bukit di Harissa. Tempah ini unik karena menjadi destinasi bersama umat Kristen maupun Muslim untuk mencari berkat dan penghiburan.

Umat Kristen Lebanon, seperti penduduk lainnya, telah mengalami keruntuhan ekonomi, kelumpuhan politik, dan konflik selama bertahun-tahun. Serangan Israel sebagai dampak perang antara Israel dan Hizbullah, telah menghancurkan negara ini.

Paus Leo XIV menaiki pesawat di bandara Fiumicino Roma dalam perjalanannya ke perjalanan enam hari ke Turki dan Lebanon, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan Paus dijadikan momen harapan untuk bangkit kembali. Mereka berharap kunjungannya membawa rasa persatuan, pengakuan, dan penghiburan bagi bangsa yang lelah. (AFP/AP/REUTERS)


Kerabat Kerja

Penulis:

Ignatius Danu Kusworo
 | 

Editor:

Heru Sri Kumoro
 | 

Penyelaras Bahasa:

Nur Adji