THAILAND TERBUKA 2026

Leo/Daniel: Reuni, Tanding, lalu Juara

Debut reuni ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin langsung berbuah juara Thailand Terbuka 2026. Mereka mempersembahkan satu-satunya gelar bagi Indonesia.

17 Mei 2026 19:42 WIB · Olahraga

PBSI

Oleh Yulia Sapthiani, Rebiyyah Salasah

BANGKOK, MINGGU — Tak butuh waktu lama bagi Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin untuk bekerja sama kembali dalam pertandingan, lalu menjadi juara. Kini, konsistensi performa mereka dinanti untuk menembus persaingan bulu tangkis level dunia.

Leo/Daniel menjuarai nomor ganda putra Thailand Terbuka 2026 level BWF World Tour Super 500, turnamen pertama saat mereka diduetkan kembali. Gelar ini didapat setelah Leo/Daniel mengalahkan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy, pasangan India yang menjadi unggulan teratas, dalam final dengan skor 21-12, 25-23 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (17/5/2026).

Leo banyak mendapat poin melalui pukulan-pukulan pembuka, saat servis dan mengembalikan servis. Leo/Daniel pun mendapat tambahan angka dengan cepat pada akhir gim pertama. Di lapangan belakang, Daniel menyelesaikan pola serangan dengan smes sangat tajam.

”Puji Tuhan, kami bersyukur bisa juara di sini. Ini berkat dukungan teman-teman dan orang-orang terdekat kami. Pelatih, dokter, fisioterapis, semuanya yang sudah membantu kami dan mendoakan, terima kasih,” kata Daniel.

”Dan, juga untuk Leo, saya terima kasih sudah mau jadi partner saya lagi dan bisa berjuang sama-sama,” ujarnya lagi.

Pebulu tangkis Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, menjuarai nomor ganda putra Thailand Terbuka 2026 level BWF World Tour Super 500, turnamen pertama saat mereka diduetkan kembali. Gelar ini didapat setelah Leo/Daniel mengalahkan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy, pasangan India yang menjadi unggulan teratas, dalam final dengan skor 21-12, 25-23 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (16/5/2026).

Daniel baru bertanding kembali sejak Piala Sudirman di China, awal Mei 2025. Dia mengalami cedera lutut kiri pada kejuaraan beregu campuran itu, lalu beristirahat dari turnamen.

Saat cedera, Daniel berpasangan bersama Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Leo bersama Bagas Maulana. Tanpa Daniel yang menjalani pemulihan, Fikri bermain bersama Fajar Alfian sejak Juli 2025 hingga saat ini.

Dalam perjalanannya, performa Leo/Bagas yang stagnan membuat pasangan ini dipecah. Leo kembali bersama Daniel, sedangkan Bagas berduet dengan Muhammad Putra Erwiansyah.

Oleh karena pernah berpasangan, bahkan sejak era yunior, Leo/Daniel tak kesulitan untuk saling menyesuaikan diri dengan gaya main dan karakter masing-masing. Apalagi, mereka pun berlatih di klub yang sama sebelum bergabung ke pelatnas, di PB Djarum.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, bertanding melawan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy, pasangan India yang menjadi unggulan teratas, dalam final Thailand Terbuka 2026 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (16/5/2026).  Leo/Daniel keluar sebagai juara di turnamen pertama saat mereka diduetkan kembali lewat kemenangan 21-12, 25-23.

Setelah Thailand Terbuka, Leo/Daniel mengetes diri di Malaysia Masters Super 500, 19-24 Mei. Mereka juga dinanti turnamen lebih besar, Indonesia Terbuka yang berlevel Super 1000, 2-7 Juni.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengatakan, dia yakin Leo dan Daniel bisa berduet kembali dengan baik. ”Yang harus dibuktikan adalah konsistensinya,” katanya.

Leo mengatakan, gelar Thailand Terbuka sangat berarti. Bukan hanya bagi mereka, melainkan juga bagi tim Indonesia. ”Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” katanya.

Tentang laga final, yang menjadi kemenangan pertama atas Shetty/Rankireddy dalam lima pertemuan, Leo bercerita bahwa dia dan Daniel benar-benar menyiapkan fokus sebelum pertandingan. ”Tadi di gim pertama cukup berhasil, tapi di gim kedua poinnya jadi ketat karena mereka mulai bisa mengembangkan permainan. Kami lebih siap lagi,” kata Leo yang menang dalam match point kelima.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, bertanding melawan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy, pasangan India yang menjadi unggulan teratas, dalam final Thailand Terbuka 2026 di Stadion Nimibutr, Bangkok, Minggu (16/5/2026).  Leo/Daniel keluar sebagai juara di turnamen pertama saat mereka diduetkan kembali lewat kemenangan 21-12, 25-23.

Leo/Daniel mempersembahkan satu-satunya gelar bagi Indonesia di Thailand Terbuka. Dari total 17 wakil ”Merah Putih”, Leo/Daniel juga satu-satunya yang bisa melaju ke final. Atlet Indonesia lainnya berguguran sejak babak kualifikasi.

Pada sektor tunggal putra, Muhammad Yusuf terhenti pada babak kualifikasi, sedangkan Anthony Ginting dan Prahdiska Bagas Shujiwo tersingkir pada babak pertama. Hasil Mohammad Zaki Ubaidillah lebih baik, yaitu gugur pada babak kedua.

Adapun Anders Antonsen (Denmark) keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil tuan rumah sekaligus juara bertahan, Kulnavut Vitidsarn.

Sementara itu, pada sektor tunggal putri, nasib Thalita Ramadhani Wiryawan sama seperti Zaki yang terhenti pada babak kedua. Tunggal putri Indonesia lainnya, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, tersingkir pada babak kualifikasi. Sektor ini dimenangi oleh Akane Yamaguchi (Jepang) yang menaklukkan Chen Yu Fei (China) di final.

Thalita Ramadhani Wiryawan berusaha mengembalikan pukulan Ratchanok Intanon pada babak kedua turnamen Thailand Terbuka di Stadion Nimibutr, Bangkok, Kamis (14/5/2026). Thalita kalah dalam tiga gim.

Adapun hasil terbaik di sektor ganda putri adalah perempat final yang dicapai Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. Pasangan lainnya, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, gugur pada babak pertama. Sementara itu, wakil China, Bao Li Jing/Cao Zi Han, keluar sebagai juara selepas mengalahkan unggulan pertama, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang).

Pada sektor ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil bersama Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti gugur pada babak pertama. Jafar Hidayatullah/Felisha Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, dan Verrell Yustin Mulia/Aisyah Salsabila Putri Pranata kompak tersingkir pada babak kedua.

Pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, keluar sebagai juara nomor ganda campuran. Mereka mengalahkan wakil China, Zhu Yi Jun/Li Qian.



Kerabat Kerja

Penulis:

Yulia Sapthiani, Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Prasetyo Eko Prihananto
 | 

Penyelaras Bahasa:

Didik Durianto