Hingga 55,1 persen perempuan responden survei pascapilih memberi suara untuk Lee Jae-myung. Sementara di kalangan pria, 48,3 persen memilih Lee.
03 Jun 2025 18:55 WIB · Internasional
SEOUL, SELASA — Setelah 34,52 juta pemilih memberikan suaranya, sebanyak 14.295 tempat pemungutan suara pemilihan Presiden Korea Selatan ditutup. Dalam pemilu pada Selasa (2/6/2026), Lee Jae-myung diunggulkan menang.
Stasiun televisi utama Korsel, yakni KBS, MNC, dan SBS, menayangkan hasil survei pascapilih (exit poll). Dalam tayangan itu, Lee dari Partai Demokratik disokong 51,7 persen responden. Sementara Kim Moon-soo dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) hanya disokong 39,3 persen.
Survei pascapilih bukan hitung cepat, apalagi hitung langsung. Survei pascapilih dilakukan dengan menanyai pemilih yang telah memberi suara.
Hingga 55,1 persen perempuan responden survei pascapilih memberi suara untuk Lee. Sementara di kalangan pria, sebanyak 48,3 persen memilih Lee.
Tempat pemungutan suara (TPS) pilpres Korsel dibuka pada pukul 06.00-20.00 waktu setempat. Mulai pukul 20.30 waktu setempat, komisi pemilihan umum (NEC) Korsel mulai menghitung surat suara. NEC menyiapkan 70.000 juru hitung dan 130.000 asisten juru hitung untuk menghitung surat suara.
Menurut NEC, penghitungan resmi akan benar-benar tuntas pada Rabu pagi. Sekitar sejam selepas penghitungan resmi selesai, NEC akan menetapkan hasil resmi. Lalu, pada siang atau sore hari, parlemen akan melantik presiden terpilih. Tidak ada periode transisi pemerintahan dari pemilu yang dipercepat ini.
:quality(80)/https://kompasmedia.site/images/2025/06/03/c77b6efcd6d221fa2709b2193ebc4ffd-wires_photo_5_.jpg)
Meski diunggulkan, Lee Jae-myung belum tampil di depan umum. Ia masih tinggal di rumah sementara di Seoul. Sejumlah sumber di Partai Demokratik menyebut, Lee akan ke Majelis Nasional Korsel jika sudah ada kepastian menang. Di kantor parlemen Korsel itu, ia dijadwalkan berpidato apabila menang.
Selama masa darurat militer 2024, ia dikenal luas karena menayangkan video sedang menerobos barikade militer. Ia menayangkan video dirinya memanjat perintang di depan gedung parlemen.
Di pemilu kali ini, capresnya adalah Lee Jae-Myung (61), Kim Moon-soo (73), Lee Jun-seok (40), Kwon Young-guk (61), dan Song Jin-ho (57). Kecuali Song, semua calon diusung partai.
Sebelum pemilu, Lee yang dicalonkan Partai Demokrasi diproyeksikan unggul. Sejumlah jajak pendapat menunjukkan peluang keterpilihannya 40 persen.
Sementara Kim yang diusung Partai Kekuatan Rakyat (PPP) hanya mendapatkan 30 persen peluang terpilih. Adapun Lee Jun-seok dari Partai Reformasi Baru cuma berpeluang 10 persen. (AP/AFP)
Penulis:
Kris MadaEditor:
Nur HidayatiPenyelaras Bahasa:
FX Sukoto