Letupan Junaida Santi, Pebola Voli Putri Terbaik Proliga 2025, Motor Pertamina Enduro

Pada usia belia, Junaida Santi menjadi letupan yang tak hanya membakar panggung Proliga 2025, tapi juga menyalakan harapan akan masa depan voli putri Indonesia.

11 Mei 2025 12:15 WIB · Olahraga

Oleh Rebiyyah Salasah

Talenta baru bola voli putri Indonesia bermunculan. Belum habis era Megawati Hangestri Pertiwi (27), hadir pemain muda calon bintang masa depan, Junaida Santi (17). Di PLN Mobile Proliga 2025, Santi mulai bersinar dan menunjukkan potensi besarnya.

Sabtu (10/5/2025) malam, Junaida Santi tak bisa berhenti tersenyum. Di lehernya tergantung medali juara Proliga 2025. Santi baru saja mengantar Jakarta Pertamina Enduro kembali berjaya di kompetisi kasta tertinggi bola voli Indonesia.

Santi adalah pemain kunci dalam kemenangan meyakinkan Jakarta Pertamina Enduro atas Jakarta Popsivo Polwan pada laga final di GOR Amongrogo, Yogyakarta, itu. Dia menjadi motor serangan tim untuk kemenangan 3-0 (25-23, 25-22, 25-16).

Kendati masih berusia belia, Santi cukup dominan dan percaya diri. Pada partai puncak, pukulan kerasnya berhasil menyumbang 12 poin bagi Pertamina Enduro, terbanyak kedua di tim setelah pemain asing peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Jordan Thompson (15).

Pebola voli putri Jakarta Pertamina Enduro, Junaida Santi, memegang medali juara Proliga 2025 selepas sesi konferensi pers di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025).

Efektivitas serangan Santi juga mencapai 54,5 persen. Lompatan tinggi dan pukulan keras Santi memang jadi senjata utamanya. Lawan kerap kesulitan membendung bola hasil pukulan itu.

Kontribusi Santi bukan hanya saat laga final. Pemain asal Deli Serdang, Sumatera Utara, ini juga telah menunjukkan sinar terangnya sepanjang musim dan membantu perjalanan tim. Pada babak reguler saja Santi mampu menciptakan 181 poin  yang berasal dari 156 pukulan keras, 18 blok, dan 7 servis.

Koleksi poin Santi terbanyak di antara pemain lokal lain di Proliga 2025. Santi bersaing dengan para pemain asing, termasuk dengan Erica Staunton yang memperkuat Pertamina Enduro pada fase reguler (198 poin).

Penampilan impresif itu tetap terjaga ketika Pertamina Enduro melaju ke final four dan akhirnya final. Total selama semusim Santi mencetak 298 poin. Masuk akal ketika kemudian pemain kelahiran 12 Agustus 2007 itu dinobatkan sebagai pemain terbaik atau most valuable player (MVP).

Pemain Jakarta Pertamina Enduro Junaida Santi melakukan servis dalam pertandingan melawan Jakarta Popsivo Polwan pada Grand Final PLN Mobile Proliga 2025 kategori putri di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (10/5/2025). Kompas/Ferganata Indra Riatmoko

”Sampai saat ini saya tidak percaya bisa jadi MVP dan bisa bermain lebih baik. Tapi, setiap hari saya berkata, saya harus bisa membawa pulang medali karena saya sudah tidak pulang Lebaran kemarin. Jadi, saya ingin memberikan hadiah kepada keluarga saya,” tutur Santi.

Dua bulan lalu, ketika persiapan menuju final four, Santi memang sudah tegas mengatakan ingin mengantar Pertamina Enduro juara. Apalagi, klub telah menanti tujuh tahun lamanya.

Terakhir kali Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar juara, Santi bahkan belum menekuni bola voli. Pertamina Enduro meraih gelar juara pada Proliga 2018, dua tahun sebelum Santi terjun di olahraga tersebut pada usia 13 tahun.

Bakat Santi menarik minat tim TNI AL yang akhirnya merekrutnya untuk berlaga di Livoli Divisi Utama 2022. Meskipun gagal membawa timnya lolos ke final four, Junaida sukses menjadi penyumbang poin tim terbanyak kedua.

Quote

Saya selalu mendapatkan motivasi dan latihan tambahan dari pelatih. Di setiap latihan, selalu ada latihan tambahan buat saya, entah itu spike, receive, defend.

Pemain paling belia Jakarta Elektrik PLN, Junaida Santi (15) saat perkenalan tim untuk PLN Mobile Proliga 2023 di Kantor Pusat Perusahaan Listrik Negara, Jakarta, Jumat (30/12/2022). Pemain asal Deli Serdang yang masih duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah pertama ini, sebelumnya memperkuat tim bola voli, TNI AL di Livoli Divisi Utama 2022.

Setahun berselang, Santi debut di Proliga bersama Jakarta Electric PLN. Saat itu Electric PLN memang bermaterikan para pemain muda. Santi, yang masih duduk di bangku kelas tiga sekolah menengah pertama, jadi yang paling belia.

Bakat Santi belum terlalu menonjol saat itu. Begitu juga ketika bergabung Pertamina Enduro pada Proliga 2024. Apalagi, dia lebih banyak menghangatkan bangku cadangan.

Musim ini Santi punya banyak menit bermain setelah selalu jadi pemain pilihan utama tim. Santi membayar kepercayaan itu dengan mampu menunjukkan penampilan impresif. Dia mengatakan, perkembangannya bukan hanya dari segi teknis permainan, melainkan juga mental bermain.

”Saya selalu mendapatkan motivasi dan latihan tambahan dari pelatih. Di setiap latihan selalu ada latihan tambahan buat saya, entah itu spike, receive, defend,” kata Santi soal perkembangan signifikannya.

Pemain Jakarta Pertamina Enduro, Junaida Santi (kanan) dan Mahdyka Larasati, bersiap latihan persiapan final four Proliga 2025 di GOR Pertamina Simprug, Jakarta, Selasa (18/3/2025) sore.

Perkembangan itu pula yang menumbuhkan optimisme Santi untuk meraih hasil lebih baik bersama Jakarta Pertamina Enduro pada musim ini. Keyakinan itu mewujud nyata dengan Santi meraih gelar juara dan MVP dalam usia yang muda.

Santi pun merawat mimpi untuk bisa menembus skuad tim nasional dan bermain di liga luar negeri seperti Brasil. Dia sudah mulai mewujudkannya perlahan dengan masuk skuad timnas Indonesia yang berisi para pemain U-21 saat tampil di AVC Challenge Cup 2024.

Santi juga menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan nasional tim Indonesia U-21. Mereka akan bersiap untuk Kejuaraan Dunia Bola Voli di Surabaya, Jawa Timur, Agustus.

Pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu menilai, Santi memang pemain potensial. Selain mampu beradaptasi dengan cepat, termasuk berganti peran dari outside hitter jadi opposite sejak kehadiran Jordan Thompson mulai final four, Santi juga selalu mau berusaha menampilkan aksi terbaik.

”Saya selalu mengatakan, Indonesia butuh banyak Megawati lainnya. Ini ada Santi, pada final dia adalah pemain muda yang sangat penting. Insya Allah, dia akan memperkuat timnas nantinya,” ucap Karslioglu yang juga mendorong Santi menjajal karier di luar negeri.

Pelatih Jakarta Pertamina Enduro asal Turki, Bulent Karslioglu, bersiap latihan persiapan final four Proliga 2025 di GOR Pertamina Simprug, Jakarta, Selasa (18/3/2025) sore.

Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro Werry Prayogi mengatakan, Santi adalah bakat yang muncul ketika diberi kepercayaan dan diasah potensinya secara terus-menerus. Menurut Werry, upaya memunculkan pemain-pemain muda lokal yang berbakat ini perlu diperbanyak demi tim nasional.

”Saya bilang ke Pak Imam (Sudjarwo, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia), Santi ini adalah hadiah dari Pertamina Enduro untuk timnas,” ucapnya.

Di usia yang masih belia Junaida Santi menjadi letupan yang tak hanya membakar panggung Proliga, tapi juga menyalakan harapan akan jalan masa depan voli Indonesia. Jika Megawati adalah matahari yang menyinari era ini, Santi adalah fajar yang menjanjikan hari baru.


Kerabat Kerja

Penulis:

Rebiyyah Salasah
 | 

Editor:

Wisnu Aji Dewabrata
 | 

Penyelaras Bahasa:

Didik Durianto