LKG BRI Indonesia Dinanti Tantangan Sesungguhnya di Fase Gugur

LKG BRI Indonesia lolos ke fase gugur dengan poin sempurna. Mereka bakal berhadapan jadwal padat dan lawan lebih sulit mulai babak 128 besar.

16 Jul 2025 18:30 WIB · Olahraga

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar, dari Gothenburg, Swedia

GOTHENBURG, KOMPAS — LKG BRI Indonesia akan memulai persaingan babak gugur kategori Boys 15 (B15) Piala Gothia 2025, Kamis (17/7/2025). Wakil Swedia, IF Brommapojkarna 2, akan menjadi ujian perdana ”Laskar Kera Sakti” demi membawa pulang trofi dari Swedia.

Pertandingan pertama fase gugur merupakan babak 128 besar. Duel kontra Brommapojkarna 2 bakal digelar di Lapangan Kviberg 25 pukul 14.10 WIB.

Jika Laskar Kera Sakti menang, pertandingan Final 32 atau 64 besar akan dilangsungkan pada Kamis juga, tepatnya pukul 21.50 WIB, di Lapangan Kviberg 21.

Pada pertandingan pamungkas Grup 29 Boys15, Rabu (16/7/2025), LKG BRI Indonesia menaklukkan tim tuan rumah, Ojersjo, 4-0. Hasil itu memastikan catatan 100 persen menang di fase grup dan menjadi pemuncak klasemen Grup 29.

Tim tuan rumah, AFC Eskilstuna, mendampingi LKG BRI Indonesia sebagai peringkat kedua. Pada gim ketiga, Eskilstuna bermain imbang 1-1 kontra Prep Schools District. Eskilstuna berhak di posisi dua berkat koleksi selisih gol lebih baik.

Aldo Julian Al Ajri, gelandang LKG BRI Indonesia, mengontrol bola di tengah kawalan pemain Ojersjo pada babak penyisihan Piala Gothia 2025, Rabu (16/7/2025), di Lapangan Kviberg 15, Gothenburg, Swedia. LKG BRI Indonesia unggul mutlak, 4-0, untuk menutup fase penyisihan dengan poin penuh.

Penyerang sayap, Muhammad Fadlan, menjadi bintang lapangan dengan mencetak gol pamungkas tim di menit ke-44. Fadlan juga menyajikan tiga asis bagi tiga gol awal LKG BRI Indonesia.

Kemenangan duta Indonesia diawali sontekan M Fauzan Alhadar pada menit ke-14. Dua gol susulan tercipta setelah turun minum melalui Radhitya Javas Nugraha (35’) dan Aldo Julian Al Ajri (40’).

LKG BRI Indonesia mencatatkan 15 gol dan sekali kemasukan. M Akbar Ramadhan menjadi pemain tersubur berkat koleksi empat gol. Radhitya, Oksal Kristian Gani, M Fauzan Alhadar, dan Abdalrahman Yakoub sama-sama telah hasilkan dua gol.

Aldo, Fadlan, dan Rayina Pamungkas juga sudah tercatat mencetak gol di Piala Gothia 2025. Alhasil, terdapat delapan pemain berbeda yang sudah menyumbang skor.

Pelatih LKG BRI Indonesia Tb Wahyudin Syah mengatakan lolos ke fase gugur sebagai juara grup adalah target pertama yang mampu dicapai anak asuhannya. Ia meminta skuad Laskar Kera Sakti tidak berpuas diri karena tantangan sesungguhnya ada di fase gugur.

”Awal yang positif bagi kami. Kami tidak boleh mengendurkan performa dan harus tingkatkan kewaspadaan karena kekuatan lawan yang makin setara dan sulit,” tutur Wahyu seusai laga.

Penyerang LKG BRI Indonesia, Muhammad Akbar Ramadhan, melakukan tos kepada Pelatih Tb Wahyudin Syah setelah mencetak gol pertama ke gawang  AFC Eskilstuna, Senin (14/7/2025), pada gim pertama Grup 29 B15 Piala Gothia 2025 di Lapangan Kviberg 14, Gothenburg, Swedia. Akbar menyumbang trigol untuk LKG BRI Indonesia menang mutlak 5-0 atas wakil tuan rumah.

Wahyu juga menyempatkan diri menyaksikan laga terakhir Brommapojkarna 2 kontra tim Amerika Serikat, Maryland Bobcats, yang berlangsung bersamaan di Lapangan Kviberg 17. Brommapojkarna kalah 1-2 dari Bobcats, sehingga menutup Grup 17 B15 di posisi kedua. Adapun Bobcats lolos ke fase gugur sebagai juara grup dengan sembilan poin.

”Kemampuan mereka (Brommapojkarna) tentu lebih baik dibandingkan tiga lawan di babak penyisihan. Saya juga sudah mengamati permainan mereka serta sejumlah pemain andalan mereka yang perlu kami antisipasi,” kata Wahyu.

Sementara itu, Fadlan berambisi untuk melanjutkan performa impresifnya pada babak gugur. Kecepatan dan kecermatan Fadlan di sisi sayap merupakan salah satu kunci LKG BRI Indonesia bisa meraup sembilan poin pada babak penyisihan.

”Saya belum puas dengan penampilan hari ini. Besok (Kamis), saya ingin melanjutkan performa hari ini demi berikan sumbangan bagi kemenangan tim,” kata Fadlan yang berasal dari Cipta Cendikia.

Muhammad Fadlan, penyerang sayap LKG BRI Indonesia, merayakan gol ke gawang Ojersjo bersama Aldo Julian Ajri Aldo Julian Al Ajri, gelandang, babak penyisihan Piala Gothia 2025, Rabu (16/7/2025), di Lapangan Kviberg 15, Gothenburg, Swedia. LKG BRI Indonesia unggul mutlak, 4-0, untuk menutup fase penyisihan dengan poin penuh.

Tanpa ujian

Dari tiga pertandingan Grup 29, Laskar Kera Sakti belum mendapatkan ujian berarti dari lawan, terutama di zona pertahanan. Ojersjo, yang diasuh legenda tim nasional Swedia, Anders Svensson, tidak mampu menghasilkan satu pun tembakan ke gawang yang dikawal Fazil Darvesh.

Fazil hanya sekali menangkap bola pada durasi laga 2 × 25 menit. Itu disebabkan bola liar dari serangan Ojersjo yang berakhir tanpa ancaman akibat penyerang mereka terjatuh ketika hendak mengejar umpan terobosan dari lapangan tengah.

Fazil lebih banyak melepaskan operan, alih-alih menggunakan perannya sebagai kiper. Ia berperan dominan menjadi bek tengah ketiga dalam proses membangun serangan.

Sebelum menghadapi Ojersjo, Fazil hanya kemasukan sekali menghadapi Prep Schools District. Kemasukan itu tercipta melalui eksekusi penalti. Dan, itu adalah satu-satunya peluang kreasi tim asal Inggris itu.

Bek sayap kiri LKG BRI Indonesia, Dimas Anggara (kanan), berusaha melewati pemain Ojersjo pada gim babak penyisihan Piala Gothia 2025, Rabu (16/7/2025), di Lapangan Kviberg 15, Gothenburg, Swedia. LKG BRI Indonesia unggul mutlak, 4-0, untuk menutup fase penyisihan dengan poin penuh.

Kontra Eskilstuna pada laga pertama, skuad terbaik Liga Kompas U-14 Powered by BRI 2024-2025 itu hanya menghadapi empat tembakan. Namun, tidak ada peluang besar yang diciptakan tim Swedia itu.

”Kami harus terus menjaga fokus di pertandingan fase gugur. Sebab, lawan dan tekanan lawan pasti akan meningkat,” kata bek tengah, Abdullah Husain.

Selain menghadapi lawan yang semakin kuat, LKG BRI Indonesia akan menjalani fase gugur dengan durasi lebih panjang. Berbeda pada penyisihan yang berjalan 50 menit, mulai fase gugur pertandingan berlangsung 2 × 30 menit.

Tantangan lainnya adalah jumlah pertandingan yang lebih banyak. Tiga gim babak penyisihan digelar pada tiga hari berbeda. Sedangkan, fase gugur yang dimulai 128 besar hingga partai puncak dengan kuantitas tujuh gim hanya berlangsung tiga hari. Tepatnya, Kamis hingga Sabtu (17-19/7/2025).

Babak 128 besar dan 64 besar dilangsungkan Kamis. Selanjutnya, babak 32 besar, lalu 16 besar, dan perempat final digelar Jumat. Kemudian, semifinal dan final berlangsung pada Sabtu.

Tim LKG BRI Indonesia berkesempatan bermain di Arena Bravida, markas BK Hacken yang merupakan pendiri dan penyelenggara Piala Gothia, pada laga semifinal. Stadion itu juga menggelar babak kualifikasi Liga Europa 2025-2026. Partai puncak akan dimainkan di Arena SKF.


Kerabat Kerja

Penulis:

Muhammad Ikhsan Mahar, dari Gothenburg, Swedia
 | 

Editor:

Emilius Caesar Alexey
 | 

Penyelaras Bahasa:

Apolonius Lase