Libas Tim U-16 Dewa United, LKG BRI Indonesia Petik Modal Penting Menuju Piala Gothia

Hasil pemusatan latihan mulai ditunjukkan LKG BRI Indonesia pada laga uji coba kontra tim U-16 Dewa United. Strategi merotasi posisi pemain berjalan baik.

18 Jun 2025 16:40 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar

BOGOR, KOMPAS — Laga uji coba pertama tim LKG BRI Indonesia dalam masa pemusatan latihan jelang Piala Gothia 2025 berakhir dengan hasil positif. ”Laskar Kera Sakti” menumbangkan tim U-16 Dewa United, 4-1. Hasil itu meningkatkan kepercayaan diri sekaligus menunjukkan adanya perkembangan performa kolektif setelah menjalani latihan sejak awal Mei lalu.

LKG BRI Indonesia, yang bermateri rata-rata pemain kelahiran 2010, menjalani laga latih tanding di Pusat Latihan Dewa United, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/6/2025). Pertandingan itu berlangsung selama tiga babak dengan berdurasi masing-masing babak 30 menit.

Pada babak pertama, LKG BRI Indonesia sudah mencetak dua gol melalui sepakan penyerang Muhammad Akbar Ramadhan dan eksekusi penalti dari gelandang serang sekaligus kapten tim, Oksal Kristian. Hukuman penalti itu diberikan setelah pemain belakang Dewa United menjantuhkan Akbar.

Skuad asuhan Pelatih Tb Wahyudinsyah itu sempat kecolongan satu gol pada paruh kedua laga. Namun, gelandang Lutfi Helmi menambah jumlah gol Laskar Kera Sakti melalui sepakan yang memanfaatkan second ball di muka kotak penalti Dewa United.

Dominasi LKG BRI Indonesia, yang bermain di bawah rintik hujan dan suhu sejuk 24 derajat celsius, dipertegas melalui gol kedua Oksal pada babak ketiga. Meskipun mampu mengkreasi sejumlah peluang, LKG BRI Indonesia tidak mampu menambah skor.

Gelandang LKG BRI Indonesia, M Hazwan Haidar (kedua dari kanan), berusaha mengejar bola di tengah kepungan pemain tim U-16 Dewa United pada laga uji coba, Rabu (18/6/2025), di Lapangan Pusat Latihan Dewa United, Bogor, Jawa Barat. LKG BRI Indonesia menang 4-1 dalam laga itu yang berlangsung tiga babak.

Adapun tim U-16 Dewa United, yang diproyeksikan mengikuti Elite Pro Academy 2025, menghasilkan dua sepakan tepat sasaran yang mampu ditangkap masing-masing satu kali oleh dua penjaga gawang LKG BRI Indonesia, yaitu Fikri Pratama dan Fazil Darvesh.

”Saya sangat senang dengan penampilan pribadi dengan mencetak dua gol dan performa tim di pertandingan ini. Kami menunjukkan perkembangan yang baik setelah menjalani latihan selama ini,” ujar Oksal setelah laga itu.

Wahyu menyebut laga menghadapi Dewa United menjadi momentum bagi anak-anak asuhannya untuk menunjukkan perbaikan dari sejumlah kekurangan yang terlihat dalam sesi latihan dan uji tanding selama satu bulan terakhir. Ia berharap kemenangan mutlak atas Dewa United tidak membuat skuad LKG BRI Indonesia berpuas diri.

”Kunci hasil positif ini karena kami bisa meminimalkan kesalahan di lapangan. Anak-anak bermain lebih disiplin dan kompak, baik saat menyerang maupun bertahan. Harapan saya hal ini bisa terus mereka tingkatkan selama pemusatan latihan dan latih tanding berikutnya,” tutur Wahyu.

Dalam periode pemusatan latihan di Bromelia Sport Center, Bogor, Jawa Barat, pada 16 hingga 23 Juni ini, skuad LKG BRI Indonesia masih memiliki empat pertandingan uji coba lagi yang akan digelar pada Sabtu-Minggu (21-22/6/2025).

Gelandang serang dan kapten LKG BRI Indonesia, Oksal Kristian, menjaga bola di tengah kawalan pemain Dewa United U-16 pada laga uji coba, Rabu (18/6/2025), di Lapangan Pusat Latihan Dewa United, Bogor, Jawa Barat. LKG BRI Indonesia unggul 4-1 dalam laga berlangsung tiga babak.

Variasi posisi

Pertandingan menghadapi Dewa United menjadi kesempatan Wahyu dan asisten pelatih Eddy untuk mencoba pemain bermain di sejumlah posisi. Formasi baku 4-1-2-3 menjadi andalan. Akan tetapi, susunan maupun posisi pemain diubah-ubah pada setiap babak secara bergantian.

Di babak pertama, kiper diisi Fikri. Lalu, Abdalrahman Yakoub, Abdullah Husain, Dek Mang Pamungkas, serta Dimas Anggara membentuk kuartet bek. Gelandang bertahan diisi M Hazwan Haidar, lalu di depannya bermain Oksal dan Lutfi Helmi. Lini depan ditempati oleh Muhamad Fadlan, Akbar, dan Rayina Pamungkas.

Setelah turun minum, Fazil mengisi posisi di bawah mistar. Husain digeser ke bek sayap kanan sehingga Dek Mang dan Puma Nandhito yang berduet di Persigawa pada Liga Kompas U-14 Powered by BRI musim ini lantas mengisi posisi bek tengah. Dimas tetap di posisi bek sayap kiri.

Gelandang tengah ditempati oleh Milito Sitompul, kemudian dua gelandang serang ditempati Aldo Julian Ajri dan Lutfi. Oksal digeser ke penyerang sayap kanan untuk mendampingi Akbar dan Rayina di lini serang.

Pelatih LKG BRI Indonesia Tb Wahyudin Syah (bertopi) dan asisten pelatih Eddy memberi instruksi kepada anak asuhannya pada laga uji coba, Rabu (18/6/2025), di Lapangan Pusat Latihan Dewa United, Bogor, Jawa Barat. LKG BRI Indonesia menang 4-1 dalam laga berlangsung tiga babak.

Susunan pemain di babak ketiga kembali berubah. Fikri kembali diandalkan sebagai kiper utama. Kuartet bek diisi oleh Abdalrahman, Dek Mang, Ariana Baihaqi Aris, dan Dimas. Hazwan menempati gelandang tengah yang ditemani Aldo dan Lutfi. Di lini depan dibentuk trisula Fadlan, Radhitya Javas Nugraha, dan M Fauzan Al Hadar.

Dalam perjalanan laga, sejumlah pemain juga menempati posisi berbeda. Misalnya, Radhitya juga sempat dikembalikan ke posisi murninya sebagai gelandang serang, Baihaqi bermain di bek sayap kiri, Dimas menempati penyerang tengah, Fadlan bermain di bek sayap kanan, serta Hazwan menempati bek tengah.

”Sejak awal, saya tekankan kepada pemain mereka harus bisa bermain minimal di dua posisi. Pelatih tidak menunjuk pemain kalau mereka tidak mampu bermain di posisi itu. Pemain juga harus yakin dengan kemampuan mereka dan siap bermain menyesuaikan kebutuhan tim,” ujar Wahyu.

Oksal mengatakan, dirinya dan seluruh pemain sudah tidak masalah menempati posisi yang berbeda dibandingkan saat bermain di klub masing-masing. ”Kami sudah berlatih menempati posisi berbeda. Jadi, sudah beradaptasi dan terbiasa dengan posisi baru,” katanya.

Penyerang sayap LKG BRI Indonesia, Rayina Pamungkas, menggiring bola dalam duel ofensif dengan bek tim U-16 Dewa United pada laga uji coba, Rabu (18/6/2025), di Lapangan Pusat Latihan Dewa United, Bogor, Jawa Barat. LKG BRI Indonesia unggul 4-1 dalam laga berlangsung tiga babak.

Pelatih Tim U-16 Dewa United Sukardi S Paera memuji kemampuan yang telah ditunjukkan LKG BRI Indonesia. Menurut dia, Laskar Kera Sakti telah menampilkan permainan yang cukup positif jelang bertarung di Piala Gothia 2025.

”Kemampuan individu, kekompakan tim, dan mentalitas pemain LKG BRI Indonesia sudah baik. Sebanyak 18 pemain memiliki kemampuan yang merata. Semoga mendapat hasil yang baik di Piala Gothia nanti,” ucap Sukardi.

Meski begitu, ia berpesan agar LKG BRI Indonesia membenahi satu kekurangan. ”Fisik masih harus ditingkatkan. Kita melihat masih ada tiga pemain yang keram ketika memainkan pertandingan selama tiga babak,” ujarnya.

Tiga pemain yang mengalami keram sehingga harus ditarik keluar lapangan ialah Husain, Abdalrahman, dan Dimas. Terkait masukan itu, Wahyu menuturkan, masalah fisik itu akan menjadi bahan evaluasi tim pelatih demi meningkatkan kebugaran pemain saat bertanding.

Pasalnya, LKG BRI Indonesia bakal bermain dua pertandingan dalam satu hari di Piala Gothia 2025. Satu laga berlangsung 2 × 30 menit.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar
 | 

Editor:

Yulvianus Harjono
 | 

Penyelaras Bahasa:

Rosdiana Sitompul